www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Lurah Rimba Melintang Bentuk Posko Covid-19 di Setiap RT
 
Kejaksaan Selidiki Dugaan Korupsi di Disdik Riau, Lagi Audit Kerugian Negara
Kamis, 09 Juli 2020 - 07:25:38 WIB
Disdik Riau.
Disdik Riau.

PEKANBARU — Kejaksaan Tinggi Riau tengah selidiki dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan media pembelajaran berbasis informasi teknologi dan multimedia untuk jenjang SMA/SMK di Provinsi Riau.

Saat ini jaksa penyidik tengah menunggu hasil audit penghitungan kerugian negara (PKN) yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Hilman Azizi, di Pekanbaru, Rabu, mengatakan pihaknya menduga telah terjadi kerugian negara dalam perkara yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Provinsi Riau pada 2018 lalu. Hanya saja, ia mengatakan untuk besaran nilai kerugian negara dalam proyek yang bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau itu masih menunggu hasil audit.

”Kerugian negara, ada. Tapi besarannya, belum (diketahui),” ujar Hilman Azasi, seperti dilansir antaranews.com. Untuk memastikan besarannya, penyidik masih menunggu hasil audit PKN yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ”(Penyidik) masih koordinasi terus dengan BPK,” ucapnya.

Sembari itu, penyidik juga terus merampungkan proses pemeriksaan saksi-saksi. Pihaknya juga menjadwalkan untuk meminta keterangan saksi ahli.

”(Pemeriksaan) Saksi belum (rampung). Masih jalan. Kita panggil saksi LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, red), juga ahli," kata dia seraya mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain kegiatan yang disebut di atas, Kejati Riau juga diketahui tengah mengusut dua kegiatan lainnya di Disdik Riau. Kegiatan dimaksud adalah pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Atas (SMA), dan di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Pengusutan dugaan penyimpangan terhadap dua kegiatan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Terkait hal itu, Hilman memberikan penjelasannya. ”Tetap berjalan. Pada prinsipnya jalan semua," pungkas Aspidsus Kejati Riau, Hilman Azazi.

Dari informasi yang dihimpun, diduga ada praktik ”kongkalikong” dalam pembelian komputer/laptop melalui e-katalog. Barang elektronik itu sebagai persiapan peralatan UNBK di Disdik Riau. Kegiatan yang semestinya dilakukan secara independen oleh Disdik Riau terindikasi diatur oleh satu perusahaan mulai perencanaan sampai pelaksanaan kegiatan. Pembelian tahap pertama yang ditaksir sekitar Rp25 miliar, sudah berlangsung dan terindikasi menjadi ”bancakan” beberapa perusahaan dan juga dinas pendidikan.

”Deal-dealan” tersebut dilakukan sebelum kegiatan dilakukan oleh Disdik Riau. Pola yang dilakukan juga terbilang cukup baru dan rapi. Pihak Disdik Riau juga seolah-olah melakukan pembelian secara online melalui perusahaan online shop yang sudah bekerjasama dengan LKPP. Pihak online shop kemudian membeli ke beberapa vendor yang berbeda. Sedangkan, harga yang dibuat telah disesuaikan dengan harga pasar.

PT BMD selaku salah satu perusahaan yang menandatangani kontrak dengan Disdik Riau. Selain itu, terdapat indikasi satu perusahaan sebagai penampung fee untuk beberapa perusahaan yang mengatur kegiatan tersebut. (*)






Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Dua tersangka dugaan korupsi di Disdik Riau saat ditahan dan dijebloskan ke Rutan Pekanbaru. FOTO: haluanriau.coSempat Ditahan, Kini Dua Tersangka Korupsi di Disdik Riau Malah Jadi Tahanan Kota
Persidangan pada Kamis (23/7/2020) lalu. Saksi dari PT CGA, Rhemon Kamil bersaksi lewat video conference dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bengkalis nonaktif, Amril Mukminin. FOTO: Tribun. KPK Hadirkan 3 Saksi di Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Nonaktif Amril Mukminin
Asisten Pidsus Hilman Azazi SH MM MHKejati Periksa Direktur PT Airmas Jaya Mesin sebagai Tersangka Korupsi di Disdik Riau
  Stop Korupsi.Kejati Didesak Usut Tuntas Korupsi di Siak, Jangan hanya Sekedar Klarifikasi
Massa Forum Mahasiswa Nusantara (FKMN) saat menggelar aksi demo di Bundaran HI Jakarta, Gedung Kantor Kejagung dan KPK RI pada Rabu (5/8/2020).Wajah Firdaus dengan Pejabat Pemko Dipajang di Depan Kantor Kejagung dan KPK, Ada Apa?
Foto: Dok.FKMNKPK dan Kejagung Kembali Didesak Usut Dugaan Korupsi Perkantoran Pemko Pekanbaru

 
Berita Lainnya :
  • Lurah Rimba Melintang Bentuk Posko Covid-19 di Setiap RT
  • Jika Ditahan, Tersangka Ancam Bongkar Siapa Saja yang Makan Uang Hasil Korupsi Video Wall Pekanbaru
  • Wajib Pajak Kucing-kucingan, Pemkab Kepulauan Meranti Harus Rela Kehilangan Rp 300 Juta Lebih
  • Kota Dumai akan Uji Coba Belajar Tatap Muka, Sekolah Wajib Ajukan Proposal Protokol Kesehatan Covid-19
  • Sempat Ditahan, Kini Dua Tersangka Korupsi di Disdik Riau Malah Jadi Tahanan Kota
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved