www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
DPRD Siak Minta Evaluasi Program Tour de Kampung
 
Gakkum KLHK Riau Serahkan Pelaku Pemburu Harimau ke Kejari
Rabu, 05 Februari 2020 - 16:07:20 WIB
Pelaku pemburuan satwa Harimau saat diserahkan Gakkum KLHK Riau ke Kejari Pelalawan.
Pelaku pemburuan satwa Harimau saat diserahkan Gakkum KLHK Riau ke Kejari Pelalawan.

PELALAWAN - Pelaku pemburu satwa liar yang dilindungi yang ditangkap oleh Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Riau pada bulan Desember tahun lalu, kini memasuki tahap 2 setelah berkas mereka dinyatakan P21.

Ketiga tersangka oleh Gakkum KLHK Riau diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Rabu (5/2/2020). Para pelaku yang terdiri dari MY, SS dan AH dikenakan Pasal 40 ayat 2 Junto Pasal 21 ayat 2 huruf d UU No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA), Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Pernyataan ini disampaikan oleh Koordinator Penyidik Gakkum Seksi Wilayah 2 Pekanbaru, Syafriadi, pada media ini, di Kantor Kejari Pelalawan. Menurutnya, barang butki yang didapat dari ketiga pelaku berupa empat janin Harimau serta selembar kulit Harimau. Untuk aksi kejahatannya sendiri, MY melakukan di dua tempat yakni Teluk Binjai dan Pangkalanlesung, sementara tersangka SS dan AH hanya terlibat di Pangkalan Lesung.

"Jadi untuk ketiga pelaku menjual hasil buruannya ke seseorang yang berada di Sumbar, yakni berupa tulang, taring dan kulit. Untuk MY sendiri dia menyimpan janin Harimau dari hasil buruannya sebanyak 4 ekor dari satu induk, namun BB untuk induknya sendiri sudah tidak ditemukan lagi. Sedangkan untuk kulit Harimau sendiri berasal dari induk lainnya," katanya.

Dia mengatakan bahwa pelaku MY turut terlibat dalam perburuan harimau dengan BB berupa janin Harimau 4 ekor yang diawetkan dengan spirtus di dalam stoples dan juga kulit Harimau. Sementara pelaku SS dan AH, mereka terlibat sebagai perantara saja. Dan yang sudah terjual dari BB tersebut berupa tulang-tulang dan taring Harimau dengan harga Rp18 juta.

"Para pelaku dalam melakukan aksinya menggunakan jerat yang sudah dialiri listrik," ujarnya.

Kasie Barang Bukti dan Rampasan, Marthalius SH, mengatakan bahwa ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 40 ayat 2 Junto Pasal 21 ayat 2 Huruf d UU No 5 tahun 1990 tentang KSDA, hayati dan ekosistem dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara.

Penulis : Andi Indrayanto
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiLaris Manis, 63 Ton Babi Disulap Jadi Daging Sapi, 4 Pelaku Diamankan
Ketua Advokasi/Pembelaan Wartawan PWI Pusat, Ocktap Riady SHKetua Advokasi PWI Pusat Minta Aparat Tangkap Pelaku Intimidasi Wartawan Pelalawan
IlustrasiPolisi Amankan 4 Pelaku Pencurian Toko Ponsel di Pekanbaru, Dua Merupakan Napi Bebas Asimilasi
  Tersangka HS.ABG Meregang Nyawa di Hotel Wisata Bengkalis, Polres Tetapkan Teman Kencan Korban Tersangka
Pelaku yang berhasil diamankan.Polres Inhu Ungkap Kasus Pencurian 33 Sepeda Motor dan Uang Tunai Rp25 Juta
Kasus 20 ton kayu ilegal diserahkan ke Kejari Bengkalis.Polda Riau Serahkan Kasus Illog 20 Ton Kayu Jenis Olahan ke Kejari Bengkalis

 
Berita Lainnya :
  • DPRD Siak Minta Evaluasi Program Tour de Kampung
  • Apel Pagi Pemkab Kepulauan Meranti Sudah Sesuai Protokol Kesehatan
  • PSBB, Akses Menuju Wisata Pantai Selatbaru Ditutup
  • Seluruh Anggota Dewan di Siak Diajak Pantau Data Penerima Bantuan Terdampak Covid-19
  • Fasilitas di Ruang Isolasi BLK Meranti Tidak Memadai, Ini Kata Jubir Gugus Tugas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved