www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Hari Ini Riau Nihil Kasus Baru Corona, Total Pasien Positif Masih 111 Orang
 
Tersangka Pembunuh Anak Kandung di Pekanbaru karena Dapat Bisikan Gaib Dibawa ke RS Jiwa
Selasa, 18 Februari 2020 - 20:06:33 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Kepolisian Sektor Tampan, Kota Pekanbabaru membawa He, tersangka pembunuhan anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun ke rumah sakit jiwa dengan dibekali Alquran dan buku tuntunan salat.

"Kita kirim ke Rumah Sakit Jiwa Tampan untuk pemeriksaan psikiater. Untuk mengetahui apakah mengalami gangguan jiwa atau tidak," kata Kapolsek Tampan, AKP Juper Lumban Toruan dalam keterangan persnya di Pekanbaru, Selasa (18/2/2020) dikutip dari antarariau.

He (38), warga Kecamatan Tampan itu menggegerkan warga Pekanbaru setelah nekat membunuh bayi laki-laki berusia tiga tahun yang tidak lain adalah anaknya sendiri dengan alasan sulit diterima akal sehat.

Juper mengatakan tersangka membunuh bayinya itu karena mengaku mendengar bisikan ghaib di kediamannya di Jalan Cipta Karya, Pekanbaru, Senin dini hari sekitar pukul 03.00 WIB (17/2). Pembunuhan yang juga diketahui istrinya, Ju (37) itu pun dilakukan dengan sadis. Tersangka merobek lembaran ayat suci Al-Quran dan menyumpalkannya ke mulut bayinya bernama Fadhil. Kemudian, tersangka kembali mencekik leher korban dengan gantungan pakaian.

"Hasil autopsi memang ditemukan adanya pukulan benda keras. Namun, hasil autopsi juga menyatakan korban tewas karena kehabisan nafas karena mulutnya disumpal tersangka," ujarnya.

Meski telah menetapkan He sebagai tersangka, Juper mengatakan polisi masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaannya karena He selalu memberikan keterangan berubah. Tak hanya He, Juper mengatakan istrinya Ju juga dikirim ke ahli jiwa.

"Nanti setelah pemeriksaan gangguan jiwa kita akan lakukan gelar perkara apakah lanjut penyidikan atau tidak," tuturnya.

Insiden pembunuhan sadis itu terjadi di perumahan Griya Cipta, Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Polisi yang mendapat informasi dari warga langsung melakukan olah tempat kejadian tempat perkara.

"Pengakuan (pelaku) ada bisikan bahwa penyakit istrinya yang dirasuki genderuwo bisa dipindahkan ke anaknya. Kemudian untuk mematikan genderuwo tersebut dengan cara membunuh anaknya sendiri," kata Juper.

Sejumlah tetangga tersangka juga mengaku bahwa keluarga He dalam beberapa waktu terakhir kerap bertingkah aneh dan tertutup. Bahkan, warga mengaku He pernah mengajak istri dan anaknya bermandi hujan bersama di depan rumah. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiDapat Bisikan Gaib Sembuhkan Istri dari Gendoruwo, Ayah di Pekanbaru Habisi Nyawa Anaknya
Ilustrasi.Kesal, Pria Ini Tega Sekap Anak Kandungnya di Kandang Ayam karena Kecanduan Games
Ilustrasi.Ayah Kandung di Dumai Tega Cabuli Anaknya yang Masih 4 Tahun
  IlustrasiSadis, Aksi Keji Ibu Ini Bakar Anak Kandung karena Tak Hiraukan Panggilannya
IlustrasiAyah Ini Tega Perkosa Anak Kandungnya Sendiri 20 Kali hingga Hamil
Abdul JalilAyah Kandung Ini Tega Setubuhi Anaknya hingga 9 Kali karena Alasan Sudah Tak Perawan

 
Berita Lainnya :
  • Hari Ini Riau Nihil Kasus Baru Corona, Total Pasien Positif Masih 111 Orang
  • Hari Raya Idul Fitri, TMC di Riau Tetap Dilaksanakan, Total Volume Hujan Capai 33,8 Juta M3
  • Tambahan 479 Kasus Baru Corona di Indonesia, Berikut Sebarannya
  • Hari Raya Idul Fitri, 4 Pasien Positif Corona di Dumai Sembuh
  • Pasien Corona Hari Ini di Indonesia Capai 22.750 Kasus, Sembuh 5.642 Orang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved