www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Pemko Gandeng Kejari Pekanbaru Tarik 6 Mobil Dinas yang Dikuasai Oknum Eks Pejabat
 
Kasus Suap Penetapan Anggota DPR, KPK Periksa Wahyu Setiawan Sebagai Tersangka
Rabu, 15/01/2020 - 10:58:39 WIB
KPK
KPK

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) memeriksa Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (15/1/2020) hari ini.

Pemeriksaan hari ini merupakan pemeriksaan pertama terhadap Wahyu sejak ia ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait penetapan anggota DPR terpilih periode 2019-2024, Kamis (9/1/2020) lalu.

Dilansir dari kompas, Wahyu yang sudah mengenakan rompi oranye itu, tiba di Gedung Merah Putih sekira pukul 10.14 WIB dengan menumpangi kendaraan tahanan.

"Doakan saja, saya mau ketemu penyidik dulu ya," kata Wahyu sambil berlalu memasuki Gedung Merah Putih KPK.

Belum diketahui apa yang akan didalami penyidik dalam pemeriksaan Wahyu hari ini, termasuk status Wahyu dalam pemeriksaan hari ini apakah sebagai tersangka atau sebagai saksi bagi tersangka lain.

Diberitakan, Komisioner KPU Wahyu Setiawan dijadikan tersangka karena diduga menerima suap setelah berjanji untuk menetapkan caleg PDI-P Harun Masiku sebagai anggota DPR terpilih melalui mekanisme PAW.

KPK menyebut Wahyu telah menerima uang senilai Rp 600 juta dari Harun dan sumber dana lainnya yang belum diketahui identitasnya. Sedangkan, Wahyu disebut meminta uang operasional sebesar Rp 900 juta untuk memuluskan niat Harun.

KPK menetapkan total empat tersangka dalam kasus suap yang menyeret komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Selain Wahyu, KPK juga menetapkan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang juga orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina.

Lalu, politisi PDI-P Harun Masiku, dan pihak swasta bernama Saeful. Dua nama terakhir disebut Lili sebagai pemberi suap. Sementara Wahyu dan Agustiani diduga sebagai penerima suap.

Wahyu, Agustiani, dan Saeful sudah ditahan KPK setelah terjaring lewat operasi tangkap tangan pada Rabu (8/1/2020) lalu. Sedangkan, Harun disebut telah terbang ke Singapura dua hari sebelum OTT dilakukan. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Zulkifli Hasan usai diperiksa KPKKetum PAN Zulkifli Beberkan Izin Alih Fungsi Hutan Riau ke KPK
Kejati Riau.Kasatker di BWSS III Riau Dipangil Jaksa Klarifikasi Perkara Lain, Bukan Soal Embung
Dua orang tersangka dan barang bukti diamankan Polda Riau.35 Kg Sabu yang Disimpan Dalam Speed Boat Diamankan Polda Riau, 2 Tersangka Ditangkap
  Aparat memusnahkan barang bukti sabu dengan cara diblender.Disaksikan Waka Polres Rohil, Polsek Bangko Musnahkan 284 Gr Sabu
Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad.Wabup Bengkalis Mangkir untuk Kedua Kalinya dari Panggilan Polda Riau sebagai Tersangka
Ilustrasi.Pengedar Rokok Ilegal Ditangkap Polres Inhu, Barang Bukti dan 5 Mobil Diamankan

 
Berita Lainnya :
  • Pemko Gandeng Kejari Pekanbaru Tarik 6 Mobil Dinas yang Dikuasai Oknum Eks Pejabat
  • Akibat Corona, PTPN V Bakal Fokus Produksi CPO Kelas Premium
  • Suzuki XL7 Resmi Dipasarkan, Lebih Murah dari Kompetitornya
  • Merusak Lingkungan, Izin Kilang Sagu dan Panglong Arang di Meranti segera Dicabut
  • Awal Maret Praktek Kerja Lapangan, Mahasiswa AKNP Diberikan Pembekalan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved