www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Ini Sebaran 3.512 Kasus Positif Corona di 34 Provinsi, Riau Jadi 13
 
Polda Riau Gagalkan Kayu Illog 20 Ton yang Akan Dibawa ke Bengkalis
Selasa, 25/02/2020 - 14:38:47 WIB
Dua tersangka kayu illegal logging diamankan Polda Riau.
Dua tersangka kayu illegal logging diamankan Polda Riau.

PEKANBARU - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau, berhasil mengungkap kasus illegal logging sebanyak 20 ton kayu olahan campuran Meranti, di daerah Sungai Dedap, Kepulauan Meranti. Selain barang bukti, turut ditangkap tiga orang pelaku dari masyarakat sipil.

Direktur Polairud Polda Riau Kombes Pol Badaruddin kepada halloriau.com, Selasa (25/2/2020) siang mengatakan tiga pelaku yang ditangkap adalah orang suruhan pemilik kayu olahan.

"Kayu yang kita sita dari tiga orang pelaku illegal logging ini sekitar 20 ton atau 30 meter perkubik. Pelaku ini cuma sebagai penerima orderan mengambil kayu dari Sungai Dedap, Meranti," kata Badaruddin saat ekspos.

Tiga pelaku ini, di antaranya Ir, Sm dan Kh yang disuruh membawa kayu dari Kepulauan Meranti tujuan Kecamatan Ketam, Kabupaten Bengkalis. Menurut Badaruddin, pelaku baru sekali mendapatkan orderan ini dengan upah Rp800 ribu.

"Ngakunya baru kali ini melakukan, untuk upah Rp800 ribu tapi belum diterima pelaku. Kalau barang sudah sampai baru upah diserahkan," sambung Badaruddin yang didampingi Kasubdit Gakkum AKBP Wawan Setiyawan.

Lanjut Badaruddin pelaku mengambil kayu dengan cara menebang pohon di hutan Sungai Dedap. Lalu dipotong menjadi kayu olahan ditarik dengan menggunakan satu unit kapal pompong milik Sm. Pelaku ini melakukan aksinya di malam hari.

"Kayu ini jenis campuran Meranti diambil dari hutan lalu dibawa dengan kapal pompong miliknya Sm. Jadi kayu ditumpukkak dua lapis dalam air dan ditarik dengan kapal hingga tujuan Bengkalis," terang Badaruddin.

Kasus ini terungkap, setelah adanya informasi warga setempat, tentang maraknya penebangan kayu ilegal (illog) di daerah Sungai Dedep, Meranti. Tidak menunggu lama, aparat langsung patroli dan menemukan pelaku keluar denga membawa kayu.

Penulis : Helmi
Editor : Fauzia




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Penangkapan pelaku penyelundupan TKI dan TKA ilegal dari Riau tujuan Malaysia.Polda Riau Gagalkan Penyelundupan TKI dan TKA ke Malaysia di Tengah Pandemi Covid-19
IlustrasiOknum Kades di Kampar Terjaring OTT Satgas Pungli Polda Riau
Polisi amankan 4 orang tersangka dalam kasus ini.Polda Riau Tangkap Pelaku Penyelundupan 16 TKI Ilegal dari Malaysia ke Dumai
  Tersangka dan barang bukti 15 kg sabu yang diamankan.Polda Riau Kembali Amankan 15 Kg Sabu dari Tersangka Jaringan Internasional di Bengkalis
Ekspos kasus penangkapan TKI ilegal dari Malaysia.Polda Riau Tangkap Bos Penyelundupan TKI Ilegal dari Malaysia, Dijerat Pasal Berlapis dan TPPU
Salah satu korban.Tabrakan Motor di Selatpanjang, Dua Pengemudi Wanita Kritis dan Dilarikan ke RSUD Meranti

 
Berita Lainnya :
  • Ini Sebaran 3.512 Kasus Positif Corona di 34 Provinsi, Riau Jadi 13
  • DPP Pekanbaru terus Awasi Distributor Bahan Pokok Cegah Permainan Harga
  • Data Terbaru Corona Hari Ini: Kasus Positif Capai 3.512, 280 Meninggal
  • Nekat Langsungkan Pernikahan saat Lockdown, Polisi Serbu Lokasi Pesta, Pengantin dan Semua Tamu Ditangkap
  • Cegah Covid-19, SKK Migas dan Pertamina EP Salurkan Bantuan Hand Sanitizer
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved