www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Tingkat Kapasitas SDM Pengawas Pemilu, Bawaslu Dumai Gelar Bimtek
 
Kesal Disuruh Tahlilan, Pria Ini Bunuh Ayah Tirinya Lalu Pergi ke Pondok
Minggu, 02 Agustus 2020 - 07:20:10 WIB
Polisi lakukan olah TKP.
Polisi lakukan olah TKP.

SAMPIT - Pria berinisial HR (20) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ditangkap polisi karena diduga membunuh TT (65) yang merupakan ayah tirinya hanya karena kesal disuruh menghadiri acara tahlilan.

"Kasus pembunuhan ini berhasil diungkap setelah jenazah korban ditemukan. Pelaku merupakan anak tiri dari korban," kata Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Antang Kalang Ipda Rino Heriyanto di Sampit, Sabtu (1/8/2020).

Peristiwa ini terjadi di RT 014 RW 005 Desa Bhakti Karya Kecamatan Antang Kalang, Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 19.30 WIB. Lokasi kejadian berada di depan rumah korban.

Rino menjelaskan, sekitar pukul 19.00 WIB korban menyuruh pelaku yang merupakan anak tirinya untuk menghadiri sebuah acara tahlilan, namun pelaku menolak, kemudian diapun dimarahi oleh korban.

Tidak terima, pelaku mengambil sebilah besi dari bawah rumah dan berusaha menyerang korban. Saat itu aksi pelaku digagalkan pihak keluarga dan besi tersebut diambil dan langsung dibuang.

Pelaku diduga masih kesal dan masih berupaya menyerang korban. Dia mengambil sebilah parang dari bawah rumah mereka, kemudian kembali mendatangi korban.

Melihat itu, korban yang berada di depan rumah berupaya memukul pelaku, namun pelaku menghindar. Sebaliknya, pelaku kemudian langsung menyerang korban menggunakan parang.

Korban tersungkur bersimbah darah akibat luka di kepala dan leher. Setelah kejadian, pelaku pergi ke pondok di sebuah kebun yang lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah mereka.

Dilaporkan kumparan.com, Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Antang Kalang. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara sesaat dan segera mencari pelaku.

Setelah mengembangkan informasi warga, polisi berhasil menemukan pelaku di pondok tersebut. Pelaku kemudian digelandang ke Markas Polsek Antang Kalang untuk menjalani proses hukum.

"Tersangka sudah diamankan. Visum terhadap jenazah korban juga sudah dilakukan. Saat ini sedang dilakukan penyidikan lebih lanjut," demikian Rino.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Korban salah tangkap, Zhang Yuhuan (kiri) menangis bersama sang putra Zhang Baogang di rumahnya di Jinxian, setelah resmi dibebaskan pada 4 Agustus 2020.Salah Tangkap atas Kasus Pembunuhan Anak-anak, Pria Ini Terima Kompensasi Rp10,92 Miliar
Ekspos kasus pembunuhan oleh seorang nelayan dengan korban seorang honorer.Usai Karaokean, Janda Honorer Tewas Lantaran Nolak Diajak "Main" Seorang Nelayan Langgam
IlustrasiPria di Kampar Pukul Ayah Kandung Pakai Batako hingga Tewas, Bakal Dites Kejiwaan
  Ilustras: Senpi.Bawa Senpi saat Nagih Utang, Pria Ini Ngaku Tak Sengaja Tembak Kepala Siti
IlustrasiIngin Tahu Jenis Kelamin Bayinya yang Masih dalam Kandungan, Suami Durjana Belah Perut Sang Istri
Ilustrasi.Cemburu, Siswa SMK Bunuh Pacarnya Usai Berhubungan Badan

 
Berita Lainnya :
  • Tingkat Kapasitas SDM Pengawas Pemilu, Bawaslu Dumai Gelar Bimtek
  • Sah, APBD Siak Tahun 2021 Rp1,7 Triliun Lebih
  • Satgas: Kasus Covid-19 di Dumai Perlu Perhatian Serius
  • Dua Kadis dan 2 Kabiro Pemprov Riau Positif Covid-19
  • Bupati Meranti Raih Penghargaan Pengelolaan Dana Desa Terbaik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved