www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Baku Tembak dengan KKB Papua, 2 Prajurit TNI Tewas
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
KPK Hadirkan 3 Saksi di Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Nonaktif Amril Mukminin
Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:41:29 WIB
Persidangan pada Kamis (23/7/2020) lalu. Saksi dari PT CGA, Rhemon Kamil bersaksi lewat video conference dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bengkalis nonaktif, Amril Mukminin. FOTO: Tribun.
Persidangan pada Kamis (23/7/2020) lalu. Saksi dari PT CGA, Rhemon Kamil bersaksi lewat video conference dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bengkalis nonaktif, Amril Mukminin. FOTO: Tribun.

PEKANBARU - Sidang lanjutan dugaan korupsi dengan terdakwa Amril Mukminin, Bupati Bengkalis nonaktif kembali digelar, Kamis (6/8/2020).

Amril menjadi pesakitan dalam perkara dugaan suap proyek Jalan Duri - Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis.

Sidang lanjutan ini, agendanya masih mendengarkan keterangan para saksi.

Persidangan dipimpin majelis hakim Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Hakim Ketua yakni Lilin Herlina, yang juga Wakil Ketua PN Pekanbaru.

Adapun saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kesempatan kali ini, jumlahnya 3 orang.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com, merincikan nama-nama saksi tersebut.

"Saksi-saksinya antara lain Azrul Nur Manurung, Triyanto, dan Ichsan Suaidi," bebernya, Kamis pagi.

Untuk diketahui, saat dugaan rasuah terjadi, ketiga orang saksi tersebut punya peranan masing-masing.

Azrul Nur Manurung, adalah ajudan terdakwa Amril Mukminin. 

Dia disebut-sebut menjadi perantara dalam penerimaan uang dari PT Citra Gading Asritama (CGA), selaku pelaksana proyek Jalan Duri - Sei Pakning, yang diperuntukkan kepada pimpinannya, sang mantan Bupati Bengkalis.

Uang diterima secara bertahap, dengan total seluruhnya sebesar 520 ribu Dollar Singapura atau setara Rp5,2 miliar.

Sementara saksi Ichsan Suaidi, adalah pemilik PT CGA. Uang dari Ichsan Suaidi untuk Amril Mukminin, sebagian besar diserahkannya lewat Triyanto, yang merupakan pegawai PT CGA.

Pernah disampaikan salah satu dari tim JPU KPK, Feby Dwi Andospendy, sidang hari ini, merupakan sidang pembuktian terakhir untuk dakwaan pertama Amril Mukminin.

Agenda sidang berikutnya, masuk pada pembuktian dakwaan kedua. Dimana Amril Mukminin juga didakwa menerima gratifikasi uang puluhan miliar dari 2 pengusaha sawit.

Masing-masing dari Jonny Tjoa sebesar Rp12.770.330.650 dan dari Adyanto sebesar Rp10.907.412.755. Sehingga totalnya Rp23,6 miliar lebih.

Berdasarkan dakwaan JPU KPK yang dibacakan dalam sidang perdana beberapa pekan lalu, uang puluhan miliar itu diketahui juga mengalir ke istri Amril Mukminin, Kasmarni.

Sebagaimana dakwaan JPU KPK, Amril Mukminin disebut menerima uang dengan nilai dan sumber berbeda. Diantaranya Rp5,2 miliar dari PT CGA, dan ada juga sebanyak Rp23,6 miliar lebih dari dua pengusaha sawit.

Pada persidangan sebelumnya juga terungkap kalau Amril Mukminin pernah menerima uang ketok palu pengesahan APBD Kabupaten Bengkalis TA 2013.

Dimana ketika itu terdapat rencana pengerjaan 6 paket kegiatan multiyears, termasuk proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning yang bermasalah tersebut.

Atas perbuatannya, Amril dijerat dalam Pasal 12 huruf a, Pasal 11, dan Pasal 12B ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto, Pasal 64 ayat (1) KUHP.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kejati RiauKejati Riau Didesak Usut Aliran Dana Korupsi Mantan Bupati Bengkalis ke Kasmarni
Yan Prana saat di Gedung Kejati RiauSekdaprov Yan Prana Diperiksa di Rutan Pekanbaru
Sekrektaris Jenderal FKPMR, Muhammad HerwanKasus Korupsi Selama 2020, Kepala Daerah di Riau Diminta Pahami Tunjuk Ajar Melayu
  Yan Prana Indra JayaSekda Riau Cari Celah Bebaskan Diri dari Jeratan Kasus Korupsi
Presiden Joko WidodoPresiden Jokowi Jamin Bantuan Tunai Tahun 2021 Tidak akan Dikorupsi
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi2020, Polda Riau Amankan Uang Negara Rp6 Miliar dari Kasus Korupsi

BERITA LAINNYA    
IlustrasiBaku Tembak dengan KKB Papua, 2 Prajurit TNI Tewas
Diduga pelaku transaksi game Higgs Domino yang diamankan beberapa waktu lalu.Barang Bukti Chip Higgs Domino Hilang, Polisi Sudah Kantongi Pelakunya
Vaksin Sinovac1.402 Orang di Riau Telah Jalani Vaksinasi
  Syafri menerima bantuan dari Rumah Yatim.Getir, Syafri Lansia 86 Tahun Terus Berjuang untuk Kehidupan
Ilustrasi547 Nakes di Pelalawan Sudah Divaksin Covid-19 Dalam Sepekan
istXL Axiata Kirim Donasi untuk Korban Banjir Batam
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved