www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Dokter Aisah Bee Minta Kebobrokan Dokter Silvy di RSUD Kepulauan Meranti Dibongkar
 
Penyebar Kabar Hoax Corona Pidana Penjara 6 Tahun dan Denda Rp1 Miliar
Minggu, 22 Maret 2020 - 15:07:37 WIB
Kasat Reskrim AKP Polres Inhil, Indra Lamhot Sihombing, SIK
Kasat Reskrim AKP Polres Inhil, Indra Lamhot Sihombing, SIK

TEMBILAHAN - Polres Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) imbau masayarakat baik pengguna media sosial dan lain sebagainya untuk tidak menyebarkan kabar hoax atau bohong terkait covid-19/corona virus yang bisa meresahkan orang banyak.

Jika hal tersebut didapat pihak Reskrim Polres Inhil, pelaku penyebar hoax bisa terancam Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE. 

Didalam pasal itu disebutkan setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.

“Tim cyber kami yang akan memonitor perkembangan aktivitas pengguna media sosial khususnya di Kabupaten Inhil,” kata Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing, SIK, Minggu (22/3/2020). 

Hal ini untuk menyikapi banyak informasi dan konten terkait corona yang beredar di medsos yang masih dipertanyakan kebenarannya.

Dikatakannya, perkembangan terkini virus corona atau covid 19 yang memang menjadi trend publik, kepolisian khususnya Sat Reskrim Polres Inhil beserta jajaran jika terdapat pengguna akun media sosial yang mengabarkan hoaks akan ditindak dengan tegas sesuai UU yang berlaku.

“Apabila ditemukan hal - hal yang bersifat meresahkan, maka kami akan pantau dan dalami lebih lanjut. Berkenaan juga dengan konten atau status yang meresahkan dengan adanya covid 19 khususnya di Kabupaten Inhil,” lanjutnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak percaya secara langsung dengan informasi dan konten terkait corona yang tersaji di dunia maya.

“Masyarakat harus cek kebenarannya khususnya ke Dinas Kesehatan atau rumah sakit setempat untuk mengetahui kebenaran lebih lanjut mengenai informasi tersebut yang beredar,” tutupnya.

Penuli : Yendra
Editor : Fauzia 






Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Dua pelaku investasi bodong di Inhil.Dua Pelaku Investasi Bodong di Inhil Diciduk Polisi
IlustrasiSidang Kasus Karhutla Riau, PT SSS Dituntut Denda Rp60 Miliar Lebih
Kasat Reskrim AKP Polres Inhil, Indra Lamhot Sihombing, SIKPenyebar Kabar Hoax Corona Pidana Penjara 6 Tahun dan Denda Rp1 Miliar
  IlustrasiAskeb PT TI Terdakwa Karhutla, Dituntut Dua Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar
Gelar perkara kasus Karhutla via video telekonferensi.ILC Gelar Perkara Khusus Kasus Karhutla Via Video Teleconference
Pelaku yang diamankan polisi.Polisi Tangkap Pelaku Pencuri Uang Rp80 Juta Milik Jemaat saat Imlek di Inhil

 
Berita Lainnya :
  • Dokter Aisah Bee Minta Kebobrokan Dokter Silvy di RSUD Kepulauan Meranti Dibongkar
  • Sembuh dari Covid-19, Pencalonan Said Hasyim - Abdul Rauf Dilanjutkan
  • Delapan Anggota Dewan Positif Covid-19, DPRD Pekanbaru Tetap Gelar Paripurna
  • Lagi, Tim Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19 Dumai Jaring 24 Masyarakat Tidak Pakai Masker
  • Dokter di Riau Lagi-lagi Meninggal Dunia karena Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved