www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Ahli Epidemiologi Riau Rekomendasikan Beberapa Langkah Penanganan Covid19
 
Divonis 10 Tahun Lebih Penjara, Eks Sekda Dumai Berstatus Terpidana
Senin, 22 Juni 2020 - 10:23:52 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Makamah Agung (MA) menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun 6 bulan untuk eks Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, M Nasir. Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menjalankan putusan itu dengan mengeksekusi M Nasir.

M Nasir terbukti melakukan tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, tahun anggaran 2013-2015. Ketika itu, M Nasir menjabat sebagai Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis.

Dengan inkrahnya kasus itu, maka M Nasir telah berstatus sebagai terpidana. Putusan MA itu, bernomor 1636 K/Pid.Sus/2020 tanggal 19 Mei 2020 jo Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Pekanbaru nomor 23/Pid.Sus/TPK/2019/PT. PBR tanggal 13 November 2019.

"Jadi putusan tersebut telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap. Josep Wisnu Sigit dan Dormian selaku jaksa eksekusi, telah melaksanakan Putusan MA itu," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, akhir pekan lalu.

Dijelaskannya, dalam putusan kasasi itu, selain pidana penjara selama 10 tahun 6 bulan, M Nasir juga dibebankan membayar denda sebesar Rp600 juta atau subsider 6 bulan penjara. M Nasir juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebanyak Rp2 miliar.

Jika tidak dibayarkan maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Dengan ketentuan, apabila terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun.

Sebelumnya pada akhir bulan Agustus 2019, majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru, menjatuhkan vonis 7 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap M Nasir. Selain itu, M Nasir juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp2 miliar.

M Nasir bersama Direktur PT Mawatindo Road Construction (MRC) Hobby Siregar diduga melakukan tindak pidana korupsi kegiatan peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis yang merugikan negara sebesar Rp105 miliar.

Keduanya melakukan beberapa perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain maupun suatu korporasi pada Agustus 2012 hingga Desember 2015 silam. M Nasir memperkaya diri sebesar Rp2 miliar. Sedangkan Hobby Siregar, memperkaya diri sendiri sebanyak Rp40,8 miliar.

Penulis: Linda Novia
Editor : Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiEks Sekda Dumai Segera Diadili Terkait Korupsi Jalan
  Mantan Kadis PU Bengkalis KPK Perpanjang Penahanan Eks Sekda Dumai

 
Berita Lainnya :
  • Ahli Epidemiologi Riau Rekomendasikan Beberapa Langkah Penanganan Covid19
  • KPID Riau Siap Sukseskan Pilkada Serentak di 9 Kabupaten Kota
  • Bikin Heboh, Beredar Rekaman Sepasang Warga Binaan Bermesraan di Lapas Bangkinang
  • Semester I 2020, Ekspor Riau Naik 6,96 Persen
  • Ayo Buruan, Kuliah di AMIK Selatpanjang Gratis dan Dapat Uang Saku, Kuota Terbatas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved