www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Drainase Ditutup Bikin Petugas di Pekanbaru Kesulitan Membersihkan, Pas Hujan Banjir Deh
 
Terinspirasi Film 'Bokep', Pelaku Pencabulan 16 Anak di Selatpanjang Diamankan Polisi
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:43:09 WIB
Tersangka dan barang bukti diamankan Polres Meranti.
Tersangka dan barang bukti diamankan Polres Meranti.

SELATPANJANG - Belakangan ini Kabupaten Kepulauan Meranti tepatnya di Kota Selatpanjang dihebohkan dengan kasus pencabulan anak perempuan di bawah umur.

Pencabulan terhadap belasan anak perempuan di bawah umur dilakukan oleh seorang pemuda. Ia diketahui melakukan tindakan asusila itu karena terinspirasi dari menonton film bokep (porno).

Aksi yang dilakukan JT alias Ghofur (19) warga Jalan Pembangunan III Kelurahan Selatpanjang Timur terhadap belasan anak perempuan di bawah umur terungkap setelah salah satu orang tua korban melapor kepada pihak kepolisian.

Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, didampingi Kasat Reskrim Polres Meranti AKP Ario Damar SH.SIK, beserta tim Reskrim Polres Meranti dalam konferensi pers di Mapolres Kepulauan Meranti, Kamis (16/1/2020) menerangkan kronologi dan modus pelaku.

Diceritakan, pengungkapan terjadi pada tanggal 13 Januari 2020 sekira pukul 11.30 WIB di Jalan Rintis Gang Habib, Kelurahan Selatpanjang Selatan, dimana telah terjadi tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur yang dilakukan JT alias Ghofur terhadap korban SYZ dengan cara menarik tangan kiri korban untuk naik ke atas sepeda motor yang dikendarai tersangka dengan maksud agar bisa mencium dan meraba payudara, sehingga korban merasa ketakutan.

Namun kejadian tersebut diketahui oleh ibu korban bernama FA yang melihat dari dalam rumah dan mengatakan "Woi mau culik anakku ya." Sambil berlari mendekati bersama dengan kakek korban. Mendengar teriakan itu, pelaku langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor jenis matic warna biru.

Dari laporan itu, Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Meranti langsung bergerak untuk menyelidiki dan mengamankan pelaku.

Setelah dilakukan analisa dan interogasi terhadap pelaku, pria yang tidak berkerja ini mengaku telah melakukan sebanyak 16 kali pencabulan terhadap anak perempuan di bawah umur yang berbeda dan di tempat yang berbeda pula untuk melampiaskan nafsunya dalam rentang waktu Desember 2019- Januari 2020.

"Saat kita periksa, pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku telah melakukan pencabulan ini sebanyak 16 kali terhadap anak yang berbeda dan di tempat yang berbeda pula dalam rentang Desember 2019 sampai dengan Januari 2020," kata Kapolres AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat.

Dikatakan Kapolres, ketika dilakukan interogasi yang lebih mendalam, diketahui pelaku tidak mengidap kelainan seksual melainkan dia terinspirasi film bokep yang ditontonnya melalui jaringan internet, dan motifnya semata- mata hanya untuk kepuasan seksual.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku dalam keadaan sehat dan mengakui jika tindakan itu dilakukannya setelah menonton film bokep dan melampiaskan nafsunya itu terhadap anak di bawah umur," kata Kapolres.

Disampaikan lagi, dalam melancarkan aksi bejatnya, pelaku sengaja berkeliling menggunakan sepeda motor mencari target yang akan dinodainya. Kebanyakan kejadian itu dilakukan di tempat yang sepi.

"Pelaku ini sengaja berkeliling mencari anak perempuan di bawah umur yang akan menjadi targetnya dengan modus bertanya alamat, jadi ketika ada kesempatan pelaku langsung melampiaskan nafsunya itu," ujar Taufiq.

Sampai saat ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sepuluh korban yang didampingi orang tuanya. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa celana dan baju korban.

"Dari pemeriksaan yang kita lakukan, terhadap korban, ada gejala trauma yang nampak dari korban, dimana mereka menjadi ketakutan jika bertemu dengan seseorang yang dianggap asing," kata AKBP Taufiq lagi.

Menanggapi adanya isu pelaku yang mempunyai sindikat dalam melakukan perbuatan asusila serta penculikan dan menghebohkan masyarakat, Kapolres membantah hal tersebut.

"Selama ini yang saya lihat hanya dia yang menjadi pelaku utama terkait dengan kasus pencabulan anak di bawah umur ini," ungkapnya.

Atas perbuatannya, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76 E Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Tersangka narkoba diamankan Polsek Keritang Inhil.Kerap Transaksi Narkoba, Pria di Inhil Diamankan Polisi
Terduga pelaku setelah diamankan.Ajak Main ke Rumahnya, Pria di Siak Cabuli Bocah Ingusan Lalu Diberi Jajan
Kajari Rohul Ivan Damanik dan para Kasi upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, di Aula kantor Kejari Rohul Hingga Juli, Kejari Rohul Tangani 225 Perkara, Termasuk 20 Kasus Pencabulan Anak
  ST (42) warga Ngaso, Ujung Batu, ditangkap persenel Polsek Ujung Batu setelah dilaporkan istrinya, karena diduga sudah menyetubuhi dan cabuli dua anak tirinya sejak tahun 2012.Kasus Pencabulan Anak Bawah Umur di Rohul Kian Marak, Pria di Ngaso Setubuhi Dua Anak Tirinya
Ekspos kasus pencabulan dan pembunuhan bocah di Siak.Cabuli dan Sayat Bocah hingga Tewas, Pria di Siak Terancam Hukuman Mati
Warga Negara (WN) Prancis, Francois Abello Camille (FAC) alias Frans bunuh diri hingga kasus yang menjeratnya dihentikan.Polisi Hentikan Kasus Pencabulan 305 Anak oleh WN karena Tersangka Bunuh Diri

 
Berita Lainnya :
  • Drainase Ditutup Bikin Petugas di Pekanbaru Kesulitan Membersihkan, Pas Hujan Banjir Deh
  • Webinar FGDBI di UIR, Ratusan Profesor Rekomendasikan Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Ilmiah International
  • Tionghoa Peduli Covid-19 Serahkan Bantuan APD kepada Rumah Duka YSPBA
  • Fokus Tangani Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, APBD-P Pekanbaru 2020 Naik Rp 189 Miliar
  • 50 Ribu Tautan Iklan Penjual Obat Ilegal Bertebaran Selama Pandemi Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved