www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Satu Orang Tewas Akibat Virus Corona di Korea Selatan
 
KPK segera Panggil Ulang Zulkifli Hasan Terkait Kasus Alih Fungsi Hutan Riau
Rabu, 22/01/2020 - 06:03:59 WIB
Zulhas.
Zulhas.

PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana melakukan pemanggilan ulang terhadap Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Politikus yang akrab disapa Zulhas itu bakal dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014.

Zulhas sebelumnya mangkir dalam pemeriksaan pada Kamis (16/1/2020) lalu, tanpa memberikan keterangan kepada penyidik KPK.

Saat itu Zulhas sedianya Zulhas diperiksa untuk tersangka PT. Palma Satu, anak usaha dari grup PT Duta Palma Group sebagai tersangka kejahatan korporasi. Kapasitas Zulhas diperiksa saat masih menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan era Presiden SBY.

"Kami akan melakukan upayakan itu karena keterangannya sangat penting," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020).

Meski begitu, Ali pun belum dapat memastikan detail kapan Zulhas akan dipanggil ulang. Semua itu, masih menunggu penyidik KPK.

"Nanti itu ada materi updetnya kami akan kasih," tutup Ali, dikutip suaracom.

Untuk diketahui, KPK pada 29 April 2019 telah mengumumkan tiga tersangka terdiri dari perorangan dan korporasi terkait pemberian hadiah atau janji pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan Tahun 2014.

Tiga tersangka itu adalah sebuah korporasi PT Palma, Legal Manager PT Duta Palma Group Tahun 2014 Suheri Terta (SRT), dan Surya Darmadi.

Hubungan antara korporasi dengan dua orang tersangka lainnya, yaitu diduga pertama, perusahaan yang mengajukan permintaan pada mantan Gubernur Riau Annas Maamun diduga tergabung dalam Duta Palma Group yang mayoritas dimiliki oleh PT Darmex Agro.

Surya diduga juga merupakan "beneficial owner" PT Darmex Agro dan Duta Palma Group. Suheri merupakan Komisaris PT Darmex Agro dan orang kepercayaan Surya, termasuk dalam pengurusan perizinan lahan seperti diuraikan dalam kasus ini.

Duta Palma Grup dan PT Palma Satu sebagai korporasi diduga telah memberikan uang Rp 3 miliar kepada Annas Maamun terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan Tahun 2014.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Zulkifli Hasan usai diperiksa KPKKetum PAN Zulkifli Beberkan Izin Alih Fungsi Hutan Riau ke KPK
Bupati Bengkalis Amril Mukminin ditahan KPK. Foto: AntaraBupati Bengkalis Amril Ditahan KPK Usai Jalani Pemeriksaan yang Tertunda
Hasto Kristiyanto usai diperiksa KPK. Foto:CNNIndonesiaDiperiksa KPK, Hasto Sebut Harun Masiku Dapat Beasiswa Ratu Inggris
  Amril Mukminin ditahan KPK malam tadi.Keluar Gedung KPK sudah Berompi Orange, Ini Kata-kata yang Dilontarkan Amril ke Wartawan
Ketua KPU Arief Budiman.Terkait Kasus Suap Harun Masiku, KPK Periksa Ketua KPU
Zulhas.KPK segera Panggil Ulang Zulkifli Hasan Terkait Kasus Alih Fungsi Hutan Riau

 
Berita Lainnya :
  • Satu Orang Tewas Akibat Virus Corona di Korea Selatan
  • Agar Sesuai Standar, KLHK Awasi Pembangunan Terowongan Gajah di Proyek Tol Pekanbaru-Dumai
  • Di Bawah Ancaman Pisau, Empat Anak Ini Dipaksa Lakukan Oral Seks
  • Tiba di Riau, Ini Agenda Presiden Jokowi, Resmikan Pabrik hingga Tinjau Jalan Tol
  • Kedatangan Presiden Jokowi di Riau Disambut 4 Titik Panas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved