www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Karena Salahnya Sendiri, Oezil Terbuang dari Arsenal
 
Ingin Populer, Tiga Ibu di Meranti Sebarkan Hoax di Medsos
Senin, 20 Januari 2020 - 21:04:23 WIB
Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat
Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat

SELATPANJANG - Tiga orang warga di Kepulauan Meranti  sempat diamankan dan dimintai keterangan oleh Polres Kepulauan Meranti. Hal tersebut buntut dari informasi yang disebarkan mereka melalui salah satu platform media sosial adalah hoax.

Akibat perbuatan tersebut, ketiga wanita tersebut telah membuat pernyataan permohonan maaf dan klarifikasi yang direkam melalui video  kemudian diunggah melakui akun media sosial Instagram resmi Polres Kepulauan Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat saat ditemui Senin (20/1/2020) mengatakan bahwa unggahan yang dilakukan para oknum tersebut telah menimbulkan keresahan dan situasi yang tidak kondusif di masyarakat.

"Ada tiga orang ibu-ibu kemarin sudah kami minta klarifikasi, karena telah menimbulkan keresahan masyarakat," ujar Taufiq.

Pada postingan tersebut dikatakan Kapolres, salah satu oknum yang menyebar hoax tersebut menjelaskan bahwa telah terjadi percobaan pencabulan dan penculikan anak dibawah umur. Bahkan yang bersangkutan menyatakan bahwa itu dialami sendiri oleh keponakannya.

Didalam postingan itu, dirinya juga menyampaikan bahwa apa yang dialami oleh keponakannya tersebut sangat kejam dengan ungkapan 'membabi buta'.

"Yang pasti hal itu sudah menimbulkan keresahan di masyarakat, dan sudah kota telusuri dan kita mintai keterangan dari yang bersangkutan ternyata tidak benar," ujar Taufiq.

Saat ditanya apa motif dan alasan menyebarkan fitnah tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa para oknum tersebut hanya ingin mencari popularitas di media sosial.

"Kalau mau dapat like atau follower yang banyak kan bukan begitu caranya, masih banyak cari lain yang positif," ujar Taufiq.

Kapolres menjelaskan pihaknya telah mendata identitas dari para oknum tersebut dan membuat perjanjian agar tidak mengulang perbuatan yang serupa.

"Kita telah data dan kita buat perjanjian secara tertulis agar tidak melakukan hal seperti itu lagi," ujar Taufiq.

Ditambahkan Kapolres apabila para oknum tersebut diketahui mengulangi perbuatan menyebar fitnah, maka pihaknya akan mengambil tindakan hukum yang tegas. "Yang pasti kita akan tindak tegas sesuai dengan perbuatannya dan hukum yang berlaku," pungas Taufiq.

Sebelumnya masyarakat Kepulauan Meranti memang sempat gempar karena isu pencabulan dan penculikan anak. Melalui hal tersebut pihak Polres Kepulauan Meranti telah menulusuri dan mengamankan seorang tersangka tindak pidana pencabulan.

Walaupun demikian Kapolres Kepulauan Meranti memastikan bahwa belum ada percobaan penculikan anak yang terjadi.

"Jadi masyarakat kita harap tidak termakan dengan isu-isu yang tidak benar. Setelah kita telusuri belum ada kasus maupun laporan tentang penculikan anak di wilayah kita," terang Taufiq.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Tampak saat Kasat Reskrim Polres Inhil menyampaikan imbauan. Masyarakat Diminta Hati-hati, Sebarkan Hoax di Medsos Diancam Hukuman 4 Tahun Penjara
Pelaku pencurian yang diamankan.Barang Curian Dijual Via Medsos, Seorang Residivis di Inhu Diamankan Polisi
Mobil patroli tabrak rumah warga di Selatpanjang.Mobil Patroli Polisi Tabrak Pagar Rumah Warga di Selatpanjang Ternyata karena Hindari Sepeda Motor
  IlustrasiViral, Diduga Dicatut, Foto dan Profil Tabrani Beredar di Medsos dengan Ujaran Kasar
Pelaku penganiaya istri ditangkap.Sempat Kabur, Suami di Kunto Darussalam yang Banting Istri hingga Viral di Medsos Ditangkap Polisi
Kondisi teras rumah warga yang diseruduk mobil patroli milik Polres Kepulauan Meranti.Diduga Hilang Kendali, Mobil Patroli Polres Kepulauan Meranti Tabrak Rumah Warga

 
Berita Lainnya :
  • Karena Salahnya Sendiri, Oezil Terbuang dari Arsenal
  • Pandemi Covid-19, Tempat Usaha dan Kegiatan Masyarakat di Meranti Dibatasi hingga 10 Malam
  • Melintas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tak Lagi Gratis, Mulai 2 November Berbayar
  • Komisi I DPRD Pekanbaru Sorot Konflik Kepemilikan Lahan Warga dengan PLTU
  • Positif Covid-19 Tembus 800 Kasus, Masyarakat Diimbau Hindari Stigma Negatif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved