www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Lab Biomolekular RSUD Arifin Achmad Periksa 1.317 Sampel Per Hari
 
Dua Pelaku Pembunuhan Gajah di Inhu Diciduk, Satu Masih Buron
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:16:05 WIB
Ekspos kasus pembunuhan gajah.
Ekspos kasus pembunuhan gajah.

INHU - Dua dari tiga pelaku pembunuhan seekor Gajah jantan di Desa kampung Kedondong, Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) berhasil diamankan Polres Inhu. Sedangkan satu pelaku masih Dalam Pencarian Orang (DPO).

Mereka adalah Sukar, Anwar Sanusi alias Ucok, dan Ari Aryo (DPO). Pelaku diamankan di tempat berbeda, Sukar diamankan di pondok kebun milik tersangka yang terletak di Desa Sungai Banyak Ikan Kecamatan Kelayang. Sedangkan Ucok diamankan di Simpang Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumut.

"Sanusi alias Ucok pernah dihukum dalam perkara yang sama pada tahun 2015 di TKP wilayah hukum Pelalawan dan Polres Bengkalis. Sama dengan Ari Karyo Bin Kamin (DPO) juga pernah dihukum dalam perkara yang sama pada tahun 2015 (TKP wilayah hukum polres Pelalawan dan polres Bengkalis," ujar Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIk dalam press release di Polres Inhu, Senin (3/8/2020).

Kapolres melanjutkan, kronologis kejadian, pada hari Rabu tanggal 15 April 2020, Pelapor (Bhabinkamtibmas) mendapat informasi dari masyarakat bahwa masyarakat menemukan bangkai gajah berjenis kelamin jantan di Areal Perkebunan Masyarakat yang terletak di Lingkungan Kedondong Kelurahan Kelayang Kabupaten Inhu.

Kemudian Pelapor melaporkan kejadian tersebut kepada AKP Parlindungan, SH selaku Kapolsek Kelayang dan Kapolsek langsung mempimpin tim mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP. Setibanya di TKP petugas mendapati satu ekor gajah berkelamin jantan dalam keadaan sudah mati dan rebah.

"Sebelah kanan dengan belalai yang sudah putus, begitu juga pada bagian kepala ada bekas potongan atau seperti kena benda tajam, dan untuk gading gajah masih utuh namun sudah ada bekas potongan atau bekas benda tajam dari pangkal rahang kepala gajah tersebut," terang Efrizal.

Atas kejadian tersebut petugas melakukan Penyelidikan terhadap penyebab Matinya Gajah Jantan dimaksud bersama dengan Pihak BKSDA Provinsi Riau Dengan Cara Melakukan Nekropsi (Bedah) kemudian petugas melakukan penyelidikan terhadap pelaku yaitu pembunuhan 1 ekor gajah jantan dimaksud.

Setelah melakukan rangkaian penyelidikan, dan dari hasil Nekropsi yang dilakukan bersama Pihak BKSDA Provinsi Riau dan dari hasil Nekropsi diketahui bahwa gajah jantan dimaksud mati karena ditembak dengan senjata api dan peluru tajam.

Kemudian petugas melakukan Penyelidikan terhadap pelaku dan dari hasil peyelidikan petugas mendapat informasi tentang pelaku atas nama Anwar Sanusi dan langsung mencari tahu keberadaannya dan pelaku berhasil diamankan pada hari Rabu tanggal 1 Juli 2020.

Kemudian setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Anwar Sanusi, ia mengakui melakukan pembunuhan gajah jantan dimaksud bersama dengan tersangka Sukar yang beralamat di Desa Sungai Banyak Ikan Kecamatan Kelayang, Inhu.

Tersangka Ari Karyo Bin Kamin (DPO), kemudian petugas melakukan penyelidikan terhadap tersangka Sukar dimaksud kemudian pada hari Kamis tanggal 2 Juli  2020 sekira pukul 21.00 Wib tersangka Sukar diamankan di pondok kebun milik tersangka yang terletak di Desa Sungai Banyak Ikan Kecamatan Kelayang, Inhu.

"Terhadap 1 orang DPO, Ari Karyo masih dilakukan pengejaran," sambungnya.

Dari hasil penangkapan pelaku, didapatkan Barang Bukti, yakni 1 pucuk senjata api rakitan laras panjang, 29 butir amunisi aktif, 1 butir selongsong peluru, 2 helai goni plastik kecil, 1 buah tas kecil, 1 batang batu asah berukuran kecil, 1 buah jerigen berukuran kecil, 1 pasang gading gajah dengan ukuran masing-masing, gading sebelah kiri dengan panjang 95 Cm dan lingkar maksimal 26 Cm dan gading sebelah kiri dengan panjang 94 Cm dan lingkar maksimal 27 C1. 1 buah tengkorak kepala gajah, 1 butir proyektil amunisi, 1 bilah kapak dengan gagang warna cokelat muda, 1 bilah parang dengan gagang warna coklat tua dan 1 buah senter merk Kawachi warna biru.

Penulis : Andri
Editor : Yusni Fatimah






Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 

 
Berita Lainnya :
  • Lab Biomolekular RSUD Arifin Achmad Periksa 1.317 Sampel Per Hari
  • Penyebab Kasus Positif Corona di Indonesia Terus Meningkat
  • Deklarasi Damai, Bawaslu Rohil Tegaskan Kampanye harus Ikuti Protokol Kesehatan
  • Ternyata Kuota Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Cuma untuk 116 Ribu Orang
  • Truk Tabrak Se-Keluarga Penghuni Kedai di Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved