www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Rumah Dinas Asisten I Pemkab Pelalawan Terbakar, 4 Mobil Damkar Dikerahkan
 
Riau Rawan Penyelundupan Narkoba, Deputi BNN: Oknum Polri Terlibat Pantas Dihukum Mati
Rabu, 19/02/2020 - 16:07:39 WIB
Empat tersangka kurir narkoba ditangkap BNN.
Empat tersangka kurir narkoba ditangkap BNN.

PEKANBARU - Maraknya narkoba masuk dari Malaysia ke wilayah Provinsi Riau, menjadikan Riau sebagai daerah rawan penyelundupan dan transit narkoba khusus dari negeri Jiran tersebut.

Menurut Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Pusat, Irjen Pol Arman Depari, daerah pantai Timur Riau merupakan salah satu titik daerah rawan penyelundupan narkoba dari nagara Malaysia.

Sementara itu, para pengguna narkoba di Riau sendiri, kata Arman juga sangat banyak. Mereka masuk di sepanjang pantai Timur Sumatera, mulai Aceh, Lampung yang merupakan daerah rawan.

"Disampaing rawan, daerah Riau juga sebagai titik pintu masuk yang merupakan daerah rawan transit sebelum masuk ke kota lain yang ada di daerah Sumatera. Juga tempat pendistribusian ke daerah pulau Jawa," aku Arman, Rabu (19/2/2020) siang.

Sementara itu, Arman mengatakan jaringan ini tidak hanya merekrut anggotanya dari kalangan warga sipil, melainkan oknum aparat penegak hukum. Mereka justru senang merekrut kakinya dari kalangan aparat.

"Ini catatan kita semua, terutama penegak hukum. Ternyata bukan dari warga sipil biasa yang direkrut oleh sindikat jaringan Internasional ini. Bahkan sindikat ini juga senang bisa rekrut jaringannya dari oknun penegak hukum," terang Arman.

Arman menginginkan oknum aparat yang terlibat dalam sindikat jaringan narkotika ini dihukum setimpal sesuai aturan Undang-Undang yang berlaku di negara Indonesia. Tergantung hakimnya di pengadilan.

"Oknum Polri ini, kalau perlu dihukum mati. Saya kita itu pantas buatnya," tegas Arman.

Terkait hukuman itu, Arman menjelaskan, bahwa selama ini pihaknya telah berupaya keras memberantas peredaran narkoba yang masuk dari luar ke Indonesia. Bahkan di lapangan, pihaknya masih menemukan adanya oknum aparat hukum terlibat demi kepentingan pribadi.

"Kita sudah upaya berantas narkoba yang masuk, sementara dia (oknum,red) sebagai petugas telah melanggar sumpahnya dan juga mendapatkan keuntungan pribadi dan merugikan orang lain. Oleh karena itu saya imbau ke hakim untuk berikan hukuman buat dia sekerasnya," tegasnya lagi.

Sebelumnya, tim gabungan BNN dan Bea Cukai berhasil menangkap 4 orang tersangka kurir narkoba di Dumai, beberapa waktu lalu. Mereka membawa 10 kilogram sabu dan 60 ribu butir ektasi asal negara Malaysia. Tersanga ini yakni (RZ), (RRH), (HS) dan oknum anggota Polri RRP.

Penulis : Helmi
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Barang bukti yang berhasil diamankan Lanal Dumai.Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 15 Kg Sabu Senilai Rp20,3 Miliar, Pelaku Berhasil Kabur
Kajati Riau Dukung Permintaan Kapolda Hukum Mati Bandar Narkoba
  Polisi ekspos salah satu tangkapan sabu di Riau.BNNP Riau dan Polis Diraja Malaysia Sepakat Tekan Penyelundupan Narkoba di Perairan Laut

 
Berita Lainnya :
  • Rumah Dinas Asisten I Pemkab Pelalawan Terbakar, 4 Mobil Damkar Dikerahkan
  • Liga Spanyol Tak Rugi Kehilangan Messi
  • Hingga Dini Hari Nanti, Riau Akan Diguyur Hujan
  • Marah terkait China, Trump Ancam Setop Bantuan AS ke WHO
  • Meski Malaysia Lockdown, Penyelundupan Manusia dari Riau Tetap Berlanjut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved