www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
125 SDM Bekerja di Fasyankes Riau Terkonfirmasi Covid-19, RSUD Arifin Achmad Terbanyak 26 Orang
 
Kesal Disuruh Tahlilan, Pria Ini Bunuh Ayah Tirinya Lalu Pergi ke Pondok
Minggu, 02 Agustus 2020 - 07:20:10 WIB
Polisi lakukan olah TKP.
Polisi lakukan olah TKP.

SAMPIT - Pria berinisial HR (20) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ditangkap polisi karena diduga membunuh TT (65) yang merupakan ayah tirinya hanya karena kesal disuruh menghadiri acara tahlilan.

"Kasus pembunuhan ini berhasil diungkap setelah jenazah korban ditemukan. Pelaku merupakan anak tiri dari korban," kata Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Antang Kalang Ipda Rino Heriyanto di Sampit, Sabtu (1/8/2020).

Peristiwa ini terjadi di RT 014 RW 005 Desa Bhakti Karya Kecamatan Antang Kalang, Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 19.30 WIB. Lokasi kejadian berada di depan rumah korban.

Rino menjelaskan, sekitar pukul 19.00 WIB korban menyuruh pelaku yang merupakan anak tirinya untuk menghadiri sebuah acara tahlilan, namun pelaku menolak, kemudian diapun dimarahi oleh korban.

Tidak terima, pelaku mengambil sebilah besi dari bawah rumah dan berusaha menyerang korban. Saat itu aksi pelaku digagalkan pihak keluarga dan besi tersebut diambil dan langsung dibuang.

Pelaku diduga masih kesal dan masih berupaya menyerang korban. Dia mengambil sebilah parang dari bawah rumah mereka, kemudian kembali mendatangi korban.

Melihat itu, korban yang berada di depan rumah berupaya memukul pelaku, namun pelaku menghindar. Sebaliknya, pelaku kemudian langsung menyerang korban menggunakan parang.

Korban tersungkur bersimbah darah akibat luka di kepala dan leher. Setelah kejadian, pelaku pergi ke pondok di sebuah kebun yang lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah mereka.

Dilaporkan kumparan.com, Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Antang Kalang. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara sesaat dan segera mencari pelaku.

Setelah mengembangkan informasi warga, polisi berhasil menemukan pelaku di pondok tersebut. Pelaku kemudian digelandang ke Markas Polsek Antang Kalang untuk menjalani proses hukum.

"Tersangka sudah diamankan. Visum terhadap jenazah korban juga sudah dilakukan. Saat ini sedang dilakukan penyidikan lebih lanjut," demikian Rino.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Polisi lakukan olah TKP.Kesal Disuruh Tahlilan, Pria Ini Bunuh Ayah Tirinya Lalu Pergi ke Pondok
Ilustrasi.Dewan Kecam Pembunuhan Balita 1,5 Tahun di Pekanbaru, Ayah Tiri Korban Berbuat Keji
Jasad balita dibuang ayah tiri ke semak-semak usai dibunuh.Ayah Tiri di Pekanbaru Bunuh Balita Karena Kesal Sering Menangis, Jasadnya Dibuang ke Semak-semak
  Pelaku dugaan pembunuhan di Inhu.Pria di Inhu Tusuk Temannya Tiga Kali hingga Tewas karena Curiga Diselingkuhi, Lalu Serahkan Diri ke Polisi
Polisi memasang police line di area penemuan korban.Diduga Dibakar Hidup-hidup oleh Temannya, Perempuan Ditemukan Kritis di Tengah Pasar
Lokasi penemuan mayat korban.Siswi SMP Bunuh Bocah 6 Tahun dan Simpan Mayat di Lemari, Tak Menyesal hingga Mengaku Puas

 
Berita Lainnya :
  • 125 SDM Bekerja di Fasyankes Riau Terkonfirmasi Covid-19, RSUD Arifin Achmad Terbanyak 26 Orang
  • Rapat BPJS Kesehatan Semester II, Bengkalis Terdisiplin Bayar Iuran BPJS
  • Telkom Pastikan Jaringan IndiHome Kembali Normal
  • Kejari Pelalawan Eksekusi Uang Perbaikan Kerusakan Karhutla dari PT Adei Rp15 Miliar
  • Polres Dumai Amankan Pelaku Penganiayaan Saksi Sidang Cerai
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved