www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Aturan Akad Nikah New Normal, Maksimal Dihadiri 30 Tamu Undangan
 
KKB Tembak Dua Petugas Medis Corona di Papua
Sabtu, 23 Mei 2020 - 13:21:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal membeberkan kronologi penembakan terhadap dua tenaga medis tim Gugus Tugas Covid-19 oleh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya.

Penembakan itu terjadi pada Jumat (22/5/2020) waktu setempat. Dua tenaga medis itu masing-masing adalah Alamanek Bagau dan Koni Somou.

"Pada hari dan tanggal tersebut, personel Polres Intan Jaya mendapat Informasi dari salah satu tenaga medis yang bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya bahwa telah terjadi penembakan terhadap dua orang tenaga medis," kata Kamal melalui keterangan tertulis, Sabtu (23/5) dikutip dari cnnindonesia.

Kamal mengatakan keduanya ditembak saat sedang mengantar obat- obatan untuk menangani penyebaran Covid-19. Salah satu tenaga medis tersebut, yakni Koni Somou meninggal dunia sementara tenaga medis lainnya, yakni Alemanek Bagau masih menjalani perawatan di Pastoral Wandai.

"Saat ini kondisinya kritis," kata Kamal.

Kamal memastikan pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan ini. Hari ini kata dia, Kapolres Intan Jaya AKBP Yuli Karre Pongbala bersama sejumlah anggota kepolisian dan dari pihak TNI akan menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.

Dalam kesempatan itu, Kamal juga menjelaskan soal lambatnya penanganan yang dilakukan terhadap kedua tenaga medis ini. Hal ini dikarenakan tempat kejadian penembakan berada di wilayah yang cukup jauh dan memiliki medan perjalanan yang cukup sulit diakses.

"Kita membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk dapat tiba di TKP," kata dia.

Dia juga mengatakan di lokasi kejadian belum tersedia pos jaga polisi maupun jaringan telekomunikasi yang bisa memudahkan akses komunikasi. Dari delapan distrik yang ada di Intan Jaya baru 3 distrik yang ditempati oleh pasukan.

"Termasuk anggota kepolisian. Sedangkan lima distrik yakni Tomasiga, Agisiga, Ugimba, Wandai, dan Iyandoga belum ada pos keamanan dan juga anggota kepolisian yang berada di sana," kata dia. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
TKP tempat pelaku IL menganiaya bocah 4 tahun, dengan menyayat bagian leher korban, kini kasusnya tengah dalam proses penyelidikan kepolisian.Pelajar SMP di Rohul Aniaya Balita 4 Tahun, Kasusnya Masih dalam Proses Penyelidikan Polisi
Ilustrasi821 Kg Sabu Disita Polisi dari Dua WNA
Korban saat ditemukan polisi dan jelang dilakukan pemeriksaan.Di Tengah Pandemi Covid-19 Usai Mati Lampu, Wanita 18 Tahun di Meranti Tewas Gantung Diri
  Barang bukti yang ikut diamankan.Empat Kali Beraksi, Komplotan Curas di Bangko Dibekuk Polisi
IlustrasiKKB Tembak Dua Petugas Medis Corona di Papua
Ilustrasi.Oknum Polisi Gelapkan 83 Mobil Rental, Tertangkap di Pelalawan

 
Berita Lainnya :
  • Aturan Akad Nikah New Normal, Maksimal Dihadiri 30 Tamu Undangan
  • Tambah 11 Orang, Positif Corona di Sumbar Capai 552 Kasus
  • Selasa, Rektor UIR Lantik Wakil Dekan Fakultas dan Wadir Pascasarjana UIR
  • Rapid Test Massal, 10 Warga Tenayan Raya Pekanbaru Hasilnya Reaktif Covid-19
  • Liga Jerman, Bayern Muenchen Menang Besar Atas Duesseldorf
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved