www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Paslon SADAR Terkaya di Pilkada Siak, Paling Miskin...
 
Kejati Riau Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan di Disdik Riau
Senin, 20 Juli 2020 - 20:31:33 WIB
Dua orang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi di Disdik Riau.
Dua orang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi di Disdik Riau.

PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, akhirnya menetapkan dua orang tersangka yang terlibat perkara dugaan korupsi pengadaan media pembelajaran berupa perangkat keras berbasis informasi teknologi dan multi media di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau. 

Adapun dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu, adalah inisial HT sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan RD. Tak sampai disana Kejati juga melakukan penahanan terhadap tersangka di Rutan Sialang Bungkuk selama 20 hari.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Mia Amiati, Selasa (20/7/2020) sore di Pekanbaru mengatakan, penyidik melakukan penetapan dan penahanan terhadap tersangka Dinas Pendidikan Riau.

"Dua tersangka telah kita tetapkan dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Dan juga dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan," kata Mia.

Lebih lanjut, dalam proses tahap awal ini, selain penetapan tersangka, juga saksi-saksi yang telah dilakukan pemeriksaannya, yaitu sebanyak 15 orang saksi dan 3 saksi ahli. Tidak menutup kemungkinan akan adanya pengembangan kembali.

"Tahap awal ini, baru 2 yang kita tetapkan tersangka sambil digali fakta yang lain. Saksi yang sudah diperiksa 15 orang dan 3 saksi ahli," terang Mia.

Ditambahkan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Hilman Azazi, seiring proses penyidikan kasus ini, pihaknya menemukan adanya kejanggalan. 

"Yakni ditemukannya aliran dana yang diberikan pihak-pihak tertentu dalam rangka mempelancar segala kegiatannya suap atau gatifikasi. Ini akan dikaji lagi," pungkasnya. 

Untuk diketahui, kegiatan itu dikerjakan pada tahun 2018 lalu oleh Disdik Riau. Adapun dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau senilai Rp23,5 miliar.

Selain kegiatan tersebut, Korps Adhyaksa juga tengah mengusut dua kegiatan lainnya di Disdik Riau. Adapun kegiatan dimaksud adalah pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Atas (SMA), dan di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Pengusutan dugaan penyimpangan terhadap dua kegiatan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Dari informasi yang dihimpun, diduga ada praktik 'kongkalikong' dalam pembelian komputer/laptop melalui e-katalog. Barang elektronik itu sebagai persiapan peralatan UNBK di Disdik Riau. Kegiatan yang semestinya dilakukan secara independen oleh Disdik Riau terindikasi diatur oleh satu perusahaan. Dimana perusahaan tersebut mengatur dari mulai perencanaan sampai pelaksanaan kegiatan.

Pembelian tahap pertama yang ditaksir sekitar Rp25 miliar, sudah berlangsung dan terindikasi menjadi 'bancakan' beberapa perusahaan dan juga Dinas Pendidikan. Deal-dealan tersebut, dilakukan sebelum kegiatan dilakukan oleh Disdik Riau. Pola yang dilakukan juga terbilang cukup baru dan rapi. 

Dimana, pihak Disdik Riau seolah-olah melakukan pembelian secara online melalui perusahaan online shop yang sudah bekerjasama dengan LKPP. Pihak online shop kemudian membeli ke beberapa vendor yang berbeda. Sedangkan, harga yang dibuat telah disesuaikan dengan harga pasar.

PT BMD selaku salah satu perusahaan yang menandatangani kontrak dengan Disdik Riau. Selain itu, terdapat indikasi satu perusahaan sebagai penampung fee untuk beberapa perusahaan yang mengatur kegiatan tersebut.

Penulis : Helmi 
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiGubri dan Kadiskes Riau Dilaporkan ke Kejati atas Dugaan Penyimpangan Anggaran Covid-19
Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Mia AmiatiKejati Riau Tunda Pemeriksaan Saksi Perkara Dugaan Korupsi Multimedia Disdik Riau
Kejati Riau.Kejati Riau Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi Video Wall Pemko Pekanbaru
  Kasubsi Humas pada bagian Humas dan Penkum Kejati Riau, Rigo Risto menemui pendemo dan menerangkan, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan. Mahasiswa dan Pemuda Riau Lagi-lagi Pertanyakan Proses Pengusutan Dugaan Korupsi di Siak
Kejati RiauDulu Niat Disidangkan, Kejati Riau Malah Keluarkan SP3 Kasus Korupsi Video Wall Pemko Pekanbaru
Kejati RiauKasus Dugaan Korupsi Bansos, Kejati Riau Periksa Asisten II Setdakab Siak

 
Berita Lainnya :
  • Paslon SADAR Terkaya di Pilkada Siak, Paling Miskin...
  • Tindak Lanjut Hearing dengan Komisi II DPRD, Pemdes dan Masyarakat Batas Desak PT SSL Kembalikan Lahan 2.753 Hektar
  • Lab Biomolekular RSUD Arifin Achmad Periksa 1.317 Sampel Per Hari
  • Penyebab Kasus Positif Corona di Indonesia Terus Meningkat
  • Deklarasi Damai, Bawaslu Rohil Tegaskan Kampanye harus Ikuti Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved