www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Besok, Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka
 
Warga Riau Jadi Korban Penipuan Perumahan Syariah, Sadar Setelah Setor Rp28 Juta
Kamis, 30 Juli 2020 - 20:44:41 WIB
Tersangka penipuan perumahan syariah di Pekanbaru.
Tersangka penipuan perumahan syariah di Pekanbaru.

PEKANBARU - Seorang warga Sumatera Utara (Sumut) inisial HR (40) terbilang lihai dalam memanfaatkan minat masyarakat Riau terhadap perumahan syariah. Dengan dalih kredit perumahan tanpa melibatkan perbankan, HR berhasil menipu calon pemilik rumah.

Modus operandinya adalah gencar promo kredit rumah syariah yang bebas riba. Namun, aksinya terhenti saat korban sadar telah jadi sasaran penipuan perumahan syariah fiktif​ yang diklaim pelaku berlokasi di Panam, Pekanbaru.

Korban sebelumnya telah berikan uang setoran awal Rp28 juta yang rencananya untuk membangun rumah syariah tersebut. Namun lama ditunggu-tunggu, rumah syariah yang diidamkan tak kunjung berdiri. Bahkan pelaku sempat kabur saat ditagih korban. 

Parahnya lagi, pemilik lahan yang dia akui bakal didirikan perumahan​ bebas riba itu, juga jadi korban penipuan pelaku.

Tak lama, akhirnya HR berhasil dibekuk aparat Polsek Tampan saat dalam pelariannya.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandan Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hormartua Ambarita, Kamis (29/7/2020), saat ekspos mengatakan, pelaku ditangkap saat berada di Kota Medan. 

"Pelaku yang telah kita tetapkan statusnya ini sebagai tersangka, kita tangkap saat berada di Kota Medan. Modus perbuatannya penipuan Syariah non riba," ungkap Kapolsek kepada halloriau.com di Pekanbaru. 

Dijelaskan Kapolsek, untuk memuluskan aksinya, syarat pendiri perusahaan dipalsukan oleh pelaku. Mulai dari KTP, Akte Perusahaan, bahkan perjanjian syariah tanpa libatkan bank pun palsu. Tujuannya, agar nasabah peminat hunian rumah Syariah percaya. 

"Data yang dipalsukan tersangka ini mulai dari nama hingga tanggal lahir. Bahkan E-KTP juga palsu dan akte pendirian perusahaan serta perjanjian kepada nasabah yang berpola syariah pun palsu semua," ucap Kapolsek. 

Menurut Kapolsek, perjanjian ini adalah instrumen untuk lancarkan aksi pelaku dalam penipuannya. Bahkan dengan cara identitas palsu, pemilik tanah untuk dibangun perumahan Syariah ini juga menjadi korban penipuan pelaku. 

"Jadi, tanah untuk bangun rumah itu aslinya bukan milik tersangka. Dia juga membuat perjanjian sama pemilik tanah, nah perjanjian itu juga palsu," akui Kapolsek.

Usut punya usut, perumahan Syariah yang diakui dibangun tersangka ini, kata Kapolsek tepat berada di daerah Perumahan Purwodadi I dan Purwodadi II Jalan Cipta Karya, Panam. Lokasinya ada 19 titik akan dibangun perumahan. 

"Baru 1 orang korban yang melapor ke Polsek Tampan. Kita berharap masyarakat yang merasa ditipu oleh tersangka ini, hendaknya dapat melaporkan ke kita," imbuh Kapolsek. 

Penulis : Helmi 
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 

 
Berita Lainnya :
  • Besok, Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka
  • Petronas Melesat, Quartararo Tercepat di FP2 MotoGP Ceko
  • Tapal Batas 93 Desa di Kepulauan Meranti Bermasalah, Berpotensi Timbulkan Konflik
  • Butuh Bantuan, Kapolres Kepulauan Meranti Jenguk Balita yang Mengidap Jantung Bocor
  • 33 Hotspot Terpantau di Riau, Terbanyak Pelalawan 9 Titik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved