www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Libur Cuti Bersama, Sekda Kepulauan Meranti Imbau ASN Tak Keluar Daerah
 
Kejari Pelalawan Eksekusi Uang Perbaikan Kerusakan Karhutla dari PT Adei Rp15 Miliar
Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:17:55 WIB
Kajari Pelalawan Nophy T Suoth SH MH menerima uang pidana tambahan kerusakan dampak Karhutla PT Adei. Foto: Riaupos
Kajari Pelalawan Nophy T Suoth SH MH menerima uang pidana tambahan kerusakan dampak Karhutla PT Adei. Foto: Riaupos

PANGKALANKERINCI - Tim eksekutor seksi Tindak Pidana Umum (Tipidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan berhasil melakukan eksekusi pembayaran uang perbaikan kerusakan pembakaran hutan dan lahan dari terpidana korporasi PT Adei Plantation and industry sebesar Rp15.141.826.779.

Dana belasan miliaran rupiah tersebut, diserahkan oleh General Menager (GM) PT Adei, Indra Gunawan yang diterima langsung Kepala Kejari Pelalawan Nophy T Suoth SH MH didampingi Kasi Pidum Agus Kurniawan, di Kantor Korps Adyaksa Pelalawan, Rabu (12/8/2020) sore.

"Ya, kita memberikan apresiasi ketaatan terpidana PT Adei Plantation & Industry yang telah kooperatif memenuhi kewajiban hukumnya untuk melaksanakan pidana tambahan sesuai putusan Mahkamah Agung. Yakni membayar uang perbaikan kerusakan pembakaran hutan sebesar Rp15 miliar yang telah kita setorkan melalui rekening Kejaksaan Negeri Pelalawan di BRI Pangkalan Kerinci," terang Kajari Pelalawan kepada Riaupos.co, Kamis (13/8/2020) di ruang kerjanya dikutip dari cakaplah.

Diungkapkan Nophy, eksekusi uang belasan miliar tersebut dilakukan pihaknya berdasarkan Putusan MA No. 2042K/Pid.Sus/2015 tanggal 14 Maret 2016. Di mana dalam perkara ini sesuai putusan Mahkamah Agung, terpidana PT Adei Plantation and Industry dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 116 ayat (1) huruf a UU RI No. 32 tahun 2009 tentang PPLH dan dijatuhi hukuman pidana pokok berupa pidana denda sebesar Rp1.500.000.000. Dan pidana denda ini, sebelumnya telah dibayarkan dan telah disetorkan ke Kas Negara.

"Selain itu, terpidana juga dihukum dengan pidana tambahan berupa perbaikan akibat kerusakan lahan seluas 40 Ha melalui pemberian kompos dengan biaya sebesar Rp15.141.826.779," ujarnya.

Atas putusan MA tersebut, lanjut Kajari, pihaknya melakukan upaya maksimal sehingga akhirnya berhasil melakuka eksekusi pembayaran pidana tambahan tersebut.

Seperti diketahui, PT Adei Plantation and Industry terjerat kasus Karhutla pada tahun 2013 silam dan diseret ke pengadilan. Di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, General Manajer (GM) PT Adei saat itu Danesuvaran KR Singham divonis bersama dengan hukuman penjara selama 1 tahun dan denda Rp2 miliar.

Sedangkan untuk korporasi PT Adei Plantation and Industry, MA menjatuhkan putusan pidana tambahan kepada perusahaan, berupa perbaikan akibat kerusakan lahan seluas 40 Ha melalui pemberian kompos dengan biaya sebesar Rp15.141.826.779,325 sesuai tuntutan jaksa yang akhirnya berhasil dieksekusi tim eksekutor Tipidum Kejari Pelalawan. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiSidang Kasus Karhutla PT Adei, Saksi Ahli Sebut Lahan Sengaja Dibakar
Kajari Pelalawan Nophy T Suoth SH MH menerima uang pidana tambahan kerusakan dampak Karhutla PT Adei. Foto: RiauposKejari Pelalawan Eksekusi Uang Perbaikan Kerusakan Karhutla dari PT Adei Rp15 Miliar
Sidang perkara Karhutla PT Adei Plantation digelar di Pengadilan Negeri Pelalawan, Rabu (15/7/2020) dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan. FOTO: TribunPT Adei Plantation Didakwa Sengaja dan Lalai dalam Sidang Perkara Karhutla 2019
  Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.Hingga HUT ke-75 RI, Kasus Karhutla di Riau sudah 55 LP dengan 63 Tersangka, PT BMI sedang Disorot
Direktur PT Adei Goh Keng Ee menjalani sidang kasus karhutla PT Adei. Foto: RiauposPerkara Karhutla Dilanjutkan, Hakim Tolak Eksepsi PT Adei
Ilustrasi.Rustam Terbukti Tidak Membuka Lahan dengan Membakar

 
Berita Lainnya :
  • Libur Cuti Bersama, Sekda Kepulauan Meranti Imbau ASN Tak Keluar Daerah
  • Dari 294 Kasus Baru Covid-19 Riau Hari Ini, Pekanbaru Sumbang 121
  • Sejak Awal Tahun, 113 Polisi Dipecat, Kebanyakan karena Narkoba
  • PSTI Bengkalis Kirim 8 Atletnya Ikuti PPLP
  • Sidak ke Pasar Palika, Rudyanto Sebut Kesadaran Masyarakat Mulai Baik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved