www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Sah, APBD Siak Tahun 2021 Rp1,7 Triliun Lebih
 
Dua Pelaku Penembakan Karyawan Freeport Ditembak Mati Aparat
Sabtu, 11 April 2020 - 11:40:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Papua menembak mati dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga menembak pekerja PT Freeport Indonesia pada 30 Maret lalu.

"Bertempat di jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika telah dilakukan penindakan tegas terhadap KKB yang melakukan penembakan di kantor OB 1 kompleks PT.FI di Kuala Kencana pada tanggal 30 Maret 2020 lalu," kata Kabid Humas Polda Papua, Ahmad Mustofa Kamal, melalui keterangan resmi, Sabtu (10/4/2020) dikutip dari cnnindonesia.

Ia menjelaskan bahwa operasi tersebut berjalan berdasarkan pengembangan penyelidikan usai kepolisian mengamankan enam orang yang diduga akan menyuplai bahan pokok ke KKB pada Selasa (7/4) lalu.

Aparat gabungan menemukan tempat persembunyian kelompok itu. Baku tembak kemudian terjadi pada Kamis (9/4) sekitar pukul 05.40 WIT.

Menurut Ahmad, kontak tembak tersebut mengakibatkan dua orang anggota KKB meninggal dunia. Sementara itu, 1 orang  lain berinisial IS diamankan polisi.

"Dua korban meninggal dunia dari KKB tersebut belum diketahui identitasnya karena masih dalam proses identifikasi," katanya.

Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan ini, di antaranya satu air soft gun merk Glock, satu senjata rakitan, 162 butir peluru, 10 buah selongsong, 20 ponsel, dua buah handy talky.

Selain itu, kepolisian juga menyita tiga bendera corak bintang kejora, tiga kampak, tiga busur panah, 90 anak panah, 11 parang, tujuh senapan angin, dan 11 bagian senapan angin.

Ahmad memastikan bahwa saat ini situasi di Bumi Cenderawasih kini sudah kondusif pascapenembakan terhadap anggota KKB tersebut.

Kendati demikian, polisi masih memburu para anggota kelompok yang melarikan diri ke hutan tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan pelaku penyerangan terhadap karyawan PT Freeport di Kuala Kencana diduga merupakan anggota KKB pimpinan Joni Botak yang diketahui beroperasi di sekitar Kali Kopi. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
FS alias Doli warga Tandun Barat, Kecamatan Tandun, tertangkap Polisi saat tengah merekap judi Togel online di warung rumahnya.Lagi Rekap Togel di Warung, Doly Ditangkap Polisi Rohul
Terduga pelaku jambret HP mahasiswi di Ujung Batu, JM  (25) warga Dusun Pasir Jambu Desa Rambah Tengah Hilir, Kecamatan Rambah, ditangkap Polisi setelah buron lima hari.Setelah Lima Hari Buron, Penjambret HP Mahasiswi Rohul Diringkus Polisi
Dua pelaku investasi bodong di Inhil.Dua Pelaku Investasi Bodong di Inhil Diciduk Polisi
  Kolase penangkapan kurir narkoba yang ternyata oknum polisi.Sejak Awal Tahun, 113 Polisi Dipecat, Kebanyakan karena Narkoba
IlustrasiBikin Geger, Viral 2 Pria Jadi "Pengantin" di Rohil, Polisi Turun Tangan
Foto: AntaraLukai Polisi, Bandit Bersamurai di Pekanbaru Ditembak Mati

 
Berita Lainnya :
  • Sah, APBD Siak Tahun 2021 Rp1,7 Triliun Lebih
  • Satgas: Kasus Covid-19 di Dumai Perlu Perhatian Serius
  • Dua Kadis dan 2 Kabiro Pemprov Riau Positif Covid-19
  • Bupati Meranti Raih Penghargaan Pengelolaan Dana Desa Terbaik
  • DPRD dan Pemkab Setujui ABPD Rohul 2021 Rp1,1 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved