www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Bupati Rohil Serahkan Sertifikat Bagi Kepsek 3T dan Guru Pendamping Muda
 
Dugaan Kasus Suap Alih Fungsi Hutan Riau, KPK Panggil Zulhas
Kamis, 16/01/2020 - 10:41:29 WIB
KPK
KPK

JAKARTA - Penyidik KPK memanggil Wakil Ketua MPR Zulklifi Hasan sebagai saksi kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau yang menjerat eks Gubernur Riau Annas Maamun. Politikus PAN itu dipanggi sebagai saksi untuk tersangka korporasi PT Palma.

"Dipanggil untuk tersangka PT Palma," kata Plt Jubir Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (16/1/2020) dikutip dari detik.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu dipanggil dalam kapasitas sebagai mantan Menteri Kehutanan (KLHK) periode 2009-2014. Selain Zulhas, KPK juga memanggil Direktur Perencanaan Kawasan Hutan Tahun 2014 pada Kementerian Kehutanan, Masyhud.

PT Palma Satu sendiri merupakan tersangka korporasi. Perusahaan itu ditetapkan KPK sebagai tersangka korporasi dalam pengembangan kasus suap yang menjerat Annas Maamun ini. PT Palma Satu dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Perusahaan yang mengajukan permintaan pada Gubernur Riau Annas Maamun, yaitu PT Palma Satu dkk, tersebut diduga tergabung dalam Duta Palma Group yang mayoritas dimiliki oleh PT Darmex Agro. SUD (Surya Darmadi) diduga juga merupakan beneficial owner PT Darmex Agro dan Duta Palma Group. SRT (Suheri Terta) merupakan Komisaris PT Darmex Agro dan orang kepercayaan SUD termasuk dalam pengurusan perizinan lahan seperti diuraikan dalam kasus ini," kata Wakil Ketua KPK saat itu, Laode M Syarif, di Senin (29/4/2019).

Selain itu, KPK menetapkan dua tersangka lain yakni Suheri Terta sebagai Legal Manager PT Duta Palma Group tahun 2014 dan Surya Darmadi sebagai pemilik PT Darmex Group atau PT Duta Palma. Mereka diduga terlibat dalam kasus suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau pada Kementerian Kehutanan tahun 2014.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 56 KUHP.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Kamis, 25 September 2014, pada Annas Maamun sebagai Gubernur Riau saat itu dan Gulat Medali Emas Manurung sebagai Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau. Baik Annas maupun Gulat telah divonis bersalah hingga putusannya berkekuatan hukum tetap. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
KPK36 Perkara Kasus Korupsi Dihentikan KPK Penyelidikannya
Amril Mukminin ditahan KPK malam tadi.Keluar Gedung KPK sudah Berompi Orange, Ini Kata-kata yang Dilontarkan Amril ke Wartawan
Ketua KPU Arief Budiman.Terkait Kasus Suap Harun Masiku, KPK Periksa Ketua KPU
  Zulkifli Hasan usai diperiksa KPKKetum PAN Zulkifli Beberkan Izin Alih Fungsi Hutan Riau ke KPK
Bupati Bengkalis Amril Mukminin ditahan KPK. Foto: AntaraBupati Bengkalis Amril Ditahan KPK Usai Jalani Pemeriksaan yang Tertunda
Hasto Kristiyanto usai diperiksa KPK. Foto:CNNIndonesiaDiperiksa KPK, Hasto Sebut Harun Masiku Dapat Beasiswa Ratu Inggris

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Rohil Serahkan Sertifikat Bagi Kepsek 3T dan Guru Pendamping Muda
  • Pemkab Rohul Susun KLHS RPJMD 2021-2024
  • Hadiri Temu Ramah Polda Riau, Hamdani: Kita Apresiasi Kinerja Kapolda
  • Telah Diputuskan Pemerintah, Proses Transisi Pengelolaan Blok Rokan Masih Ngadat
  • Kirim Surat ke Raja Malaysia, Mahathir Mengundurkan Diri Sebagai PM
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved