www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
PPDB Tingkat SD dan SMP di Pekanbaru Masih Terapkan Sistem Zonasi
 
Identitas Pelaku Diduga Terlibat Pembalakan Liar di SM Giam Siak Kecil Sudah Diketahui
Jumat, 13 Maret 2020 - 15:11:28 WIB
Ilustrasi. Foto: Antara
Ilustrasi. Foto: Antara

PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyatakan sudah mengantongi identitas pelaku yang diduga terlibat pembalakan liar di kawasan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau, Heru Sutmantoro di Pekanbaru, Jumat, mengatakan identitas pelaku diketahui pada saat penggerebekan 10 pondok pembalak liar dalam operasi penertiban pada awal pekan ini. Petugas menemukan kartu KTP yang tertinggal oleh pelaku dilokasi tersebut.

"Pelaku orang-orang Lampung, kita ada KTP orang Lampung tertinggal di gubuk," katanya dikutip dari antarariau.

Ia mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Dalam operasi tiga hari di kawasan konservasi tersebut, tim BBKSDA Riau nihil menangkap pelaku pembalakan liar. Mereka hanya menemukan 10 gubuk pembalak dalam kondisi kosong di daerah yang disebut Kampung 40 di dalam kawasan tersebut.

Ia menduga kuat ada oknum yang selalu membocorkan rencana operasi penertiban, sehingga pelaku selalu kabur ketika petugas datang.

"Pelaku 'gak ada. Itu yang sejak dulu Kampung 40 banyak mata-mata. Kita masuk sudah kosong, gubuk masih ada. Peralatannya juga disembunyikan, itu kita cari," ujarnya.

Ia mengatakan di lokasi tersebut tim menemukan menara berupa antena pengungat sinyal yang dibuat oleh pembalak liar. Hal itu memungkinkan para pelaku masih bisa menerima pesan singkat SMS telepon seluler.

"Menara tinggi di pohon-pohon sekitar 10-20 meter, dibikin kayak tangga," katanya.

Menurut dia, kejahatan lingkungan tersebut dilakukan oleh pelaku yang sudah terbiasa dan terorganisir. Mereka mengolah kayu dalam bentuk papan dan broti di dalam hutan. Kemudian menggunakan sepeda kargo, berupa sepeda motor yang dimodifikasi untuk mengangkut kayu olahan.

Sepeda kargo tersebut berjalan di rel yang dibuat pelaku menuju kanal. Dari kanal tersebut kayu olahan dibentuk rakit dan didorong dengan sampan.

Tim BBKSDA Riau memusnahkan 10 gubuk dan 10 sepeda kargo dengan cara membakarnya. Sedangkan, sekitar 10 meter kubik kayu alam bermacam-macam jenis dihancurkan dengan cara dicincang dengan gergaji mesin. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Barang bukti Belangkas siap dimusnahkan.Dijadikan Obat Kuat, BBKSDA Riau Kubur 1.500 Belangkas
IlustrasiHarimau Kembali Tampakkan Diri di Riau, Terkam Sapi Warga di Sekitar Pemukiman
IlustrasiBBKSDA Riau Buru Harimau Muncul di Pemukiman Warga Inhil, 6 Ekor Ternak Diduga Jadi Mangsa
  Burung merak yang berhasil diselamatkanBBKSDA Riau Telusuri Pelanggaran Hukum Penjualan Burung Merak
IlustrasiHarimau Pemangsa 6 Ternak Warga Inhil Diperkirakan Masih Remaja
IlustrasiKesulitan Temukan Harimau Pembunuh Warga Inhil, BBKSDA Turunkan Pawang

 
Berita Lainnya :
  • PPDB Tingkat SD dan SMP di Pekanbaru Masih Terapkan Sistem Zonasi
  • Insentif Dokter Covid-19 Rp 15 Juta Per Bulan Kenapa Belum Cair ?
  • Walikota Pekanbaru Buka Kembali Aktivitas di Rumah Ibadah
  • BMKG Prediksi Riau Diguyur Hujan hingga Dinihari Besok
  • PT Kliring Berjangka Indonesia Siapkan Protokol Menuju “New Normal”
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved