www.halloriau.com

Hukrim
BREAKING NEWS :
Pjs Bupati Rohil Puji Ketegasan Satgas Covid-19 dalam Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan
 
PN Kelas II Rengat Eksekusi Lahan 160 Hektare di Desa Lubuk Batu Tinggal
Selasa, 17 Maret 2020 - 11:59:37 WIB
 Proses eksekusi 160 Ha lahan yang dilakukan PN Kelas II Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (16/3/2020) siang.
Proses eksekusi 160 Ha lahan yang dilakukan PN Kelas II Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (16/3/2020) siang.

INHU - Pengadilan Negeri (PN) Rengat Klas II melakukan eksekusi lahan seluas 160 Hektare yang berada di Desa Lubuk Batu Tinggal Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (16/3/2020) siang.

Pantauan halloriau.com, pelaksanaan eksekusi di lokasi berjalan lancar. Eksekusi dilakukan berdasarkan keputusan PK (Peninjauan Kembali) yang memenangkan H. Djafar Tambak Dkk terhadap tergugat Sutikno Dkk.

Eksekusi ini di bawah pengawalan aparat kepolisian dari Polres lnhu dan Polres Pelalawan, dan dari Kodim 0302 lnhu, serta dari Koramil 04 Pasir Penyu, Kabupaten lnhu.

Dari Polres lnhu dipimpin langsung oleh Kapolres lnhu AKBP Efrizal S.lk, dari Polres Pelalawan dipimpin oleh Waka Polres Pelalawan, dan dari Kodim 0302 lnhu dipimpin oleh Danramil 04 Pasir Penyu Kapten HB Sitepu.

"Eksekusi ini pada awalnya akan dilaksanakan pada Senin (9/3/2020) berdasarkan surat nomor : W4.U4/475/HK.02/lll/2020 tanggalkan 2 Maret 2020, namun ditunda hingga Senin (16/3/2020) berdasarkan surat nomor : B/685/lll/PAM.2.1./2020/Tools tanggal 5 Maret 2020 tentang penundaan eksekusi," ujar Ketua PN Rengat Darma Indo Damanik melalui Panitera juru sita PN Rustam SH.

Rustam selaku pihak yang mendapat perintah dari Ketua PN Rengat dengan didampingi oleh dua orang saksi dari PN Rengat yaitu Surata dan Buhari (Juru Sita PN Rengat) membacakan penetapan eksekusi tersebut.

“Penetapan ini berdasarkan surat nomor : 5/Pdt.Eks/2018/PN.Rgt tanggal 17 September 2018 tentang penetapan pelaksanaan eksekusi,” katanya.

Saat dibacakan, sebanyak 160 Ha itu terdiri dari 80 sertifikat, pembacaan juga disaksikan langsung oleh pihak pemohon H. Djafar Tambak Cs dan pihak termohon Sutikno Cs.

Selanjutnya dilakukan pengosongan yang telah ditanami pohon kelapa sawit tersebut dengan menggunakan 8 unit ekscavator.

Sementara itu, Camat Lubuk Batu Jaya Triyatno dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada penetapan tapal batasa antara Kabupaten lnhu dan Pelalawan, begitu juga Desa Lubuk Batu Tinggal dengan Desa Bagan Limau.

“Surat pengajuan tapal batas antara Desa Lubuk Batu Jaya (Inhu) dengan Desa Bagan Limau (Pelalawan) ini sudah sampai ke Dirjen maupun Mendagri, namun belum ada keputusan nya,” pungkas Triyatno.

Meski dilakukan pembacaan oleh PN, eksekusi sempat mendapat perlawanan dari pihak termohon Sutikno melalui kuasa hukumnya yang membantah jika lokasi lahan adalah yang dieksekusi tersebut.

Menurut termohon, di dalam amar putusan jelas mengatakan bahwa lokasi lahan yang dieksekusi berada di Desa Lubuk Batu Tinggal, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten lnhu, sedangkan lahan milik Sutikno berada di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Penulis : Andri
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Eksekusi lahan yang dilakukan aparat terhadap lahan yang diklaim masih milik warga.Walau Diprotes, PT Wanasari Nusantara Tetap Eksekusi Lahan, Warga Bakal Lapor ke Polda Riau
IlustrasiTersangka Sengketa Lahan di Bukit Raya Laporkan Kasat Reskrim ke Propam Polda Riau
Imannuel MP SiraitIni Kata Humas PN Rengat Terkait Larangan Mendokumentasi Proses Sidang
  Suasana sidang gugatan PT SSS.PN Rengat Gelar Sidang Perdana Gugatan Penerbitan Izin PKS PT SSS oleh Pemkab Inhu
 Proses eksekusi 160 Ha lahan yang dilakukan PN Kelas II Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (16/3/2020) siang.PN Kelas II Rengat Eksekusi Lahan 160 Hektare di Desa Lubuk Batu Tinggal
Sengketa lahan yang lumpuhkan mata pencaharian petani.Konflik Sengketa Lahan Dua Korporasi Besar di Pelalawan, Lumpuhkan Mata Pencaharian Petani

 
Berita Lainnya :
  • Pjs Bupati Rohil Puji Ketegasan Satgas Covid-19 dalam Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan
  • PGN Jaga Kinerja Operasional Positif Selama Masa Covid-19
  • Program Polri Peduli, Kapolres Inhu Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Batang Cenaku
  • Total Pasien Positif Hampir 8.000, Berikut Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19 di Riau
  • Terlibat Politik Praktis, Honorer di Kepulauan Meranti Bakal Kena Sanksi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved