www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Politikus Anti-Islam Umumkan Bakal Bakar Alquran di Dekat Masjid
 
Tersangka Suap PAW Harun Masiku Sudah di Luar Negeri, KPK: Kemungkinan Masuk DPO
Senin, 13 Januari 2020 - 12:48:10 WIB
KPK
KPK

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan kader PDIP Harun Masiku (HAR), tersangka kasus suap terkait proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI terpilih dari Fraksi PDIP periode 2019-2024 sudah berada di luar negeri.

"Dengan imigrasi kami sudah koordinasi. Informasi yang kami terima malah memang sejak sebelum adanya tangkap tangan, yang bersangkutan memang sedang di luar negeri," ucap Ghufron di Jakarta, Senin (13/1/2020) dikutip dari Antara.

Namun, lanjut dia, KPK membuka kemungkinan untuk memasukkan Harun dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) jika yang bersangkutan tidak segera menyerahkan diri ke KPK.

"Siang ini kami koordinasi dengan Menkumham untuk itu. Kami telah mengimbau kepada yang bersangkutan untuk segera menghadap ke KPK. Kalaupun tidak, nanti kita akan tetap cari dan kita masukkan dalam DPO," ungkap Ghufron.

Sementara itu, Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Ahmad Nursaleh menyatakan bahwa memang belum ada permintaan pelarangan ke luar negeri terhadap Harun.

"Belum ada," ucap dia.

KPK pada Kamis (9/1) telah mengumumkan empat tersangka terkait tindak pidana korupsi suap penetapan anggota DPR RI terpilih 2019-2024. Sebagai penerima, yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan (WSE) dan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu atau orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Sedangkan sebagai pemberi Harun Masiku dan Saeful (SAE) dari unsur swasta atau staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Diketahui, Wahyu meminta dana operasional Rp900 juta untuk membantu Harun menjadi anggota DPR RI dapil Sumatera Selatan I menggantikan caleg DPR terpilih dari Fraksi PDIP dapil Sumatera Selatan I Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, Wahyu hanya menerima Rp600 juta. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Foto: Dok.FKMNKPK dan Kejagung Kembali Didesak Usut Dugaan Korupsi Perkantoran Pemko Pekanbaru
Ilustrasi.KPK Panggil Kadis Perkebunan Riau, Bakal Jadi Saksi Terkait Kasus Suap Alih Fungsi Hutan
Gedung KPKKasus yang Jerat Mantan Gubri Annas Maamun, Ternyata Belum Usai, Kabiro Hukum Setdaprov Riau Diklarifikasi KPK
  IlustrasiKasus Suap Alih Fungsi Hutan, Kadisbun Riau Diperiksa KPK 5 Jam
KPKTerkait Kasus Suap Alih Fungsi Hutan, KPK Panggil Kadisbun Riau
KPKKasus Suap Izin Alih Fungsi Hutan, KPK Panggil Pejabat Pemprov Riau

 
Berita Lainnya :
  • Politikus Anti-Islam Umumkan Bakal Bakar Alquran di Dekat Masjid
  • Penanganan Covid-19 Riau Difokuskan kepada Enam Daerah
  • Bawaslu Rohil Pantau Khusus Pemilih di Daerah Perbatasan
  • Mau Beli Mobil LCGC, Toyota Agya atau Honda Brio Satya?
  • Mulai Hari Ini, Tak Pakai Masker Siap-siap Denda Rp 250 Ribu !
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved