www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
12 Sehat dan 4 Kasus Baru, Total Pasien Covid-19 Riau Jadi 232 Orang
 
Ibu Miskin Beranak 3 di Rohul Divonis Hukuman Percobaan Usai Terbukti Mencuri Sawit Buat Beli Beras
Rabu, 03 Juni 2020 - 18:31:10 WIB
Rika membawa serta ketiga anaknya saat akan ikuti sidang tipiring di PN Pasir Pangaraian, setelah dirinya dilaporkan karena mencuri 3 TBS di perusahaan plat merah PTPN V Sei Rokan. Rika divonis hukuman percobaan oleh majelis hakim.
Rika membawa serta ketiga anaknya saat akan ikuti sidang tipiring di PN Pasir Pangaraian, setelah dirinya dilaporkan karena mencuri 3 TBS di perusahaan plat merah PTPN V Sei Rokan. Rika divonis hukuman percobaan oleh majelis hakim.

PASIR PANGARAIAN - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Rica Maria Boru Sumatupang alias Rika (31), terdakwa dalam perkara curi 3 Tandan Buah Sawit (TBS) di areal PTPN V Sei Rokan, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) jadi sorotan karena kasusnya viral.

Dia disidang atas tindak pidana ringan (Tipiring) dengan Hakim Tunggal Rudy Cahyadi‎ SH, Selasa (2/6/2020) sore. Terdakwa Rika yang cuma mencuri 3 TBS di perkebunan plat merah tersebut, kasusnya terpaksa dibawa ke pengadilan.

Saat sidang Tipiring, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pengaraian, Rudy Cahyadi, dengan Panitera Pengganti Suridah SH, menjatuhkan hukuman percobaan kepada Rika, karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sudah lakukan tindak pidana pencurian ringan.

Majelis Hakim, jatuhkan pidana ke terdakwa dengan pidana kurungan selama tujuh hari, dengan ketentuan pidana tersebut tidak perlu dijalani,  kecuali dikemudian hari‎ ada perintah lain pada putusan hakim yang sudah berkuatan hukum tetap, karena tindak pidana lain sebelum percobaan selama dua bulan.

‎"Selama dua bulan masa percobaan, terpidana harus patuh untuk tidak mengulangi tindak pidana lagi," kata majelis hakim PN Pasir Pangaraian, Rudy Cahyadi didampingi Humas PN Pasir Pangaraian Irpan Hasan Lubis SH, Rabu (3/6/2020).

"Bila dia kita tahan, maka siapa yang akan mengurus ketiga anaknya yang masih kecil-kecil. Karena rasa kemanusiaan kita menjatuhkan hukuman percobaan," ucap Rudy, dan dalam vonis itu Rika membayar biaya perkara Rp2.000.

Sebut Rudy, di dalam persidangan, Rika, warga Langgak Desa Koto Tandun Kecamatan Tandun‎, sudah mengakui perbuatannya dan dirinya menyesal telah melakukan‎ pencurian 3 TBS di areal PTPN V Sei Rokan itu untuk biaya kebutuhan membeli beras.

Ke majelis hakim, Rika mengakui di tengah pandemi Covid-19 juga belum adanya kiriman dari suaminya yang sedang mandah di luar daerah dirinya tergiur ikut mencuri buah sawit di perkebunan PTPN V Sei Rokan karena diajak dua temannya.

Namun sial, saat tengah beraksi, Satpam perusahaan yang sedang patroli memergoki Rika dan dua temannya yang sedang mencuri. Kedua temannya kabur, sedangkan Rika tertangkap dan diserahkan ke Polsek Tandun untuk diproses hukum.

Ketika ditangkap Satpam, barang bukti yang diamankan dari lokasi ada tiga TBS dengan nilai tidak sampai Rp100 ribu, termasuk sebilah egrek.

Humas PN Pasir Pangaraian Irpan Hasan Lubis SH mengakui, selama hukuman percobaan‎ Rika tidak wajib lapor ke Polsek Tandun, namun selama dua bulan hukuman percobaan dirinya harus puasa melakukan segala bentuk tindak pidana terhitung 2 Juni hingga Agustus 2020.

‎Sidang Rika dengan perkara pencurian tiga TBS di areal PTPN V Sei Rokan, kini jadi perhatian banyak pihak di Kabupaten Rohul. Bahkan, usai persidangan Ketua PN Pasir Pangaraian Sunoto SH, MH, juga sempat menyelipkan sejumlah uang ke Rika yang masih berlinang air mata, didampingi ketiga anaknya yang dibawa serta ke kantor PN Pasir Pangaraian.

Malahan pihak personel Polsek Tandun, juga ikut membantu sembako ke Rika yang tinggal sederhana di rumah kontrakan Desa Langgak Desa Koto Tandun Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul.

Penulis: Feri Hendrawan
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kapolsek Rambah IPTU P.Simatupang.Kasus Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Kecamatan Rambah sudah Proses Penyidikan
Tersangka RN diduga pengedar sabu sabu, ditangkap polisi dekat TPU Desa Muara Jaya, Kepenuhan, saat akan bertransaksi.Transaksi Sabu di Dekat TPU Muara Jaya, Petani Muara Dilam Rohul Diciduk Polisi
MR (40) warga Desa Kembang Damai, Pagaran Tapah Darussalam, diamankan Polisi setelah dilaporkan istrinya karena diduga sudah cabuli anak kandungnya yang berusia 11 tahun atau masih di bawah umur.Apak Rutiang Diduga Cabuli Anak Kandungnya Diringkus Polisi Rohul
  PH penggugat Ramses Hutagaol menunjukan bukti ke majelis hakim dalam sidang lanjutan, gugatan perdata warga terhadap PT Hutahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai selaku tergugat.PN Rohul Gelar Sidang Lanjutan Pembuktian Gugatan Perdata Warga Terhadap PT Hutahaean
Pelaku penganiaya istri ditangkap.Sempat Kabur, Suami di Kunto Darussalam yang Banting Istri hingga Viral di Medsos Ditangkap Polisi
Pria setengah abad, PS (60), warga Desa Payo Lebar, Kecamatan Singkut, Sarolangun, Jambi, ditangkap polisi setelah diduga cabuli bocah perempuan 8 tahun, di Desa Tanjung Belit, RambahSudah Tiga Kasus Pencabulan di Rambah, yang Terbaru Pria Setengah Abad Lebih Cabuli Anak 8 Tahun

 
Berita Lainnya :
  • 12 Sehat dan 4 Kasus Baru, Total Pasien Covid-19 Riau Jadi 232 Orang
  • Hendak Tangani Karhutla dengan Modifikasi Cuaca, Tapi Pesawat Tak Siaga di Riau
  • Hari Ini Riau Tambah 4 Kasus, Berikut Data Sebaran Kasus Positif Corona di Indonesia
  • Bulan Depan, Pemko Pekanbaru Lelang Jabatan Sekda
  • Bertambah 1.301, Total Kasus Positif Corona Indonesia Tembus 60.695
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved