www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Kesaksian Persidangan Sebut BBM di SPBU PT BLJ Dioplos, Direktur PT BLJ: Kita Merasa Dirugikan
 
Sidang Kasus Amril Mukminin Digelar Besok, KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau
Rabu, 08 Juli 2020 - 19:04:49 WIB
Amril Mukminin saat tiba di Rutan Kelas I Pekanbaru hari ini.
Amril Mukminin saat tiba di Rutan Kelas I Pekanbaru hari ini.

PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan lima saksi pada persidangan kasus suap proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning Kabupaten Bengkalis dengan terdakwa Amril Mukminin di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (9/7/2020).

"Lima saksi dihadirkan di perkara Amril Mukminin," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Rabu (8/7/2020) dikutip dari cakaplah.

Ali Fikri mengatakan, lima saksi untuk perkara Amril itu adalah Indra Gunawan Eet. Selanjutnya, ada Abdul Kadir, Zulhelmi, Heru Wahyudi, dan Syahrul Ramadhan.

"Saksi-saksi perkara Amril Mukminin, yaitu Indra Gunawan, Zulhelmi, Heru Wahyudi, Abdul Kadir dan Syahrul Ramadhan," kata Ali.

Di DPRD Bengkalis, Eet pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD. Saat ini, pria yang akrab disapa Eet itu menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Riau.

Begitu juga Abdul Kadir, Zulhelmi dan Heru Wahyudi. Abdul Kadir adalah mantan Ketua DPRD Bengkalis 2014-2019. Zulhelmi menjabat sebagai wakil ketua sedangkan Heru Wahyudi menjabat Ketua DPRD Bengkalis 2009-2014.

Sementara Syahrul Ramadhan diketahui sebagai orang kepercayaan Jamal Abdillah, Ketua DPRD Bengkalis periode 2009-2014. Melalui Syahrul Ramadhan, uang ketuk palu disalurkan kepada anggota dewan. Jumlah uang ketuk palu yang disalurkan sebesar Rp2 miliar.

Pada persidangan Kamis (2/7/2020) lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK telah menghadirkan tiga saksi yang merupakan mantan anggota DPRD Bengkalis, mereka adalah Firzal Fudhail, Abdur Rahman Atan dan Jamal Abdillah.

Pada persidangan itu terungkap adanya pembagian uang ketuk palu pengesahan APBD Bengkalis tahun 2012 untuk anggota dewan. Uang ketuk palu diterima Amril sebesar Rp100 juta.

Selain Amril, nama Eet juga berulang kali disebut di persidangan. Menurut saksi Firzal, ketika itu dirinya menyerahkan uang ketuk palu kepada Eet yang diperkirakan sebesar Rp50 juta.

Menurut Firzal, uang itu diterimanya dari Syahrul Ramadhan. Uang itu merupakan titipan dari Jamal Abdillah yang disebut sebagai uang ketuk palu untuk anggota DPRD 2009-2014.

Terkait uang ketuk palu itu, Ali menyebutkan, pihaknya akan mendalaminya. "Tentu akan mendalami dan mengkonfirmasi kembali melalui keterangan saksi-saksi yang akan kembali dihadirkan oleh JPU di persidangan berikutnya," tutur Ali.

Amril didakwa JPU KPK dalam perkara dugaan suap sebesar Rp5,2 miliar. Dia juga menerima gratifikasi Rp23,6 miliar lebih dari dua pengusaha perkebunan yang diberikan melalui istrinya, Kasmarni.

Amril dijerat dengan Pasal 12 huruf a, Pasal 11, dan Pasal 12B ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (*)


 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiKasus Suap Alih Fungsi Hutan, Kadisbun Riau Diperiksa KPK 5 Jam
KPKKasus Suap Izin Alih Fungsi Hutan, KPK Panggil Pejabat Pemprov Riau
Sidang lanjutan dugaan korupsi Bupati Bengkalis non aktif Amril Mukminin kembali digelar.Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Korupsi Amril, Eet Kembali Disebut Terima Uang Rp80 Juta
  KPKTerkait Kasus Suap Alih Fungsi Hutan, KPK Panggil Kadisbun Riau
Foto: AntaraBakal Ada Tersangka Baru, Jaksa KPK Dalami Fakta-fakta yang Terungkap di Persidangan Amril
Suasana sidang gugatan PT SSS.PN Rengat Gelar Sidang Perdana Gugatan Penerbitan Izin PKS PT SSS oleh Pemkab Inhu

 
Berita Lainnya :
  • Kesaksian Persidangan Sebut BBM di SPBU PT BLJ Dioplos, Direktur PT BLJ: Kita Merasa Dirugikan
  • Satpol PP Diminta Tindak Pasar Ilegal di Pekanbaru
  • Riau Tambah 16 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Hari Ini
  • Kasus Corona Indonesia Tambah 1.693, Total Positif Jadi 128.776 Kasus
  • Uji Tera Tidak Ada Pungutan, Kadisperindag Rohul Akui Potensi PAD dari Tera Bisa Rp3 Miliar Per Tahun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved