www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Bupati Sukiman Nyatakan Budaya Melayu Harus Dilestarikan dan Tetap Hidup di Masyarakat
 
Bebas karena Covid-19, 19 Orang Tahanan Asimilasi Riau Malah Masuk Penjara Lagi
Minggu, 21 Juni 2020 - 07:00:20 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau mengaku telah mengamankan kembali 19 orang tahanan asimilasi yang dibebaskan dalam masa pandemi Covid-19 di Riau. Mereka kembali tersandung tindak pidana baru dan harus kembali merasakan dinginnya jeruji besi penjara.

“Sebanyak 19 orang tahanan asimilasi itu kembali ditangkap lantaran melakukan tindak pidana yang melanggar hukum,” Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Sabtu (20/6/2020).

Sunarto mengatakan, 19 orang itu melakukan tindak pidana yang beragam. Seperti 3 orang ditangkap lantaran melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas), 9 orang ditangkap dengan kasus pencurian dengan pemberatan (Curhat), dan 1 orang melakukan penggelapan.

Kemudian, ada 4 orang yang melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), 1 orang melakukan tindakan tak terpuji yakni melawan pejabat yang berwenang, serta 1 orang lagi diamankan karena memiliki, menguasai dan menyimpan senjata api tanpa dilengkapi izin.

"Untuk 9 orang diamankan di Pekanbaru, Rohil 1 orang, 2 orang di Bengkalis, 1 orang di Rokan Hilir, Pelalawan 1 orang, Siak 1 orang dan 2 orang diamankan di Dumai," terangnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Riau menyatakan telah membebaskan sekitar 2.000 narapidana yang tengah menjalani hukuman penjara di berbagai lembaga pemasyarakatan di Bumi Lancang Kuning.

Dikatakan Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Lucky Agung Binarto, Itu dilakukan sesuai dengan Permenkum HAM Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19.

"Di seluruh Riau ada sekitar 2.000 orang. Langkah ini tentu kita lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan covid-19 itu," katanya.

Selain karena Covid-19, asimilasi ini juga dipengaruhi dengan kondisi Lapas dan Rutan yang ada di Riau kondisinya sudah over kapasitas, penuh dan sesak. Dimana tercatat ada sebanyak 12.845 napi yang tersebar di lapas dan rutan di 12 kabupaten kota itu. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Sabu dalam tas tersimpan di antara tumpukan batu-bata.Truk dari Riau Selundupkan 131 Kg Sabu-sabu, Modus Angkut Batu Bata
KPK.KPK Periksa Kadis dan Mantan Kadis LHK Riau terkait Suap Alih Fungsi Hutan
Tersangka penipuan perumahan syariah di Pekanbaru.Warga Riau Jadi Korban Penipuan Perumahan Syariah, Sadar Setelah Setor Rp28 Juta
  Ekspos kasus pembunuhan gajah.Dua Pelaku Pembunuhan Gajah di Inhu Diciduk, Satu Masih Buron
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.Jelang Hari Kemerdekaan, Kasus Karhutla Riau Ada 52 LP dengan 61 Tersangka
IlustrasiSial, Hendak Ditilang, Dua Pemuda di Pekanbaru Malah Ditangkap karena Nyimpan Sabu

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman Nyatakan Budaya Melayu Harus Dilestarikan dan Tetap Hidup di Masyarakat
  • Diterapkan Akhir Pekan Ini, Pemko Pekanbaru Sosialisasikan Sanski Wajib Gunakan Masker
  • 95 Paket Bantuan Spesifik Diserahkan pada Perempuan, Anak dan Lansia di Kabupaten Siak
  • OPPO Luncurkan Reno4 Hari Ini, Selamat Datang Era Baru Mobile Photography
  • JFX Cabut SPAB PT Artha Mas Futures
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved