www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Libur Cuti Bersama, Sekda Kepulauan Meranti Imbau ASN Tak Keluar Daerah
 
Seret Nama Sekdaprov Yan Prana, Dipertanyakan Keseriusan Kejati Riau Usut Dugaan Korupsi Bansos di Siak
Rabu, 26 Agustus 2020 - 06:47:39 WIB
Demonstrasi di Kejati Riau mendesak pengusutan kasus korupsi bansos di Kabupaten Siak. Foto: Liputan6
Demonstrasi di Kejati Riau mendesak pengusutan kasus korupsi bansos di Kabupaten Siak. Foto: Liputan6

PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana Indra Jaya Rasyid kembali jadi sasaran demonstrasi mahasiswa di Kejaksaan Tinggi Riau terkait dugaan korupsi. Kali ini datang dari Kabinet Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau.

Koordinator lapangan demonstrasi, Robi, menyebut Yan Prana sudah dua kali diperiksa Kejati Riau terkait dugaan korupsi bantuan sosial di Kabupaten Siak. Pemeriksaan terkait jabatannya sebagai Kepala Bappeda dan Kepala BKD di negeri Istana itu.

Namun sejak pemeriksaan itu, belum ada titik terang apakah kasus itu berhenti atau masih lanjut. Demonstran mempertanyakan keseriusan Kejati Riau mengusut dugaan korupsi bantuan sosial di Siak agar tidak hilang begitu saja.

"Jangan lupakan kasus ini karena banyak seperti itu, pemeriksaan kemudian hilang," kata Robi di gerbang Kejati Riau, Senin (24/8/2020) dikutip dari liputan6.

Demonstran juga menyerempet ke Gubernur Riau Syamsuar yang pernah menjadi Bupati Siak. Ini terkait dugaan bagi-bagi jabatan dan monopoli pejabat di Riau terhadap pengadaan barang dan jasa.

"Ini sebagai bentuk terimakasih karena telah mendukung Pak Syamsuar sehingga menjadi gubernur saat ini, sejumlah mantan pejabat di Siak mendapat jabatan di Pemerintah Provinsi Riau," jelas Robi.

Robi berjanji bakal mengawal kasus ini hingga tuntas. Apabila tidak ada kejelasan kedepannya, Robi berjanji membawa massa lebih banyak ke Kejati Riau.

"Sekarang kami sedikit karena mematuhi himbauan pemerintah terkait Covid-19, nanti akan lebih banyak massanya," tegas Robi.

Sementara itu, perwakilan Kejati Riau, Rigo, menyebut Kejati Riau masih mengumpulkan bukti sehingga belum bisa disimpulkan siapa pihak bertanggungjawab.

Rigo menyatakan kasus ini masih berjalan di Kejati Riau. Diapun berjanji bakal menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada atasannya.

"Terimakasih atas dukungan teman-teman mahasiswa kepada Kejati Riau," kata Rigo sembari meminta mahasiswa membubarkan diri secara tertib.

Kejati Terus Panggil Saksi

Terkait dugaan korupsi ini, Kejati Riau pada 24 Agustus 2020 memeriksa mantan Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan. Pemeriksaan Ketua Golkar Siak itu terkait penyaluran dana hibah dan bantuan sosial serta anggaran rutin di Siak.

Asisten Pidana Khusus Kejati Riau, Hilman Azazi menyebut pemeriksaan Indra Gunawan terkait kapasitasnya sebagai Ketua Karang Taruna Siak.

"Iya, hari ini yang bersangkutan kami undang untuk diklarifikasi," kata Hilman.

Selain Indra Gunawan, Hilman menyebut ada sejumlah pejabat di Kota Siak dimintai keterangan. Hanya saja Hilman tak mengetahui siapa saja nama orang yang diperiksa anggotanya.

"Silahkan nanti cek di Bagian TU," sebut Hilman.

Beberapa waktu lalu Kepala Kejati Riau Mia Amiati mengakui ada lima laporan terkait dugaan korupsi di Kabupaten Siak. Beberapa di antaranya dilaporkan langsung ke Kejaksaan Agung dan ada pula ke Kejati Riau.

Yan Prana sendiri pertama kali diperiksa pada 6 Juli 2020, berikutnya pada 7 Juli 2020. Pemeriksaan ini menjadi perhatian penggiat anti korupsi dan mahasiswa di Riau, termasuk massa Gerakan Mahasiswa Peduli Riau (GMPR) pada 20 Juli 2020.

Saat menggelar unjuk rasa di depan kantor Kejati Riau, GMPR menyampaikan temuan dari BPK Perwakilan Riau terkait dugaan penyimpangan pengalokasian anggaran belanja dana hibah tahun 2011-2013 senilai Rp56,7 miliar.

Selanjutnya dugaan penyimpangan di Dinas Cipta Karya sebesar Rp1,07 miliar dan di Sekretariat Daerah Kabupaten Siak sebesar Rp40,6 miliar. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiKasi Intel Kejari Siak Benarkan Pemeriksaan Kejati Riau Terikait Korupsi di Setdakab
Gerakan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Anti Korupsi mendesak Kejati Riau usut dugaan korupsi Yan Prana Jaya dan Syamsuar saat menjabat di Kabupaten Siak Riau beberapa waktu lalu. FOTO: Detakindonesia.co.idDesak Usut Dugaan Korupsi di Siak, Mahasiswa Minta Kejagung Copot Kajati Riau
Kasubsi Humas pada bagian Humas dan Penkum Kejati Riau, Rigo Risto menemui pendemo dan menerangkan, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan. Mahasiswa dan Pemuda Riau Lagi-lagi Pertanyakan Proses Pengusutan Dugaan Korupsi di Siak
  Ulil Amri saat masuk ke ruang penyidik.Tiga Orang Kepercayaan Syamsuar Diperiksa Kejati Riau
IlustrasiGubri dan Kadiskes Riau Dilaporkan ke Kejati atas Dugaan Penyimpangan Anggaran Covid-19
Kejati RiauKasus Dugaan Korupsi Bansos, Kejati Riau Periksa Asisten II Setdakab Siak

 
Berita Lainnya :
  • Libur Cuti Bersama, Sekda Kepulauan Meranti Imbau ASN Tak Keluar Daerah
  • Dari 294 Kasus Baru Covid-19 Riau Hari Ini, Pekanbaru Sumbang 121
  • Sejak Awal Tahun, 113 Polisi Dipecat, Kebanyakan karena Narkoba
  • PSTI Bengkalis Kirim 8 Atletnya Ikuti PPLP
  • Sidak ke Pasar Palika, Rudyanto Sebut Kesadaran Masyarakat Mulai Baik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved