www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Lurah Rimba Melintang Bentuk Posko Covid-19 di Setiap RT
 
98 Persen Pelaku Kejahatan di Riau Positif Pemakai Narkoba
Selasa, 16 Juni 2020 - 08:57:41 WIB
Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kota Pekanbaru, Mulyadi R Manalu
Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kota Pekanbaru, Mulyadi R Manalu

PEKANBARU - Akhir-akhir ini, pelaku kejahatan di kota Pekanbaru, sudah sangat di luar batas kewajaran. Sebab, aksi sadis yang mereka lakukan terhadap korban tak mengenal belas kasihan. Tak tanggung-tanggung pelaku nekat melakuan aksinya tanpa pikir panjang pada akhirnya bisa merenggut nyawa orang.

Seperti halnya yang dialami seorang wanita DMW. Dia dijambret pelaku di Jalan Kapau Sari. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya setelah ditendang pelaku hingga terjatuh dari sepeda motornya demi pertahankan harta bendanya. Usai itu pelaku dengan entengnya kabur. 

Selang beberapa hari, usai korban melaporkan kejadian itu, akhirnya pelaku dapat dibekuk dengan cepat oleh Polsek Tenayan Raya di daerah Harapan Raya. Saat penyelidikan, pelaku ternyata pemakai sabu. Jelas, hasil kejahatannya untuk itu, sementara test urinnya positif. 
 
Mulyadi R. Manalu, SH selaku Kuasa Hukum korban DMW, sangat mengutuk keras aksi sadis pelaku jambret yang menyebabkan kliennya mengalami luka setelah jatuh ditendang pelaku saat ia berusaha mempertahankan hartanya. 

"Ini sangat tak manusuawi. Kenapa? Akibat ulah pelaku ini bisa saja membuat korbannya lebih parah dari sekarang. Jelas ini sudah bertolak belakang dengan manusia yang normal. Mungkin pengaruh narkoba," ujar Mulyadi kepada halloriau.com, Selasa (16/6/2020). 

Terang saja, usia dibekuk oleh Polsek Tenayan Raya, kata dia hasil pemeriksaan polisi, pelaku ternyata mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Pantas, perbuatan pelaku sangat sadis, tanpa pikir panjang, penting aksinya berhasil.

"Semalam saat ekspos, kita sama-sama lihat, polisi mengatakan pelaku pengguna narkoba jenis sabu. Hasil test urinnnya pun positif, tambah lagi pengakuan pelaku hasil kejahatannya dilarikan untuk konsumsi narkoba," terang Mulyadi. 

Pria berambut gondrong ini yang juga merupakan Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kota Pekanbaru, sangat menyesali, pemuda-pemuda bangsa banyak terjerumus di lembah hitam jaringan narkoba. 

Dia menambahkan, beberapa kejadian lalu di kota Pekanbaru, pelaku yang diketahui ayah tiri tega menghabisi nyawa anak tirinya yang masih balita. Lagi-lagi kata dia, akibat pengaruh narkoba. 

"Ayah tiri nekat habisi nyawa anak tirinya, itu didaerah Rumbai dan Marpoyan Damai. Dua orang pelaku kejahatannya serupa. Informasinya mereka positif konsumsi narkoba," kesal Mulyadi. 

Menurut dia, harusnya ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak, bukan hanya penegak hukum serta  pemerintah dan aktivis Granat Kota Pekanbaru. Tapi ini, menjadi perhatian bagi seluruh elemen masyarakat.
 
"Kita berharap kepada seluruh warga Pekanbaru untuk terus berhati-hati, jauhkan diri dari bahaya narkotika. Apabila menemukan anggota keluarga, kerabat, orang dekat yang terjerumus narkotika. Sebelum terlambat jangan segan-segan untuk hubungi pihak berwenang (BNN,red) atau kepolisian demi keselamatan kita bersama," imbuh Mulyadi. 

Terpisah, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengatakan semua pelaku kejahatan yang saat ini terjadi di beberapa tempat di kota Pekanbaru adalah pengguna narkoba jenis sabu-sabu. 

"Artinya, narkoba sudah sangat dekat dengan pelaku kejahatan. Di beberapa tempat ayah tiri tega menghabisi nyawa anak tirinya. Setelah dilakukan testnya, semuanya positif menggunakan narkoba sabu," kata Kapolda. 

Sementara itu, Kapolda juga telah melakukan kebijakan, bahwa semua pelaku kejahatan semuanya harus ditest narkoba. Semua pelaku di Pekanbaru, rata-rata pengguna narkoba.

"Hasilnya, 98 persen mereka semua adalah pemakai sabu. Selain merusak, narkoba ini juga musuh kita bersama, pelaku yang pernah ditangkap setelah ditest juga positif," sebut Kapolda.

Untuk mengantisipasi itu semua, Polda Riau dan seluruh satuan resersenya juga telah membentuk satuan tugas khusus pembrantasan narkoba. Selain itu call center pengaduan masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba. 

Penulis : Helmi 
Editor : Fauzia



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
MuhammadPelarian Panjang Berakhir, Plt Bupati Bengkalis Nonaktif Muhammad Ditangkap
Stop Korupsi.Kejati Didesak Usut Tuntas Korupsi di Siak, Jangan hanya Sekedar Klarifikasi
Asisten Pidsus Hilman Azazi SH MM MHKejati Periksa Direktur PT Airmas Jaya Mesin sebagai Tersangka Korupsi di Disdik Riau
  Ilustrasi20 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Pil Ekstasi dari Malasysia Diamankan BNNP Riau
IlustrasiDalam 6 Bulan, Bea Cukai Riau Tindak 153 Kasus Barang Ilegal
Sabu dalam tas tersimpan di antara tumpukan batu-bata.Truk dari Riau Selundupkan 131 Kg Sabu-sabu, Modus Angkut Batu Bata

 
Berita Lainnya :
  • Lurah Rimba Melintang Bentuk Posko Covid-19 di Setiap RT
  • Jika Ditahan, Tersangka Ancam Bongkar Siapa Saja yang Makan Uang Hasil Korupsi Video Wall Pekanbaru
  • Wajib Pajak Kucing-kucingan, Pemkab Kepulauan Meranti Harus Rela Kehilangan Rp 300 Juta Lebih
  • Kota Dumai akan Uji Coba Belajar Tatap Muka, Sekolah Wajib Ajukan Proposal Protokol Kesehatan Covid-19
  • Sempat Ditahan, Kini Dua Tersangka Korupsi di Disdik Riau Malah Jadi Tahanan Kota
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved