www.halloriau.com

Hukrim
BREAKING NEWS :
Kasus Covid-19 Pekanbaru Masih Tinggi, Kadiskes Riau: Tunggu PSBM Selesai
 
Sidang Pungli Pengurusan Paspor Akan Digelar, Diduga Libatkan Dua Oknum Imigrasi Pekanbaru
Selasa, 24 Maret 2020 - 09:01:21 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Sidang perdana Tipikor perkara dugaan pungli pengurusan paspor bersama dua oknum pegawai di kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, segera menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN). 

Tersangka yang terlibat di dalam perkara ini, adalah Wendri Zaldi. Serta dua oknum pegawai kantor Imigrasi Pekanbaru juga terlibat, masing-masing KO dan SA. Hingga saat ini, status mereka masih sebagai saksi.

"Benar, berkas dakwaannya sudah kita terima," singkat Panitera Muda (Panmud) Tipikor PN Pekanbaru, Rosdiana Sitorus SH saat dikonfirmasi, Selasa (24/3/2020).

Diketahui berkas perkara dilimpahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, beberapa waktu lalu. Selanjutnya, pihak pengadilan mengunduh surat dakwaan ke website resmi PN Pekanbaru di laman http://sipp.pn-pekanbaru.go.id/index.php/detil_perkara.

Untuk sidangnya, telah ditetapkan pula majelis hakim dan jadwal sidang perdananya, pada 31 Maret 2020 mendatang. Adapun agenda sidang adalah pembacaan surat dakwaan.

Dalam surat dakwaan yang tertera di website resmi PN Pekanbaru, dinyatakan kalau Wandri disinyalir melakukan pungli bersama dua oknum pegawai Kantor Imigrasi. Mereka adalah KO selaku Ajudikator atau Supervisor dan SA selaku Analisis Keimigrasian.

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Yuriza Antoni mengatakan, kedua oknum pegawai kantor Imigrasi itu masih berstatus saksi. Perkaranya ini dilakukan oleh penyidik Polresta Pekanbaru.

"Statusnya dalam perkara ini saksi. Untuk sejauh mana peran mereka, silahkan tanya ke penyidik Polresta Pekanbaru. Kami kan hanya menerima berkas," kata Yuriza.

Kendati begitu, Yuriza menegaskan jika pihaknya menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) baru perkara tersebut. Namun, kata dia, dalam SPDP itu belum tertera nama tersangkanya.

"Ada 2 SPDP tanpa nama tersangka," imbuh Yuriza. 

Terpisah, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasat Reskrim, Kompol Awaluddin Syam mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait keterlibatan dua orang oknum pegawai Kantor Imigrasi tersebut.

"Masih didalami ya (keterlibatannya)," singkat mantan Kasat Reskrim Polres Dumai.

Sebelumnya, kasus ini dilakukan Polresta Pekanbaru, Kamis (9/1/2020) lalu. Dimana Tim Pokja Tindak Unit Pemberantasan Pungli Polresta Pekanbaru melakukan penangkapan terhadap Wandri di parkiran Kantor Imigrasi Pekanbaru. 

Dari penangkapan itu, aparat menemukan barang bukti uang sebesar Rp6.950.000 dari kantong celananya. Uang itu diyakini untuk pengurusan paspor dari pemohon dan hasil keuntungan yang diterimanya. Selain itu turut disita paspor yang diurus. 

Dari hasil keterangannya, dalam pengurusan pembuatan maupun perpanjangan paspor warga atau pemohon secara online di Kantor Imigrasi Pekanbaru. Dirinya dibantu KO dan SA.

Adapun peran KO, yakni untuk menyelesaikan ajudikator dan menyelesaikan permohonan paspor VIP. Sedangkan peran SA berperan membantu Wandri memberikan formulir PERDIM dan surat pernyataan.

Atas perbuatannya, Wandri dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf (b) Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Penulis : Helmi 
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Wakil Bupati Bengkalis Non Aktif Muhammad mendatangi Ditreskrimsus Polda Riau, Kamis (24/9/2020).Masuk Tahap II, Kasus Dugaan Korupsi Wakil Bupati Bengkalis Non Aktif Muhammad Segera Disidangkan
IlustrasiSidang Kasus Karhutla PT Adei, Saksi Ahli Sebut Lahan Sengaja Dibakar
Sidang Gratifikasi Bupati Non Aktif Amril Mukminin dilakukan secara virtual.Terdakwa Suami Sendiri, Bakal Cabup Bengkalis Kasmarni Mundur Jadi Saksi
  IlustrasiHakim Tunda Sidang Eksepsi Eks Sekda Kuansing
IlustrasiTerseret Kasus Dugaan Korupsi Rp10,4 Miliar, Balon Kepala Daerah Kuansing Akan Dihadirkan di Persidangan
KPKSidang Lanjutan Kasus Korupsi Amril Mukminin, KPK Bakal Hadirkan Kasmarni Jadi Saksi

 
Berita Lainnya :
  • Kasus Covid-19 Pekanbaru Masih Tinggi, Kadiskes Riau: Tunggu PSBM Selesai
  • Guru TK Dajjal! Tusuk 25 Muridnya Pakai Jarum hingga Beri Racun, Akhirnya Dihukum Mati
  • Ini Pesan dan Himbauan Kapolres Inhu Ketika Sambangi Posko Paslon Nomor Urut 2
  • Satu Warga Binaan Rutan Dumai Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
  • Masyarakat Diminta Objektif dan Rasional Menilai Penolakan RAPBD P Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved