www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
171 Orang Kena Sanski Akibat Abaikan Aturan PSBM di Kecamatan Tampan
 
Keluarga Pria Tewas Ditembak karena Mengamuk di Mapolres Meranti Minta Polisi ke Rumahnya
Kamis, 12 Maret 2020 - 22:17:46 WIB
Jenazah Abdul Hamid yang akan dibawa ke rumah duka  
Jenazah Abdul Hamid yang akan dibawa ke rumah duka 

SELATPANJANG - Pihak keluarga Abdul Hamid (43) pria yang tewas bersimbah darah dengan sebilah pisau di tangannya di Polres Meranti ternyata ada permintaan khusus kepada polisi.

Anak pertama korban yang bernama Setiawan Ardi Wiranata ketika diwawancara saat berada di RSUD Kepulauan Meranti mengaku pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian sang ayah.

"Intinya ini sudah terjadi, mau kita rubah tidak bisa juga. Kita serahkan saja agar kejadian ini diproses bagaimana bagusnya. Bila hukum tetap hukum," ujar Setiawan.

Dirinya juga meminta agar proses hukum terkait kejadian yang menimpa sang ayah agar tetap dilakukan dengan seadil-adilnya.

"Kalau memang ada pelanggaran hukum maka diproses seadil-adilnya. Dan kepada pihak kepolisian agar tetap melakukan proses penyidikan dan penyelidikan," ujar Setiawan.

Setiawan juga menyampaikan permintaan khusus terkait peristiwa berdarah yang menimpa sang ayah.

"Orangtua saya (ibu, red) itu pesan, penembaknya ini harus ke rumah, istilahnya silaturahmi," kata Setiawan.

Dikatakan Setiawan, saat ini sang ibu masih bingung dengan informasi terkait meninggalnya sang suaminya.

Setiawan mengatakan bahwa ibunya ingin mengetahui secara langsung kejadian yang terjadi dari polisi bersangkutan yang ada di lokasi.

"Orang tua ini (sang ibu,red) mau tanya, dia ingin tahu kayak mana ini, bukan niat jahat untuk apa-apa nggak. Cuman mau tanya kok bisa sefatal itu," tutur Setiawan.

Setiawan juga memastikan permintaan itu adalah bagian silaturahmi dari polisi yang bersangkutan terhadap keluarga mereka.

"Saya minta yang pelaku ini datanglah ke rumah, temui ibu saya. Jadi biar ibu saya inipun jelas tahunya tidak dari orang," ujar Setiawan.

Setiawan memastikan bahwa tidak akan terjadi apa-apa bila polisi yang bersangkutan datang ke rumahnya.

Walaupun dikatakan sang ibu memiliki karakter keras, Setiawan memastikan bahwa situasi akan kondusif dan baik- baik saja.

"Ibaratnya mamak saya ini orangnya memang keras, jadi apabila nanti ntah dirinya berontak insya Allah saya akan tenangkan," tutur Setiawan.

Sebelumnya jenazah Abdul Hamid dibawa ke RSUD untuk dilakukan otopsi dan pengambilan proyektil yang bersarang di tubuhnya.

Otopsi yang dilakukan tim Forensik Bid Dokkes Polda Riau itu dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Riau, Kombes dr Adang Azhar DFM, Sp. F dan Kasubbid Yanmed Dokkes RS Bhayangkara Polda Riau Kompol Supriyanto beserta 4 dokter lainnya. 

Saat ini terhadap jenazah sudah dikebumikan pada Rabu (11/3/2020) sore di pemakaman Desa Alah Air, Kecamatan Tebingtinggi. Diketahui korban meninggalkan 3 orang anak yaitu 1 orang laki-laki dan 2 perempuan.

Penulis:Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah







Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kuasa hukum Bupati Kepulauan Meranti, Bonny Nofriza SH.Dilaporkan Balik, Kuasa Hukum Bupati Kepulauan Meranti Sebut Itu hanya Opini dan Karangan Belaka
Barang bukti ribuan roll bahan tekstil di Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti berhasil diamankan petugas.Bea Cukai dan TNI Berhasil Gagalkan Penyelundupan Tekstil Senilai Rp 13 Miliar di Kepulauan Meranti
Penyerahan remisi kepada warga binaan di Lapas Kelas IIB Selatpanjang.187 Napi di Kepulauan Meranti Dapat Remisi HUT RI
  Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan dan Kuasa Hukum SA, Ahmad Yusuf SHKasus Makelar CPNS, Bupati Meranti Malah Dilaporkan Balik ke Polisi Dugaan Gratifikasi
Pelaku pencabulan anak di bawah umur berhasil diringkus di rumahnya oleh personel Polsek Merbau.Dicabuli Tetangga hingga Tiga Kali, Anak Bawah Umur di Kepulauan Meranti Hamil 4 Bulan
Tim Patroli Operasi Laut Khusus Perbatasan (Border Safe Guard) wilayah Riau berhasil melakukan penindakan penyelundupan pakaian bekas di Desa Melai, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan MerantiPatroli Bersama, Bea Cukai Amankan Ratusan Karung Pakaian Bekas di Rangsang, Kepulauan Meranti

 
Berita Lainnya :
  • 171 Orang Kena Sanski Akibat Abaikan Aturan PSBM di Kecamatan Tampan
  • Lanal Dumai Amankan 10,75 Kg Sabu dalam Kemasan Teh, Dua Tersangka Diringkus
  • Saat Pandemi, Berikut Tips Donor Darah dan Pantangan Setelahnya
  • Hari Ini Sebagian Wilayah Riau Akan Diguyur Hujan
  • Peringati HUT ke-65 Lantas, Polres Inhu Bangun Rumah untuk Seorang Warga Desa Sungai Baung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved