www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Bahas Retribusi Pelayanan Kesehatan, DPRD Pekanbaru Rapat dengan Diskes dan RSUD Madani
 
Bantah Perkosa Anak Angkat, Pasutri Ngaku Suka Sama Suka, Istri Rekam Adegan Seks
Jumat, 17/01/2020 - 11:07:16 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

BIMA - Pasangan suami istri di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat ( NTB) yang diduga memperkosa anak angkat selama bertahun-tahun, kini menjalani pemeriksaan di Polres Bima.

Salah satu terduga pelaku yakni AM, membantah bahwa dia telah melakukan pemerkosaan terhadap korban, RM.

Dia juga membantah melakukan persetubuhan selama bertahun-tahun.

AM yang merupakan aparatur sipil negara yang bertugas sebagai pengawas di Dinas Pendidikan ini mengaku telah melakukan hubungan badan sebanyak lima kali terhadap korban.

"Saya hanya melakukan lima kali, itu pun di tahun 2019 saat dia berstatus mahasiswi, bukan sejak SMP," kata AM kepada wartawan seusai menjalani pemeriksaan polisi.

AM berdalih bahwa hubungan badan itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

AM mengatakan bahwa hubungan seksual dengan korban berawal dari rasa cinta.

"Jadi tidak benar kalau saya melakukan secara paksa. Awalnya ada ungkapan rasa cinta dan kami suka sama suka," ujar AM.

AM mengakui bahwa hubungan badan itu dilakukan di rumahnya.

Dia juga mengakui bahwa saat hubungan badan dilakukan dengan anak angkatnya, istrinya yang berinisial FN merekam setiap adegan menggunakan kamera ponsel.

Video tak senonoh itu kemudian beredar di khalayak.

"Saya sama korban juga pernah mengambil foto saat berhubungan. Sementara istri (FN) hanya mengambil video. Tapi saya tidak tahu siap yang menyebarkan itu," tutur AM.

Meski berdalih melakukan perbuatan seks atas dasar suka sama suka, AM menyatakan khilaf dan menyesali perbuatannya.

Saat ini, AM bersama istrinya ditahan di Mapolres Bima Kota untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Saya khilaf Pak melakukan itu. Padahal dia (korban) keponakan dari istri yang sudah kami anggap seperti anak kandung sendiri. Karena itu saya minta maaf, dan siap menerima hukuman dalam bentuk apapun. Jangankan dipenjara, dibunuhpun saya terima," kata AM.

Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri asal Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat ( NTB) ini dilaporkan atas kasus pemerkosaan terhadap anak angkatnya.

Pemerkosaan itu diduga dilakukan pasutri tersebut selama 6 tahun.

Tak tahan oleh kelakuan bejat orangtua angkatnya, RM memutuskan untuk menempuh jalur hukum.

Kakak korban, RH, menceritakan apa yang dialami adik kandungnya.

Korban awalnya tinggal di rumah pasangan suami istri AM dan FN sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Ketika itu, korban berusia 15 tahun.

"Dia (korban) dititip orangtua di rumah AM sejak memasuki ujian akhir kelas III SMP, karena jarak dari rumah dengan tempat sekolah harus ditempuh dengan menyebrang laut menggunakan perahu," ujar RH usai mendampingi korban di Mapolres Bima Kota, Rabu (15/1/2020) dikutip dari kompas.

Menurut RH, orangtua kandung mereka sudah saling kenal dengan pasutri tersebut.

Bahkan, orangtua kandung korban menganggap AM layak jadi bapak angkat bagi putrinya.

Namun, bukannya menjadi orang tua, AM justru memperkosa anak angkatnya. Aksi bejat pelaku itu dilakukan di rumahnya sejak 2014 hingga pertengahan 2019.

Menurut RH, para pelaku kerap mengancam korban setiap kali melampiaskan nafsu seksual. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiCekcok, Suami di Inhil Tebas Leher Istrinya hingga Tewas Kemudian Gantung Diri
Ilustrasi.Bantah Perkosa Anak Angkat, Pasutri Ngaku Suka Sama Suka, Istri Rekam Adegan Seks
Pasutri diamankan bersama barang bukti.Diduga Kompak Jadi Pengedar Sabu, Polsek Bangko Amankan Pasutri saat Dalam Kamar
  IlustrasiKebelet BAB, Istri Malah Tak Mau Buka Pintu Kamar Mandi, Ternyata di Dalam Ada...
IlustrasiBejat, Pasutri Kepala sekolah dan Pengawas Perkosa Anak Angkat Selama 6 Tahun, Adegan Seks Direkam
Korban Saiyah (42).Tolak Ajakan Kencan, Jadi sebab Istri Siri di Inhil Dianiaya Suami dengan Parang

 
Berita Lainnya :
  • Bahas Retribusi Pelayanan Kesehatan, DPRD Pekanbaru Rapat dengan Diskes dan RSUD Madani
  • Suzuki Salesman Competition 2019, Kegigihan dan Pengetahuan, Kunci Kemenangan Sales Terbaik
  • Plt Bupati Bengkalis Sebut Fintech Technology Peluang Besar Bidang Keuangan
  • Massa Demo Desak Polda Riau Tahan Tersangka Kasus Pipa Transmisi Inhil
  • 14 Hari Diobservasi, 12 TKA Asal Tiongkok di Siak Bebas Virus Corona
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved