www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
BMKG Deteksi 16 Hotspot di Sumatera, 2 Titik Ada di Riau
 
Walau Damai, Polda Riau Masih Usut Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis saat Eksekusi Lahan di Pelalawan
Selasa, 11 Februari 2020 - 19:58:34 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Meski telah berdamai, namun kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum pengamanan PT Nusa Wana Raya (NWR) terhadap jurnalis televisi Indra Yoserizal saat peliputan di Desa Gondai, Pelalawan tetap berlanjut ke ranah hukum. Saat ini kasusnya tengah ditangani penyidik Ditreskrimum Polda Riau. 

Hal ini diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Poerwanto, Selasa (11/2/2020) sore. Dia mengatakan pihaknya masih mengusut perkara yang dilaporkan Indra ke Polda Riau. 

"Masih tahap pemeriksaan sejumlah saksi-saksi," kata Hadi saat dikonfirmasi terhadap perkembangan penanganan perkara tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Hadi, dirinya masih enggan membeberkan secara rinci terkait saksi-saksi yang sedang diperiksa pihaknya. Meski demikian, Hadi menegaskan kasus ini akan memberikan kepastian hukum kepada para pihak terkait. 

"Ini kan harus ada kepastian hukum. Tapi kemarin, informasinya katanya sudah ada perdamaiannya," tegas Hadi.

Indra diketahui telah melaporkan kasus yang menimpa dirinya itu ke Polda Riau dengan Nomor laporan STPL/69/II/2020/SPKT/Riau. Indra melaporkan oknum sekuriti PT Nusa Wana Raya (NWR) yang melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama sesuai Pasal 170 dan 460 KUHPidana.

Terpisah, Humas PT NWR, Abdul Hadi mengatakan bahwa pihak sekuriti yang diduga terlibat dalam penganiayaan itu, manajemennya terpisah dengan PT NWR. Untuk itu, dirinya tidak mengetahui terkait proses pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polda Riau 

"Kalau sekuriti itu kan manajemennya terpisah dengan kami (PT NWR,red). Mungkin fakta dari penyidik lah yang lebih pasti," kata dia. 

Dia pun meyakini, pihak perusahaan yang bergerak dalam usaha Hutan Tanaman Industri (HTI) itu juga belum ada yang dimintai keterangan. 

"Saya rasa belum ada," pungkas Abdul Hadi.

Sebelumnya Indra mengaku telah memaafkan para pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Kendati begitu, dia menegaskan bahwa proses hukum tetap berlanjut.

"Secara pribadi saya sudah memaafkan pelaku, namun karena ini kan terkait profesi kita sebagai wartawan juga," katanya belum lama ini seraya mengatakan, proses hukum yang terus berlanjut.

Kasus dugaan penganiayaan terhadap Indra terjadi pada pekan lalu saat dirinya melakukan tugas peliputan ke Desa Gondai, Pelalawan. Dia mengaku diserang oleh sejumlah orang yang diduga adalah sekuriti perusahaan dan kameranya dirampas. Padahal, dirinya telah melengkapi identitas pengenal sebagai wartawan. Kala itu ia tengah menyorot gambar sejumlah warga yang mendapat kekerasan karena menolak eksekusi lahan.

Penulis : Helmi 
Editor: Yusni Fatimah







Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Fuso yang membawa ratusan rokok ilegal diamankan.Di Tengah Pandemi Covid-19, Polda Riau Tangkap Fuso Bawa Ratusan Dus Rokok Ilegal
Penangkapan salah satu tersangka.Polda Riau Ciduk Tiga Pelaku Spesialis Bobol Brankas di Dua Provinsi
Penangkapan pelaku penyelundupan TKI dan TKA ilegal dari Riau tujuan Malaysia.Polda Riau Gagalkan Penyelundupan TKI dan TKA ke Malaysia di Tengah Pandemi Covid-19
  Kombes Sunarto Dua Bulan DPO, Polda Riau Belum Temukan Wabup Bengkalis
Foto: AntaraMeski Malaysia Lockdown, Penyelundupan Manusia dari Riau Tetap Berlanjut
IlustrasiOknum Kades di Kampar Terjaring OTT Satgas Pungli Polda Riau

 
Berita Lainnya :
  • BMKG Deteksi 16 Hotspot di Sumatera, 2 Titik Ada di Riau
  • Hari Ini Riau Nihil Kasus Baru Corona, Total Pasien Positif Masih 111 Orang
  • Hari Raya Idul Fitri, TMC di Riau Tetap Dilaksanakan, Total Volume Hujan Capai 33,8 Juta M3
  • Tambahan 479 Kasus Baru Corona di Indonesia, Berikut Sebarannya
  • Hari Raya Idul Fitri, 4 Pasien Positif Corona di Dumai Sembuh
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved