www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Meski Kena Dampak Covid-19, Pengusaha Muda Jakarta Beri Sumbangan APD dan Masker ke Gubernur Anies
 
Walau Damai, Polda Riau Masih Usut Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis saat Eksekusi Lahan di Pelalawan
Selasa, 11/02/2020 - 19:58:34 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Meski telah berdamai, namun kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum pengamanan PT Nusa Wana Raya (NWR) terhadap jurnalis televisi Indra Yoserizal saat peliputan di Desa Gondai, Pelalawan tetap berlanjut ke ranah hukum. Saat ini kasusnya tengah ditangani penyidik Ditreskrimum Polda Riau. 

Hal ini diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Poerwanto, Selasa (11/2/2020) sore. Dia mengatakan pihaknya masih mengusut perkara yang dilaporkan Indra ke Polda Riau. 

"Masih tahap pemeriksaan sejumlah saksi-saksi," kata Hadi saat dikonfirmasi terhadap perkembangan penanganan perkara tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Hadi, dirinya masih enggan membeberkan secara rinci terkait saksi-saksi yang sedang diperiksa pihaknya. Meski demikian, Hadi menegaskan kasus ini akan memberikan kepastian hukum kepada para pihak terkait. 

"Ini kan harus ada kepastian hukum. Tapi kemarin, informasinya katanya sudah ada perdamaiannya," tegas Hadi.

Indra diketahui telah melaporkan kasus yang menimpa dirinya itu ke Polda Riau dengan Nomor laporan STPL/69/II/2020/SPKT/Riau. Indra melaporkan oknum sekuriti PT Nusa Wana Raya (NWR) yang melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama sesuai Pasal 170 dan 460 KUHPidana.

Terpisah, Humas PT NWR, Abdul Hadi mengatakan bahwa pihak sekuriti yang diduga terlibat dalam penganiayaan itu, manajemennya terpisah dengan PT NWR. Untuk itu, dirinya tidak mengetahui terkait proses pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polda Riau 

"Kalau sekuriti itu kan manajemennya terpisah dengan kami (PT NWR,red). Mungkin fakta dari penyidik lah yang lebih pasti," kata dia. 

Dia pun meyakini, pihak perusahaan yang bergerak dalam usaha Hutan Tanaman Industri (HTI) itu juga belum ada yang dimintai keterangan. 

"Saya rasa belum ada," pungkas Abdul Hadi.

Sebelumnya Indra mengaku telah memaafkan para pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Kendati begitu, dia menegaskan bahwa proses hukum tetap berlanjut.

"Secara pribadi saya sudah memaafkan pelaku, namun karena ini kan terkait profesi kita sebagai wartawan juga," katanya belum lama ini seraya mengatakan, proses hukum yang terus berlanjut.

Kasus dugaan penganiayaan terhadap Indra terjadi pada pekan lalu saat dirinya melakukan tugas peliputan ke Desa Gondai, Pelalawan. Dia mengaku diserang oleh sejumlah orang yang diduga adalah sekuriti perusahaan dan kameranya dirampas. Padahal, dirinya telah melengkapi identitas pengenal sebagai wartawan. Kala itu ia tengah menyorot gambar sejumlah warga yang mendapat kekerasan karena menolak eksekusi lahan.

Penulis : Helmi 
Editor: Yusni Fatimah







Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Penangkapan pelaku penyelundupan TKI dan TKA ilegal dari Riau tujuan Malaysia.Polda Riau Gagalkan Penyelundupan TKI dan TKA ke Malaysia di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi amankan 4 orang tersangka dalam kasus ini.Polda Riau Tangkap Pelaku Penyelundupan 16 TKI Ilegal dari Malaysia ke Dumai
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol SunartoKasus Karhutla di Riau Naik Jadi 39, Tersangka 46 Orang
  IlustrasiOknum Kades di Kampar Terjaring OTT Satgas Pungli Polda Riau
Plt Bupati Bengkalis Muhammad.Jadi DPO Polda Riau, Plt Bupati Bengkalis Dicekal ke Luar Negeri
Plt Bupati Bengkalis, MuhammadDICARI! Plt Bupati Bengkalis Muhammad, DPO Polda Riau

 
Berita Lainnya :
  • Meski Kena Dampak Covid-19, Pengusaha Muda Jakarta Beri Sumbangan APD dan Masker ke Gubernur Anies
  • Kapolresta Pekanbaru Turun Lapangan Cek Sembako Antisipasi Kelangkaan
  • Positif Corona, Motivator Ulung Ini Pakai Terapi Minyak Kelapa
  • Hasil Rapid Test, Satu Warga Kepulauan Meranti Positif Terjangkit Virus Corona
  • Pekanbaru Tunda Peresmian STC hingga Usai Lebaran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved