www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Hari Raya Idul Fitri, 4 Pasien Positif Corona di Dumai Sembuh
 
Diceburin di Surprise Ulang Tahun, Dua Pelajar Tewas Tenggelam
Minggu, 23 Februari 2020 - 07:48:19 WIB
Kondisi Underpass Kulur yang selalu penuh air ketika musim hujan. Foto: Kompas
Kondisi Underpass Kulur yang selalu penuh air ketika musim hujan. Foto: Kompas

 KULON PROGO - Dua pelajar tewas, sementara 1 lainnya sempat kritis setelah tenggelam di underpass Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kejadian tersebut diduga berawal dari surprise yang ditujukan kepada salah satu korban tewas Riyan Hariyanto (15), yang berulang tahun Sabtu (22/2/2020). 

Selain Riyan, Tegar Kurohman (15) warga Tawangsari, Pengasih, juga tewas. Korban selamat namun sempat kritis bernama Ramli Saparudin (15), pelajar asal Bojong, Kulur.

Mulanya, tujuh anak berkumpul di tepi underpass. Selain tiga korban, ada Yoga, Angga, Fisya dan Tias. 

Underpass Kulur, begitu warga menyebutnya, selalu tergenang air semasa musim hujan.

Underpass berbentuk cekung dengan air terdalamnya bisa sampai 4 meter.

"Mereka hendak membuat surprise pada Riyan yang kebetulan ulang tahun hari ini," kata Kapolsek Temon, Komisaris Polisi Setyo Heri Purnomo, saat dihubungi, Sabtu (22/2/2020) dikutip dari kompas.

Namun, tidak tahu kalau Riyan tidak bisa berenang. Beberapa anak disebut ada yang tak setuju, tapi prank pun terjadi.

Ketika tahu Riyan tak bisa berenang, semuanya berusaha menolong bahkan ada yang sampai menceburkan diri untuk membantu.

Anak-anak yang perempuan mencari ban di bengkel terdekat untuk menyelamatkan mereka.

Mereka juga meminta tolong warga sekitar. 

"Bercanda boleh tapi harus mengingat kemampuan, apakah punya kemampuan menyelamatkan diri atau bisa menyelamatkan orang lain," kata Heri.

Dalam kasus kematian 2 pelajar ini, polisi masih menyelidiki kasus ini dengan memeriksa banyak saksi.

Sementara itu, Riyanto, kerabat dekat Riyan mengungkapkan, bahwa keluarga sangat sedih.

Sebab, keluarga Riyan sudah menyiapkan berbagai hal untuk perayaan ulang tahun, termasuk menyiapkan tumpeng hingga kuliner bakar.

Mereka berharap perayaan dilakukan di rumah saja.

Namun, Riyan tetap ikut temannya di hari ini. Tragedi memilukan pun terjadi.

Riyan tenggelam di underpass Sabtu sore. Setelah ditemukan, ia segera dibawa ke RS Wates.

"Kami bawa pulang ke rumah. Iya, alamat rumah di Sogan," kata Riyanto.

Underpass Kulur merupakan jalan di bawah jalur ganda kereta api yang masuk wilayah Pedukuhan Pulodadi.

Underpass dipakai kendaraan umum melintas, namun hanya bisa pada musim kemarau.

Underpass yang dibangun pada tahun 2012 berubah jadi kolam pada musim hujan karena air irigasi memenuhi underpass.

Karena penuh air, orang pun dilarang masuk ke sana. Namun, tanda larangan cuma sebatas tulisan tanpa pengaman berarti.

Kolam dadakan ini telah memakan korban tidak kali ini saja. Pada 1,5 tahun silam, seorang lansia pernah tercebur di sana dan meninggal. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kondisi Underpass Kulur yang selalu penuh air ketika musim hujan. Foto: KompasDiceburin di Surprise Ulang Tahun, Dua Pelajar Tewas Tenggelam
Tim melakukan pencarian di lokasi kapal tenggelam.Bocah 6 Tahun di Inhil Hilang saat Pompong yang Ditumpangi Bersama Orang Tuanya Tenggelam
IlustrasiWarga Pulau Kijang Inhil Dikabarkan Hilang saat Mencari Kayu
  Evakuasi jasad korban.Jatuh saat Melaut, Ramli Warga Desa Tanjung Pisang Meranti Ditemukan Tewas
Lokasi korban tenggelam.Diduga Tak Bisa Berenang, Siswa SDN 007 Pangkalankerinci Tewas di Bekas Galian Lubang Pasir
Penca korban kapal TKI tenggelam masih berlanjut.Jenazah TKI Ilegal yang Ditemukan Tewas Mengapung Teridentifikasi, Warga Batu Bara

 
Berita Lainnya :
  • Hari Raya Idul Fitri, 4 Pasien Positif Corona di Dumai Sembuh
  • Pasien Corona Hari Ini di Indonesia Capai 22.750 Kasus, Sembuh 5.642 Orang
  • Agar Wisata Bergairah Lagi, Selandia Baru Pangkas Hari Kerja Jadi 4 Hari
  • Hari Kedua Idul Fitri, Belum Terjadi Lonjakan Arus Penyeberangan di Bengkalis
  • Cegah Karhutla, Pemerintah Rekayasan Hujan untuk Basahi Gambut Riau Saat Idul Fitri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved