www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
782 Pasien Positif Covid-19 di Siak Sembuh
 
Pria yang Ditembak Mati karena Serang Polisi di Meranti Diduga Tak Terima Motornya Dirazia
Kamis, 12 Maret 2020 - 09:40:51 WIB
Tulisan korban yang diposting di media sosial.
Tulisan korban yang diposting di media sosial.

SELATPANJANG - Seorang pria warga Desa Alah Air, Kecamatan Tebingtinggi Kepulauan Meranti yang diketahui bernama Abdul Hamid meninggal dunia akibat ditembak oleh anggota polisi karena diduga menyerang anggota kepolisian saat diamankan di Polres Kepulauan Meranti, Rabu, (11/3/2020) sekira pukul 17.30 WIB.

Peristiwa itu diduga dipicu karena korban merasa sakit hati motornya ditilang polisi saat digelar razia kelengkapan sepeda motor di Jalan Alah Air.

Hal itu pun diketahui dari postingan korban di salah satu media sosialnya, beberapa jam setelah motornya dirazia oleh anggota Satlantas Polres Kepulauan Meranti.

Dalam tulisannya di media sosial yang ditujukan kepada Kapolres, dia mengatakan jika dirinya lupa membawa helm saat mengantar anaknya pergi sekolah dan akhirnya motornya ditahan. Oleh petugas ia disuruh berjalan kaki untuk mencari helm.

Korban juga sempat mengancam jika motornya tidak diantar ke alamat yang dimaksud, maka dia akan mengambil tindakan diluar nalar.

"Selamat pagi bapak Kapolres bersama bapak kepala Pol Iantas. Mohon maaf yg sebesar2 ya tadi saya antar anak sekolah lupa bawak helem jadi saya suruh jalan kaki cari helem, sekarg saya berada di jalan perjuangan gg Abdul Rahman belakang masjit takwa, saya mohon yg menahan motor saya tadi di suruh memalukan kerumah kalo sampe jm 10 tidak di kembalikan saya tebas Ieher ya kalo jumapa nanti jagan salah kan saya ya pak kalo prajurit bapak bergelimpagan nantai saat ber rajia sekali lg maaf". Tulis Abdul Hamid di dinding media sosialnya.

Kronologis kejadian diceritakan langsung oleh Aipda Hendra yang menjabat sebagai Kanit II SPKT II dimana pada saat itu sedang bertugas di SPKT.

Dimana saat itu salah satu anggotanya Bripka Rizky Kurniawan meminta izin untuk pergi berobat. Setelah beberapa saat kemudian Bripka Rizky kembali ke Mapolres Kepulauan Meranti menggunakan sepeda motor dengan membonceng seseorang.

"Saat itu sekira jam lima anggota saya bernama Bripka Rizky Kurniawan minta izin untuk berobat karena kakinya sakit setelah itu tidak lama kemudian anggota saya balik ke kantor dengan membonceng seseorang yang tidak saya kenal dan saya menanyakan kepada anggota saya ada apa dengan dia, lalu dijawab dia telah berbuat rusuh di jalanan," cerita Hendra.

Dikatakan setelah di SPKT yang bersangkutan lalu dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat itu yang bersangkutan juga membawa paralon yang digunakan untuk berbuat kekacauan di jalan.

Dikatakan setelah di SPKT yang bersangkutan lalu dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat itu yang bersangkutan juga membawa paralon yang digunakan untuk berbuat kekacauan di jalan.

"Setelah Dibawa sama anggota dia bersikeras tidak mau tas sandang yang dibawanya diperiksa petugas sampai pada akhirnya pihak Reskrim datang  lalu dia mengajak Brigadir Tommy untuk berduel dan memukuli Tommy dengan paralon hingga patah," kata Hendra.

"Setelah mau diperiksa tas nya dia semakin brutal dan kembali mengajak anggota Reskrim berkelahi dan ketika Tommy ingin melerai dia memukul Tommy dan mengeluarkan pisau dari pinggangnya," ujarnya lagi.

Saat posisi antara keduanya tidak begitu jauh, Brigadir Tommy merasa terdesak dan terpaksa mengeluarkan senjata api untuk melumpuhkan korban dan akhirnya korban tewas tergeletak dengan pisau masih di tangannya.

Korban dipastikan meninggal setelah pihak kepolisian meminta dokter untuk memeriksa kondisi jasad korban.

"Dia dipastikan meninggal setelah tim dokter kami undang untuk memeriksa. Dan si celana korban juga tidak ditemukan identitas, selain itu pihak keluarga juga belum tampak datang untuk menjenguk," kata Hendra.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa kerumah duka dari RSUD Kepulauan Meranti untuk segera dimakamkan.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kuasa hukum Bupati Kepulauan Meranti, Bonny Nofriza SH.Dilaporkan Balik, Kuasa Hukum Bupati Kepulauan Meranti Sebut Itu hanya Opini dan Karangan Belaka
Barang bukti ribuan roll bahan tekstil di Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti berhasil diamankan petugas.Bea Cukai dan TNI Berhasil Gagalkan Penyelundupan Tekstil Senilai Rp 13 Miliar di Kepulauan Meranti
Penyerahan remisi kepada warga binaan di Lapas Kelas IIB Selatpanjang.187 Napi di Kepulauan Meranti Dapat Remisi HUT RI
  Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan dan Kuasa Hukum SA, Ahmad Yusuf SHKasus Makelar CPNS, Bupati Meranti Malah Dilaporkan Balik ke Polisi Dugaan Gratifikasi
Pelaku pencabulan anak di bawah umur berhasil diringkus di rumahnya oleh personel Polsek Merbau.Dicabuli Tetangga hingga Tiga Kali, Anak Bawah Umur di Kepulauan Meranti Hamil 4 Bulan
Tim Patroli Operasi Laut Khusus Perbatasan (Border Safe Guard) wilayah Riau berhasil melakukan penindakan penyelundupan pakaian bekas di Desa Melai, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan MerantiPatroli Bersama, Bea Cukai Amankan Ratusan Karung Pakaian Bekas di Rangsang, Kepulauan Meranti

 
Berita Lainnya :
  • 782 Pasien Positif Covid-19 di Siak Sembuh
  • Karimun Wagon R Dongkrak Penjualan Suzuki
  • Pertahankan Tradisi, Warga Sei Deras Goro Bangun Masjid Al-Wahdah
  • Edisi Terbatas, Mitsubishi Luncurkan Dua Xpander Edisi Serba Hitam
  • Putus Mata Rantai Covid-19, Disdukcapil Rohil Batasi Jam Pelayanan Petugas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved