www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Pembak Kuansing Akan Surati Kementerian Pariwisata Terkait Pelaksanaan Pacu Jalur
 
Kejari Rohil Ungkap Kasus Rudi Hartono Murni ITE Bukan Karya Wartawan
Rabu, 18 Maret 2020 - 16:20:04 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

BAGANSIAPIAPI - Kasus Rudi Hartono terkait masalah meminta proyek ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Rohil yang tak terpenuhi hingga akhirnya memposting ke Media Sosial Facebook bukan ranah Jurnlistik, melainkan pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). 

Saat ini kasus tengah bergulir di Pengadilan Negeri Ujung Tanjung dan sudah masuk tahapan mendengarkan keterangan berbagai saksi ahli.

Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Gaos Wicaksono SH didampingi Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Dian Afandi Panjaitan dan Kasipidum Zulham Pardamean Pane SH dan Jaksa Maruli Sitanggang SH dan Niki Junesmero mengatakan, Rabu (18/3) bahwa dakwaan terhadap tersangka terkait UU ITE.

Bahkan kasus ini sudah dinyatakan lengkap dengan mengumpulkan lima alat bukti baik dari keterangan pelapor maupun keterangan Forensik Medan terkait postingan Rudi Hartono di Jejaring Sosial Facebook milik akun pribadinya.

Terdakwa Rudi Hartono dilaporkan Kadis PUTR Kabupaten Rokan Hilir ke polisi terkait postingan diakun medsos FB, pada tanggal 7 September 2018 yang berbunyi "Anggaran APBD Mubazir Sia-sia Uang Rakyat yang Dikelola Proyek PUTR Tahun akhir 2017 di Era Kadis.Jon Safrindow Pagu Anggaran RP.13 Miliar baru saja dikerjakan kondisi sudah retak-retak".

Hasil investigasi kedua fisik jembatan tersebut justru retak retak semakin menjalar mencapai 70% lokasi jembatan parit cincin pinggir sungai rokan baru & sudah dipanggil PPTK apakah kasus laporan LSM ke Kejari Rohil sudah masuk angin kah? Pak Jamwas Kejagung.

Tolong Monitoring Kinerja Kejari Rohil yang baru menjabat..dan disertai dengan video lokasi jembatan.

Dalam kasus ini, terdakwa Rudi Hartono dijerat dalam Pasal 27 Ayat (3) Jounto Pasal 45 Ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Jadi penegasan kita bahwa kasus ini berdasarkan data dari penyidik dan kita tindaklanjuti adanya dugaan pelanggaran kasus ITE oleh terdakwa," kata Kajari.

Dalam Fakta persidangan, menurut keterangan Kadis PUTR bahwa terdakwa sempat menemuinya dan meminta proyek dan apabila tidak dipenuhi maka akan melakukan menaikkan kasus. Namun hal itu tidak diindahkan Jon dan akhirnya terdakwa melakukan sebagaimana bunyi ancamannya tersebut.

Setelah diunggah ke Facebook, terdakwa Rudi Hartono sempat menghapus postigannya itu namun pihak hukum bisa melihat kembali berdasarkan data dari Forensik Kota Medan.

Keterangan Jon Syafrindow juga sama sekali tidak dibantah oleh Terdakwa saat persidangan terkait hal meminta proyek apabila tidak diberikan maka akan diunggah ulang. Dan hal itu terjadi bahwa Rudi Hartono kembali mengunggah sampai enam (6) kali dengan akun Facebook yang sama.

Sampai saat ini berbagai ahli sudah dihadirkan diantaranya Ahli Pidana, Ahli IT dan Ahli Bahasa. Para saksi sudah memaparkan sesuai tupoksinya dan didengarkan oleh hakim, Penasehat Hukum dan Terdakwa.

Kajari menambahkan bahwa sama sekali tidak ada upaya kriminalisasi, pasalnya kasus ini berjalan sesuai ketentuan hukum. Pihak Kejaksaan sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga melakanakan tugas sesuai tupoksinya.

Kasipidum Zulham Pardamean Pane,SH mengatakan bahwa kasus ini murni penyalahgunaan media sosial dan dilaporkan oleh korban yang merasa nama baiknya dicemarkan. 

"Kita sangat paham tugas jurnalistik, dalam kasus ini murni unggahan pribadi dan bukan kasus pemberitaan dan juga bukan kasus korupsi. Kita pidana umum jadi tidak ada kaitan kasus ini dengan korupsi," tegasnya.

Bahkan dalam kasus ini pihak Kejaksaan memperilakan pihak terdakwa untuk menghadirkan Ahli A de Charge pada Senin pekan depan, untuk menyampaikan pendapatnya terkait kasus ITE yang tengah berjalan.

"Sidang terbuka untuk umum dan bisa disaksikan oleh siapapun dan sekali lagi kita tegaskn bahwa ini bukan kasus pemberitaan dan korupsi ini kasus ITE." pungkasnya. (rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiBerkas Dugaan Korupsi Kerja Sama Media di Rohil Dikembalikan
 Eksekusi lahan 453 hektar atas nama Ir Siswaja Muldjadi alias Aseng di Kepenghuluan Teluk Bano, Kecamatan Bangko Pusako. Kejari Rohil Eksekusi 453 Hektar Lahan Milik Aseng
Foto : KompasKasus Baiq Nuril, Sudah Benarkah Penerapan UU ITE?
  IlustrasiKasus UU ITE UAS Masuk Tahap II, Jony Boyok Tak Ditahan
Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) memusnakan barang bukti (BB) dari 354 kasus.Kejari Rohil Musnahkan Barang Bukti dari 354 Perkara
Jony BoyokPekan Ini Polda Riau Periksa Jony Boyok sebagai Tersangka Pelanggaran UU ITE

 
Berita Lainnya :
  • Pembak Kuansing Akan Surati Kementerian Pariwisata Terkait Pelaksanaan Pacu Jalur
  • Kabar Gembira, RSUD Arifin Ahmad Pulangkan Satu Pasien Covid-19 Terakhir Dirawat
  • PPDB Tingkat SD dan SMP Negeri di Pekanbaru Dibuka 1-7 Juli 2020
  • Bobol Karaoke dan Kafe di Pekanbaru, Doyok Diamankan Polisi
  • Besok Citilink Terbang Lagi, Penumpang Cek Kembali Kelengkapan Dokumen
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved