www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Paslon SADAR Terkaya di Pilkada Siak, Paling Miskin...
 
Halang-halangi Eksekusi, Bisa Dipidana
Kamis, 06 Februari 2020 - 14:47:19 WIB
Dosen Fakultas Hukum Universitas Riau, Erdiansyah.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Riau, Erdiansyah.

PEKANBARU - Dosen Fakultas Hukum Universitas Riau, Erdiansyah, Rabu, (5/2/2020) menegaskan, warga yang menghalang-halangi eksekusi sebuah putusan peradilan yang sudah bersifat inkrah, itu hukumnya bisa dipidana.

"Masyarakat harus hargai putusan peradilan, apalagi putusan Mahkamah Agung yang sudah bersifat inkrah. Jangan halang-halangi proses hukum. Jika dilakukan itu (menghambat), maka masyarakat bisa dipidana," ungkap Erdiansyah.

Dikatakan, langkah hukum dilakukan PT PSJ berupa Peninjauan Kembali (PK), tak menghalangi eksekusi oleh aparat Kepolisian berdasarkan perintah Mahkamah Agung. Saat ditanyakan, bagaimana nasib masyarakat yang tergabung Koperasi Unit Desa (KUD) dalam pola KKPA dengan perusahaan, Erdiansyah menjelaskan, semuanya harus menghormati putusan peradilan.

Terpisah Hj Azlaini Agus SH MH, tokoh masyarakat Riau yang juga mantan anggota Komisi III DPR-RI mengungkapkan bahwa putusan eksekusi MA, sudah tepat dilakukan dan harus dihormati semua para pihak.

Azlaini juga  mengatakan, jika ada petani tergabung dalam KUD merasa dirugikan, bisa lakukan gugatan ganti rugi kepada PT PSJ. 

“Itu semua tergantung perjajian antara KUD sebagai plasma dengan PT PSJ, di satu sisi selaku inti,” ujar Azlaini dilansir kumparan.(rilis)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
KPKKPK Telah Minta Keterangan 63 Kepala SMP Inhu yang Ngaku Diperas Oknum Jaksa
Eksekusi lahan yang dilakukan aparat terhadap lahan yang diklaim masih milik warga.Walau Diprotes, PT Wanasari Nusantara Tetap Eksekusi Lahan, Warga Bakal Lapor ke Polda Riau
Pemeriksaan tahanan sebelum dipindahkan ke Rutan Kelas IIB RengatlKejaksaan Negeri Inhu Eksekusi 16 Narapidana ke Rutan Kelas II B Rengat
  Kajari Pelalawan Nophy T Suoth SH MH menerima uang pidana tambahan kerusakan dampak Karhutla PT Adei. Foto: RiauposKejari Pelalawan Eksekusi Uang Perbaikan Kerusakan Karhutla dari PT Adei Rp15 Miliar
Foto: AntaraBakal Ada Tersangka Baru, Jaksa KPK Dalami Fakta-fakta yang Terungkap di Persidangan Amril
IlustrasiAskeb PT TI Terdakwa Karhutla, Dituntut Dua Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

 
Berita Lainnya :
  • Paslon SADAR Terkaya di Pilkada Siak, Paling Miskin...
  • Tindak Lanjut Hearing dengan Komisi II DPRD, Pemdes dan Masyarakat Batas Desak PT SSL Kembalikan Lahan 2.753 Hektar
  • Lab Biomolekular RSUD Arifin Achmad Periksa 1.317 Sampel Per Hari
  • Penyebab Kasus Positif Corona di Indonesia Terus Meningkat
  • Deklarasi Damai, Bawaslu Rohil Tegaskan Kampanye harus Ikuti Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved