www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Empat Hari Berturut-turut Pekanbaru Nihil Tambahan Kasus Corona
 
Keluarga Pria Tewas Ditembak karena Mengamuk di Mapolres Meranti Minta Polisi ke Rumahnya
Kamis, 12 Maret 2020 - 22:17:46 WIB
Jenazah Abdul Hamid yang akan dibawa ke rumah duka  
Jenazah Abdul Hamid yang akan dibawa ke rumah duka 

SELATPANJANG - Pihak keluarga Abdul Hamid (43) pria yang tewas bersimbah darah dengan sebilah pisau di tangannya di Polres Meranti ternyata ada permintaan khusus kepada polisi.

Anak pertama korban yang bernama Setiawan Ardi Wiranata ketika diwawancara saat berada di RSUD Kepulauan Meranti mengaku pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian sang ayah.

"Intinya ini sudah terjadi, mau kita rubah tidak bisa juga. Kita serahkan saja agar kejadian ini diproses bagaimana bagusnya. Bila hukum tetap hukum," ujar Setiawan.

Dirinya juga meminta agar proses hukum terkait kejadian yang menimpa sang ayah agar tetap dilakukan dengan seadil-adilnya.

"Kalau memang ada pelanggaran hukum maka diproses seadil-adilnya. Dan kepada pihak kepolisian agar tetap melakukan proses penyidikan dan penyelidikan," ujar Setiawan.

Setiawan juga menyampaikan permintaan khusus terkait peristiwa berdarah yang menimpa sang ayah.

"Orangtua saya (ibu, red) itu pesan, penembaknya ini harus ke rumah, istilahnya silaturahmi," kata Setiawan.

Dikatakan Setiawan, saat ini sang ibu masih bingung dengan informasi terkait meninggalnya sang suaminya.

Setiawan mengatakan bahwa ibunya ingin mengetahui secara langsung kejadian yang terjadi dari polisi bersangkutan yang ada di lokasi.

"Orang tua ini (sang ibu,red) mau tanya, dia ingin tahu kayak mana ini, bukan niat jahat untuk apa-apa nggak. Cuman mau tanya kok bisa sefatal itu," tutur Setiawan.

Setiawan juga memastikan permintaan itu adalah bagian silaturahmi dari polisi yang bersangkutan terhadap keluarga mereka.

"Saya minta yang pelaku ini datanglah ke rumah, temui ibu saya. Jadi biar ibu saya inipun jelas tahunya tidak dari orang," ujar Setiawan.

Setiawan memastikan bahwa tidak akan terjadi apa-apa bila polisi yang bersangkutan datang ke rumahnya.

Walaupun dikatakan sang ibu memiliki karakter keras, Setiawan memastikan bahwa situasi akan kondusif dan baik- baik saja.

"Ibaratnya mamak saya ini orangnya memang keras, jadi apabila nanti ntah dirinya berontak insya Allah saya akan tenangkan," tutur Setiawan.

Sebelumnya jenazah Abdul Hamid dibawa ke RSUD untuk dilakukan otopsi dan pengambilan proyektil yang bersarang di tubuhnya.

Otopsi yang dilakukan tim Forensik Bid Dokkes Polda Riau itu dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Riau, Kombes dr Adang Azhar DFM, Sp. F dan Kasubbid Yanmed Dokkes RS Bhayangkara Polda Riau Kompol Supriyanto beserta 4 dokter lainnya. 

Saat ini terhadap jenazah sudah dikebumikan pada Rabu (11/3/2020) sore di pemakaman Desa Alah Air, Kecamatan Tebingtinggi. Diketahui korban meninggalkan 3 orang anak yaitu 1 orang laki-laki dan 2 perempuan.

Penulis:Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah







Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiBulan Ramadan, Paman di Kepulauan Meranti Malah Cabuli Keponakannya Saat Tidur
Kondisi teras rumah warga yang diseruduk mobil patroli milik Polres Kepulauan Meranti.Diduga Hilang Kendali, Mobil Patroli Polres Kepulauan Meranti Tabrak Rumah Warga
Petugas lakukan pemadaman di lahan terbakar.Karhutla di Tengah Corona, Api Lahap 20 Hektar Lahan di Meranti
  Mobil patroli tabrak rumah warga di Selatpanjang.Mobil Patroli Polisi Tabrak Pagar Rumah Warga di Selatpanjang Ternyata karena Hindari Sepeda Motor
Pencarian korban yang diterkam buaya masih dilakukan dan baru potongan kaki yang baru ditemukanDitemukan Potongan Kaki, Warga Kepulauan Meranti yang Diterkam Buaya Masih Dalam Pencarian
Ilustrasi.Gunakan Ijazah SD Palsu, Oknum Kades di Kepulauan Meranti Dipolisikan dan Terancam Diberhentikan

 
Berita Lainnya :
  • Empat Hari Berturut-turut Pekanbaru Nihil Tambahan Kasus Corona
  • China Akhirnya Akui Simpan Virus Corona di Laboratorium, Sebut Mustahil Terjadi Kebocoran
  • BMKG Deteksi 16 Hotspot di Sumatera, 2 Titik Ada di Riau
  • Hari Ini Riau Nihil Kasus Baru Corona, Total Pasien Positif Masih 111 Orang
  • Hari Raya Idul Fitri, TMC di Riau Tetap Dilaksanakan, Total Volume Hujan Capai 33,8 Juta M3
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved