www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Bahaya, Ini 3 Risiko Sering Tahan Pipis
 
Cabuli dan Sayat Bocah hingga Tewas, Pria di Siak Terancam Hukuman Mati
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 08:54:55 WIB
Ekspos kasus pencabulan dan pembunuhan bocah di Siak.
Ekspos kasus pencabulan dan pembunuhan bocah di Siak.

SIAK - Pelaku pembunuhan dan pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dijerat pasal berlapis dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Kepala Kepolisian Resor Siak, AKBP Doddy F Sanjaya dalam konferensi persnya, Jumat, mengatakan pihaknya  menerapkan pasal pada Undang Undang Perlindungan Anak. Kedua pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

"Ancaman hukuman 15 tahun sampai dengan hukuman mati," kata Kapolres didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Noak P Aritonang dan Kepala Kepolisian Sektor Tualang, AKP M. Faizal Ramzani.

Kasus tersebut berawal dari Kepolisian Sektor Tualang menerima informasi sehari sebelumnya ada laporan anak hilang. Lalu setelah dicari, ditemukan mayat anak laki-laki ALG (8) di semak-semak di belakang kuburan di Jalan Raya Bunut-Perawang, Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, pada 17 Juli lalu.

Selanjutnya Satuan Reserse Kriminal Polres Siak dan Polsek Tualang melakukan penyelidikan mengungkap adanya temuan itu. Mayat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan lakukan otopsi.

"Diketahui ada beberapa memar benda tumpul di wajah dan cekikan di leher dan penyebab kematian bekas sayatan di leher. Pada lubang anus juga ada luka lecet, dan menganga," ungkap Kapolres.

Sesuai dengan hasil otopsi itu kuat dugaan tindakan sodomi berlangsung sudah berulang. Benar saja dan diakui tersangka sudah dua kali melakukannya sebelum kejadian pembunuhan.

Untuk memuaskan keinginannya, korban diimingi permen, layang-layang, dan uang, Terakhir anak itu dibawa main layangan, lalu dilakukan perbuatan cabul, anak berontak membuat yang bersangkutan marah lalu dipukul, dicekik serta terakhir disayat dengan pisau.

Kasat Reskrim AKP Noak Aritonang mengatakan senjata untuk membunuh itu belum ditemukan. Pelaku mengaku membuatnya dekat lokasi tapi sampai saat ini masih masuk dalam daftar pencarian barang.

Kapolsek Tualang, M. Faizal Ramzani menceritakan ini berawal dari laporan anak hilang. Korban main layangan sampai malam tidak pulang, lalu diminta Bhabinkamtibmas mencari sampai subuh, dan ditemukan.

Tersangka MH (24) akhirnya ditangkap pada 30 Juli lalu di Kecamatan Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat, Provinsi Sumatra Utara. Tim yang dipimpin Kasat Reskrim berangkat mencari dan menelusuri diduga pelaku yang akhir ditemukan dan dibawa ke Polres Siak.(*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiIngin Tahu Jenis Kelamin Bayinya yang Masih dalam Kandungan, Suami Durjana Belah Perut Sang Istri
Kasubsi Humas pada bagian Humas dan Penkum Kejati Riau, Rigo Risto menemui pendemo dan menerangkan, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan. Mahasiswa dan Pemuda Riau Lagi-lagi Pertanyakan Proses Pengusutan Dugaan Korupsi di Siak
IlustrasiDugaan Korupsi Bansos Pemkab Siak, Kejati Riau Panggil Ratusan Kades
  Gerakan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Anti Korupsi mendesak Kejati Riau usut dugaan korupsi Yan Prana Jaya dan Syamsuar saat menjabat di Kabupaten Siak Riau beberapa waktu lalu. FOTO: Detakindonesia.co.idDesak Usut Dugaan Korupsi di Siak, Mahasiswa Minta Kejagung Copot Kajati Riau
IlustrasiPria di Kampar Pukul Ayah Kandung Pakai Batako hingga Tewas, Bakal Dites Kejiwaan
IlustrasiDugaan Korupsi Izin IUP PT DSI, Kejari Siak Sudah Periksa Sejumlah Pejabat

 
Berita Lainnya :
  • Bahaya, Ini 3 Risiko Sering Tahan Pipis
  • Tersambar Petir, CCTV Pelabuhan Roro Air Putih Terbakar
  • Gubri Minta Bantuan Presiden untuk Pembangunan Pulau Rupat
  • Naik Lagi, Harga Cabai Merah di Rengat Sekarang Rp 35 Ribu Per Kilogram
  • Firdaus Berencana Perpanjang PSBM di Kecamatan Tampan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved