www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Peringati HUT ke-65 Lantas, Polres Inhu Bangun Rumah untuk Seorang Warga Desa Sungai Baung
 
Satu Proyektil Diangkat dari Tubuh Abdul Hamid, Pria Selatpanjang yang Ditembak karena Serang Petugas
Kamis, 12 Maret 2020 - 19:17:47 WIB
Jenazah Abdul Hamid yang akan dibawa ke rumah duka  
Jenazah Abdul Hamid yang akan dibawa ke rumah duka 

SELATPANJANG -Tim dokter Forensik Bid Dokkes Polda Riau telah melakukan autopsi terhadap jenazah Abdul Hamid (43). Polisi menemukan satu proyektil bersarang di tubuh korban yang tewas ditembak aparat karena menyerang petugas dengan senjata tajam.

"Saya cuma ditugaskan untuk mengeluarkan proyektil yang berada di dalam tubuh korban. Cuma ada satu proyektil, ketika sudah dikeluarkan itu sebagai barang bukti nanti untuk bahan penyidik," kata Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Riau, Kombes dr Adang Azhar DFM, Sp. F, Kamis (12/3/2020) sore di Selatpanjang.

Soal di bagian tubuh yang mana terkena tembakan, Adang enggan menjelaskannya kepada media.

"Kalau yang itu nggak usahlah ya, yang penting proyektilnya sudah diambil, itu saja tugas saya," ujarnya.

Proses otopsi yang berlangsung selama satu jam itu dilakukan di kamar mayat RSUD Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang yang dimulai sekira pukul 16:00 WIB.

Otopsi yang dilakukan tim Forensik Bid Dokkes Polda Riau itu dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Riau, Kombes dr Adang Azhar DFM, Sp. F dan Kasubbid Yanmed Dokkes RS Bhayangkara Polda Riau Kompol Supriyanto beserta 4 dokter lainnya. 

Dari pantauan di lapangan, terlihat dalam proses otopsi tersebut, terlihat Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufik Luqman Nurhidayat, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Ario Damar, Kapolsek Tebingtinggi, Iptu Aguslan, Direktur RSUD, Hj Ria Sari, Kepala Seksi Yanmed RSUD Meranti, dr Aisyah Bee, dan beberapa kerabat serta keluarga korban.

Selesai diotopsi, jenazah Abdul Hamid langsung dimandikan dan dikafani. Setelah itu pihak keluarga langsung membawa jenazah ke rumah duka untuk disalatkan dan kemudian dikebumikan.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria warga Desa Alah Air, Kecamatan Tebingtinggi Kepulauan Meranti yang diketahui bernama Abdul Hamid  meninggal dunia akibat ditembak oleh anggota polisi karena diduga menyerang anggota kepolisian saat diamankan di Polres Kepulauan Meranti, Rabu, (18/3/2020) sekira pukul 17:30 WIB.

Peristiwa itu diduga dipicu karena korban merasa sakit hati motornya ditilang polisi saat digelar razia kelengkapan sepeda motor di Jalan Alah Air.

Hamid meregang nyawa setelah ditembak oleh Brigadir Tommy dari jarak satu meter karena dianggap melawan dan mengeluarkan pisau dari pinggangnya. Korban akhirnya tewas tergeletak dengan pisau masih di tangannya.

Korban dipastikan meninggal setelah pihak kepolisian meminta dokter untuk memeriksa kondisi jasad korban.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kuasa hukum Bupati Kepulauan Meranti, Bonny Nofriza SH.Dilaporkan Balik, Kuasa Hukum Bupati Kepulauan Meranti Sebut Itu hanya Opini dan Karangan Belaka
Barang bukti ribuan roll bahan tekstil di Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti berhasil diamankan petugas.Bea Cukai dan TNI Berhasil Gagalkan Penyelundupan Tekstil Senilai Rp 13 Miliar di Kepulauan Meranti
Penyerahan remisi kepada warga binaan di Lapas Kelas IIB Selatpanjang.187 Napi di Kepulauan Meranti Dapat Remisi HUT RI
  Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan dan Kuasa Hukum SA, Ahmad Yusuf SHKasus Makelar CPNS, Bupati Meranti Malah Dilaporkan Balik ke Polisi Dugaan Gratifikasi
Pelaku pencabulan anak di bawah umur berhasil diringkus di rumahnya oleh personel Polsek Merbau.Dicabuli Tetangga hingga Tiga Kali, Anak Bawah Umur di Kepulauan Meranti Hamil 4 Bulan
Tim Patroli Operasi Laut Khusus Perbatasan (Border Safe Guard) wilayah Riau berhasil melakukan penindakan penyelundupan pakaian bekas di Desa Melai, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan MerantiPatroli Bersama, Bea Cukai Amankan Ratusan Karung Pakaian Bekas di Rangsang, Kepulauan Meranti

 
Berita Lainnya :
  • Peringati HUT ke-65 Lantas, Polres Inhu Bangun Rumah untuk Seorang Warga Desa Sungai Baung
  • Bikin Geger, Viral 2 Pria Jadi "Pengantin" di Rohil, Polisi Turun Tangan
  • Masih Bandel, Pemilik Usaha di Inhu Siap-siap Kena Sanksi Administrasi
  • 9.588 UKM di Pekanbaru Sudah Dikirim untuk Terima Bantuan
  • Gara-gara Susah Belajar Online, Bocah SD Tewas di Tangan Ibunya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved