www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Kasus Suap DAK Kota Dumai, KPK Panggil Dua Saksi
 
Kasus Dugaan Korupsi Bansos, Kejati Riau Periksa Asisten II Setdakab Siak
Jumat, 28 Agustus 2020 - 07:57:56 WIB
Kejati Riau
Kejati Riau

PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau melakukan pemeriksaan maraton terkait kasus dugaan korupsi dana hibah dan bantuan sosial di Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekdakab Siak serta anggaran rutin BPKAD Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2014-2019. Hampir tiap hari para pihak terkait diklarifikasi.

Kamis (27/8/2020), pemanggilan dilakukan kepada Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Siak, Hendrisan. Ia diperiksa dalam kapasitas sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Siak.

Pemeriksaan juga dilakukan kepada mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Siak, Kadri Yafis. Kadri sudah pensiun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak beberapa tahun lalu.

Asisten Pidana Khusus Kejati Riau, Hilman Azazi, tidak menampik pemeriksaan terhadap kedua pejabat tersebut. "Ada, diklarifikasi, kaitannya dengan hibah bansos," kata Hilman, Kamis malam dikutip dari cakaplah.

Selain Hendrisan dan Kadri Yafis, jaksa penyelidik juga meminta keterangan dari sejumlah pejabat lain di Pemkab Siak. Tapi Hilman menyebutkan tidak ingat siapa saja yang dipanggil. "Saya tidak hafal," kata dia.

Sebelumnya, Kejati juga memeriksa mantan Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan. Indra dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai Ketua Karang Taruna Siak.

Pemeriksaan terhadap Indra berlangsung selama 14 jam dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB pada Senin (24/8/2020). Ketua DPD Partai Golkar irit berkomentar terkait pemanggilan dirinya.

Sekdaprov Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, juga tak luput dari pemeriksaan. Yan diklarifikasi sebagai mantan Kepala Badan Keuangan Daerah sekaligus Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Siak.

Pemanggilan juga dilakukan terhadap Yurnalis, mantan Kabag Kesra Pemkab Siak yang saat ini menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan, dan Catatan Sipil Provinsi Riau. Pemeriksaan juga dilakukan kepada Andi Darmawan selaku pegawai di Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Siak.

Kasus dugaan korupsi ini ditangani Kejati Riau karena adanya lima laporan ke Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Siak. Dugaan korupsi terjadi di era kepemimpinan Bupati Siak, H Syamsuar yang saat ini menjabat Gubernur Riau.

Belum diketahui berapa besar dugaan korupsi yang terjadi Pemkab Siak itu. Namun ketika sejumlah mahasiswa melakukan unjuk rasa di Kejari Riau baru-baru ini, disebutkan adanya temuan BPK dalam pengelolaan keuangan di Pemkab Siak.

Disebutkan ada dugaan penyimpangan pengalokasian anggaran belanja dana hibah tahun 2011-2013 senilai Rp56,7 miliar. Ada juga penyimpangan di Dinas Cipta Karya sebesar Rp1,07 miliar dan di Setdakab Siak Rp40,6 miliar. (*)


 
 

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiKasi Intel Kejari Siak Benarkan Pemeriksaan Kejati Riau Terikait Korupsi di Setdakab
Gerakan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Anti Korupsi mendesak Kejati Riau usut dugaan korupsi Yan Prana Jaya dan Syamsuar saat menjabat di Kabupaten Siak Riau beberapa waktu lalu. FOTO: Detakindonesia.co.idDesak Usut Dugaan Korupsi di Siak, Mahasiswa Minta Kejagung Copot Kajati Riau
Kasubsi Humas pada bagian Humas dan Penkum Kejati Riau, Rigo Risto menemui pendemo dan menerangkan, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan. Mahasiswa dan Pemuda Riau Lagi-lagi Pertanyakan Proses Pengusutan Dugaan Korupsi di Siak
  Ulil Amri saat masuk ke ruang penyidik.Tiga Orang Kepercayaan Syamsuar Diperiksa Kejati Riau
IlustrasiGubri dan Kadiskes Riau Dilaporkan ke Kejati atas Dugaan Penyimpangan Anggaran Covid-19
IlustrasiDugaan Korupsi Bansos Pemkab Siak, Kejati Riau Panggil Ratusan Kades

 
Berita Lainnya :
  • Kasus Suap DAK Kota Dumai, KPK Panggil Dua Saksi
  • Polresta Pekanbaru Ringkus Remaja 17 Tahun Pengedar Narkoba
  • Mandiri Syariah Dipercaya dan Ditunjuk BPKH Sebagai Pemberi Layanan Kustodian Rp5,5 Triliun
  • Momen Satu Tahun Jokowi, Ribuan Buruh dan Mahasiswa Bergerak ke Istana
  • Tanyakan Capaian PAD Pekanbaru Semasa Pandemi, Komisi II Hearing dengan Bapenda dan Dishubkominfo Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved