www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Ini Syarat Karyawan yang Bisa Nikmati Rp600.000 Per Bulan dari Pemerintah
 
KPK Periksa 4 Saksi Kasus Suap Proyek Jalan Bengkalis di Polda Riau
Kamis, 02 Juli 2020 - 07:40:38 WIB
KPK
KPK

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap empat saksi kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan jalan lingkar barat duri (Multi Years) di Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013-2015.

Rencananya, empat saksi bakal diperiksa di Kantor Ditreskrimsus Polda Riau, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru.

Adapun, keempat saksi yang bakal diperiksa yakni, mandor PT Nindya Karya, Ibnu Mubarok; Direktur PT Surya Pratama Yudha, Sulyadi; Direktur CV Duta Mulia, Febri Rosendi; serta Direktur CV Pusuk Mandau Mandiri, Posma Nainggolan. Keempatnya diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Sekda Dumai, M Nasir (MNS).

"Mereka dipanggil sebagai saksi untuk penyidikan tersangka MNS," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2020) dikutip dari okezone.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan sepuluh orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis. Kesepuluh orang itu, yakni M. Nasir selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tirtha Adhi Kazmi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta delapan orang kontraktor bernama Handoko Setiono, Melia Boentaran, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, Firjan Taufa, Victor Sitorus dan Suryadi Halim alias Tando.

KPK sebelumnya telah menetapkan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap atau gratifikasi terkait proyek multiyears pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis. Perkara yang menjerat Amril ini merupakan pengembangan penanganan perkara dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Tahun Anggaran 2013-2015.

Dalam kasus itu, KPK telah menjerat Sekda Dumai, M Nasir dan Dirut PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar. Saat proyek ini bergulir, Nasir merupakan Kasus PUPR Kabupaten Bengkalis.

Awalnya, pada 2013 telah dilakukan tender terhadap enam proyek multiyears di Kabupaten Bengkalis dengan nilai total proyek sebesar Rp 2,5 triliun. Selain proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih dan proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning yang sudah dan sedang disidik KPK. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiKasus Suap Alih Fungsi Hutan, Kadisbun Riau Diperiksa KPK 5 Jam
Ilustrasi.KPK Panggil Kadis Perkebunan Riau, Bakal Jadi Saksi Terkait Kasus Suap Alih Fungsi Hutan
Gedung KPKKasus yang Jerat Mantan Gubri Annas Maamun, Ternyata Belum Usai, Kabiro Hukum Setdaprov Riau Diklarifikasi KPK
  ilustrasiKorupsi Proyek Jalan Bengkalis, Pengusaha Makmur Divonis 6 Tahun Penjara
KPKTerkait Kasus Suap Alih Fungsi Hutan, KPK Panggil Kadisbun Riau
KPKKasus Suap Izin Alih Fungsi Hutan, KPK Panggil Pejabat Pemprov Riau

 
Berita Lainnya :
  • Ini Syarat Karyawan yang Bisa Nikmati Rp600.000 Per Bulan dari Pemerintah
  • Hendak Pesta Narkoba, Penjual dan Pemakai Sabu di Kuansing Diringkus Polisi
  • Program Jaga Kampung, Polres Inhu Tanam Jagung Hibrida di Lirik
  • Berikut Keseruan Smartfren WOW Virtual Concert 8 Agustus
  • Sempat Ricuh, Warga Kuansing Menolak Eksekusi Lahan oleh PT Wanasari Nusantara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved