www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Pendaftar Webinar Komunikasi Kesehatan Lebih 500 Peserta
 
Kejati Riau Akan Jerat Pelaku Pelanggaran Bansos PSBB dengan Hukuman Mati
Selasa, 02 Juni 2020 - 09:34:37 WIB
Kejati Riau
Kejati Riau

PEKANBARU - Pendistribusian bantuan sosial (Bansos) ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi perhatian Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Jika nanti ditemukan adanya penyimpangan, maka kejaksaan akan menjerat para pelaku dengan hukuman mati.

Ada dugaan kebocoran anggaran bansos senilai Rp2,3 miliar. Itu diketahui saat anggota Komisi I DPRD Pekanbaru melakukan inspeksi mendadak ke gudang PT SPM di Jalan Patimura dan gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Riau, baru-baru ini.

Kepala Kejati Riau, Dr Mia Amiati, mengatakan, pihaknya telah mendengar adanya dugaan kebocoran anggaran itu. Namun, kejaksaan belum melakukan pengusutan.

Meski begitu, kata Mia, kejaksaan akan tetap melakukan kesiapan dan mencari kebenaran. "Kalau itu belum kami teliti tapi kami juga harus punya kewaspadaan karena bagaimana pun kami melakukan pendampingan itu mencari kebenaran, bukan kesalahan," kata Mia, Senin (1/6/2020) dikutip dari cakaplah.

Mia menjelaskan, dari informasi yang diterima Kejati Riau, persoalan pendistribusian sembako di Pekanbaru dikarenakan adanya ketidaksesuaian data antara yang diajukan RT/RW dengan yang dimiliki Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

Dari perbedaan data itu, dimungkinkan terjadinya kebocoran anggaran. "Keluhan dari masyarakat adanya disclaimer data yang tidak sesuai antara yang diajukan masyarakat dengan yang ada di dinas sosial," ucap Mia.

Mia menegaskan, penegakan hukum terhadap oknum yang melakukan penyimpangan Bansos saat pandemi Covid-19 bisa dilakukan. "Dalam keadaan khusus sesuai ketentuan dalam undang-undang tindak pidana korupsi, kalau dianggap sudah memenuhi unsur tindak pidana korupsi, ancaman pidananya, pidana mati. Karena ada kekhususan," tegas dia.

Mia memberikan contoh dugaan penyimpangan anggaran saat bencana. Misalnya Bantuan Langsung Tunai dari Dinas Sosial tapi tidak disalurkan oleh pihak pengelola kepada orang yang berhak menerima.

"Misal, bisa saja itu (bantuan) disampaikan kepada keluarganya. Lalu terbukti. Meskipun nilainya tak seberapa, itu ada indikasi bahwa ada perbuatan, ada mainstreanya, dia ada niat jahatnya. Memanipulasi data menurut dia sendiri. Kalau betul-betul ada unsur melawan hukum, kerugian negaranya ada, itu bisa diancam pidana mati," jelas Mia. (*)


 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan PranaSudah Dua Kali Diklarifikasi Jaksa soal Dugaan Korupsi di OPD Siak, Ini Kata Yan Prana
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Yan Prana Jaya Indra RasyidTerkait Dugaan Korupsi di Siak, Jaksa Kejati Panggil Sekdaprov Riau
IlustrasiBerkas Perkara Tersangka Pesta Narkoba saat PSBB Belum Dilimpah ke Kejaksaan
  Kejati Riau.Kejati Panggil Lima Mantan Pejabat Siak Terkait Dugaan Korupsi 3 Instansi
Ilustrasi KarhutlaKejati Riau Akan Beri Hukuman Maksimal Bagi Tersangka Korporasi Karhutla
IlustrasiKejati Riau Usut Proyek Rp18 Miliar di Meranti

 
Berita Lainnya :
  • Pendaftar Webinar Komunikasi Kesehatan Lebih 500 Peserta
  • PT Gagas Energi Indonesia Bagikan Sembako untuk Pelanggan Gasku Terdampak COVID-19 di Batam
  • Sosialisasi Pemantau Pemilihan Pilkada 2020, KPU Bengkalis Paparkan Mekanisme Masyarakat Berpartisipasi
  • WHO Konfirmasi Penyebaran Virus Corona Bisa Lewat Udara
  • Sidang Kasus Amril Mukminin Digelar Besok, KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved