www.halloriau.com

Hukrim
BREAKING NEWS :
Pjs Bupati Rohul Sampaikan Sosialisasi dan Edukasi Melalui RSLL
 
Bea Cukai dan Barantan Selatpanjang Amankan Ratusan Kotak Buah Impor Ilegal dari Malaysia
Rabu, 22 Januari 2020 - 15:36:23 WIB
Petugas Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan (Barantan) Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang terlihat sedang menyegel ratusan kotak buah ilegal.
Petugas Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan (Barantan) Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang terlihat sedang menyegel ratusan kotak buah ilegal.

SELATPANJANG - Sinergi aparat penegak hukum dalam menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal ke wilayah Indonesia terus dilakukan.

Kali ini petugas Bea Cukai Selatpanjang dan Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan (Barantan) Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang berhasil melakukan penindakan terhadap ratusan buah jeruk Mandarin asal Malaysia, Selasa (22/1/2020) pagi.

Diketahui sebanyak 150 kotak jeruk Mandarin dengan berbagai jenis diamankan dari kapal lintas batas KM Maju Jaya yang tidak memiliki dokumen resmi dari negara asal buah-buahan tersebut.

Buah yang akan dipergunakan untuk kebutuhan Imlek di Kepulauan Meranti itu nantinya diamankan saat kapal bersandar di Pelabuhan Pelindo Selatpanjang. Dimana buah itu hampir tidak diketahui oleh petugas karena disembunyikan dan berada jauh di bawah dek kapal.

Kepala Kantor Bantu Bea Cukai Selatpanjang Agus Supriyanto membenarkan jika pihaknya bersama Karantina telah melakukan pencegahan.

Dia juga mengungkapkan bahwa penindakan dilakukan karena importasi tersebut tidak dilengkapi dokumen sesuai dengan ketentuan.

"Iya betul, sudah kita amankan dan kita segel bersama dengan pihak Karantina. Saat ini kita tinggu pihak importir melengkapi dokumen perizinan dari karantina," kata Agus Supriyanto.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Bea Cukai akan menyerahkan barang hasil penindakan tersebut kepada Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan (Barantan) Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang.

Kepala Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang, Drh Abdul Aziz Nasution mengatakan jika pengurusan surat itu tidak mungkin dilakukan.

"Tidak mungkin bisa diurus surat karantinanya, palingan nanti kita bakar buahnya," ujarnya.

Sebelumnya Karantina Selatpanjang tidak menampik jika pihaknya merasa kecolongan terhadap masuknya buah ilegal tersebut.

Dimana sepekan menjelang perayaan Imlek, jeruk Mandarin asal negeri Jiran Malaysia berbagai jenis seperti jeruk Lokam atau jeruk Honey Pingkan mulai membanjiri sejumlah pasar dan minimarket di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Pekanbaru Ferdi menambahkan jika Provinsi Riau tidak masuk kedalam kawasan yang diperbolehkan masuk buah- buahan dari luar.

Menurut Ferdi, sesuai peraturan yang ada, pemerintah telah menetapkan lima kawasan yang diperbolehkan memasukkan buah-buahan di Indonesia. Di antaranya; Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya; Pelabuhan Belawan, Medan; Bandara Soekarno Hatta, Jakarta; Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar dan Pelabuhan Bebas, yakni Batam, Bintan dan Tanjungbalai Karimun

"Riau tidak masuk kedalam wilayah yang diperbolehkan masuk buah-buahan dari luar, jika nanti masuk itu pasti akan kita musnahkan. Selagi kita tahu dan sanggup itu pasti akan kita tindak," ujar Ferdi.

Terhadap pelanggaran pemasukan buah ini dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana yang diatur dalam
Undang-Undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Petugas BC Dumai saat memeriksa miras ilegal yang diamankan di Kabupaten Rohil baru-baru ini.Bea Cukai Dumai Gagalkan 70 Karton Miras Ilegal di Kabupaten Rohil
Tersangka yang berhasil diamankan Polda Riau.Awal Agsustus, Polda Riau Tuntaskan 3 Kasus Narkoba Asal Malaysia, 43 Kg Sabu Diamankan
Ilustrasi20 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Pil Ekstasi dari Malasysia Diamankan BNNP Riau
  Barang bukti ribuan roll bahan tekstil di Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti berhasil diamankan petugas.Bea Cukai dan TNI Berhasil Gagalkan Penyelundupan Tekstil Senilai Rp 13 Miliar di Kepulauan Meranti
Tim Patroli Operasi Laut Khusus Perbatasan (Border Safe Guard) wilayah Riau berhasil melakukan penindakan penyelundupan pakaian bekas di Desa Melai, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan MerantiPatroli Bersama, Bea Cukai Amankan Ratusan Karung Pakaian Bekas di Rangsang, Kepulauan Meranti
Barang bukti yang berhasil ditangkap polisi.Polisi Kalsel Tangkap Sabu 10 Karung, Isinya hingga 300 Kg

 
Berita Lainnya :
  • Pjs Bupati Rohul Sampaikan Sosialisasi dan Edukasi Melalui RSLL
  • Pjs Bupati Rohil Puji Ketegasan Satgas Covid-19 dalam Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan
  • PGN Jaga Kinerja Operasional Positif Selama Masa Covid-19
  • Program Polri Peduli, Kapolres Inhu Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Batang Cenaku
  • Total Pasien Positif Hampir 8.000, Berikut Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19 di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved