www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Hati-hati, Uang Palsu Rp5.000 Ditemukan di Pekanbaru
 
Soal 6 Pelaku Pesta Narkoba di Hotel saat Pandemi Covid-19, Ini Penjelasan Polresta Pekanbaru
Selasa, 12 Mei 2020 - 09:36:39 WIB
Saat penangkapan 6 orang pelaku pesta narkoba di kamar hotel.
Saat penangkapan 6 orang pelaku pesta narkoba di kamar hotel.

PEKANBARU - Kasus 6 orang yang ditangkap Polresta Pekanbaru di kamar Hotel Grand Elite Jalan Riau, beberapa waktu lalu menuai polemik di media masa. Terlebih soal pandemi Covid-19 dengan adanya peraturan dalam PSBB dan rehabilitasi 5 orang pelaku, dan hanya satu jadi tersangkanya.

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru AKP Juper Lumban Toruan, Senin (11/5/2020) malam, meyakinkan bahwa 6 orang pelaku pesta narkoba di dalam kamar Hotel Grand Elite, telah dilakukan rehabilitasi terhadap 5 orang.

"Mereka ini tak terbukti memiliki barang bukti narkoba yang ditangkap di dalam kamar hotel. Cuma terbukti satu orang, yakni OW karena dia yang memiliki narkoba tersebut," ujar Kasat saat dihubungi halloriau.com.

Kasat menjelaskan, bahwa dari hasil penyelidikan kasus tersebut, para pelaku terbukti memakai narkoba sesuai hasil test urine masing-masing. Namun, untuk barang bukti tersebut 5 orang ini tidak terbukti memilikinya. 

"Hanya OW yang memiliki barang haram tersebut, makanya ditetapkan sebagai tersangka. Sisanya 5 orang ini dilakukan rehabilitasi ke BNN Kota Pekanbaru, sesuai dengan Pasal 54 UU 35 tahun 2009 ada amanahnya, setiap penyalahguna narkoba wajib rehabilitas, ke BNN Kota Pekanbaru," yakin Kasat. 

Lebih lanjut, terkait tidak dijeratnya 6 orang pelaku ini dalam peraturan Perwako Nomor 74 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan karena berkerumunan saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menurut mantan Kapolsek Tampan ini, terkait PSBB mereka ini perkaranya narkotika, berarti mereka ini termasuk dalam kategori Lek Spesialis berubah Eksperalis. Dimana Undang-Undang yang khusus dan mengatur akan menyampingkan Undang-Undang yang umum. 

"Jadi gak mungkin kita yang menangani mereka diperkara narkotik kita larikan ke aturan dalam PSBB. Itu kan peraturan Perwako secara hirarki, mana yang lebih tinggi, Undang-Undang dengan Peraturan. Makanya, kita larikan ke UU. Gak mungkin orang dihukum dua kali dalam satu perbuatannya," terang Kasat. 

Kasat juga merespon tanggapan yang dilontarkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, beberapa lalu terkait 5 orang yang direhabilitas. Pihak Kejari belum ada menerima SPDP nya, hanya SPDP satu tersangka (OW).

Saat itu, pihak Kejari Pekanbaru, akan menelaah berkas untuk memastikan kelengkapan syarat formil dan materil perkara. Menurut pihak Kejaksaan sendiri, rehabilitas tersebut harus melalui tim asessment. 

Kasat menegaskan, hal itu tidak ada hubungannya dengan kejaksaan. 

"Terkait tanggapan itu, kalau dalam rehabilitas kita tak perlu larinya ke Kejaksaan. Tapi larinya ke BNN. Disana nantinya BNN akan memanggil mereka ini, apakah akan melanjutkan, kalau mau di Asessmen lanjutan," kata Kasat. 

Masih menurut Kasat, terkecuali perkara ini mereka ada barang buktinya yang jumlahnya di bawah surat edaran Mahkamah Agung (MA) baru dilakukan yang namanya Tim Asessment Terpadu (TAT). Nanti disana akan melibatkan Menkumham, Polri, Kejaksaan, serta BNN. 

"Kalau itu, baru kita sama-sama duduk untuk menentukan statusnya mereka. Apakah bisa dijadikan pengedar, pamakai, atau korban," sebut Kasat. 

Sebelumnya, aparat Polresta Pekanbaru berhasil menangkap 6 orang pelaku yang tengah asik pesta narkoba di dalam kamar hotel Grand Elite Jalan Riau. Hasilnya, selain pelaku, aparat juga menyita barang bukti narkoba yakni, pil ekstasi, happy five dan key. 

Adapun ke 6 pelaku yang diamankan aparat tersebut, yakni inisial RR (25), IP (21), RRF (31), AS (26), CA (26). Mereka ini dilakukan rehabilitas dan satu orang lainnya OW ditetapkan sebagai tersangka karena pemilik narkoba. 

Penulis : Helmi 
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Barang bukti yang diamankan.Lagi, Polres Inhu Amankan Seorang Tersangka Narkoba
Tersangka Bowo.Sempat Buang Paket Sabu, Bowo Akhirnya Diringkus Polisi Inhu
   Plh Bupati Bengkalis Bustami saat menghadiri press release pengungkapan Narkoba jenis Ganja Kering 14 Kg lebih.Pelabuhan Proyek Desa Buruk Bakul Jadi Lokasi Transaksi 14 Kg Narkoba, 5 Pelaku Warga Pekanbaru
  Salah seorang tersangka yang berhasil diamankan.Tengah Asik Konsumsi Sabu dalam Mobil, 4 Orang di Peranap Inhu Diamankan Aparat
Tersangka setelah diringkus polisi.Sedang Memancing, Polsek Lirik Amankan Pelaku Narkoba
Pemusnahan narkoba jenis sabu.Pelaku Masih Buron, Polsek Bangko Musnahkan BB Sabu

 
Berita Lainnya :
  • Hati-hati, Uang Palsu Rp5.000 Ditemukan di Pekanbaru
  • Hari Ini Ida Resmi Kantongi SK Sebagai Ketua SOKSI Pekanbaru
  • Pangdam: Dashboard Lancang Kuning Sangat Baik, Sinergitas Semua Elemen Kunci Keberhasilan Atasi Karhutla
  • Warga Sumut Terkonfirmasi Positif Covid-19 Ketahuan Saat Rapid Test Syarat Kerja Perusahaan di Pelalawan
  • Gubri Bentuk UPTD PUPR, Diharapkan 488,37 Km Jalinprov di Rohul Segera Ditangani
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved