www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
8 Tahun Usia RS Awal Bros Rohul, Kian Matang Layani Masyarakat
 
Kesal, Pria Ini Tega Sekap Anak Kandungnya di Kandang Ayam karena Kecanduan Games
Senin, 13 Januari 2020 - 11:56:11 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JEMBER - EW (41), warga Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember tega menyekap anak kandungnya sendiri, MI (12), di kandang ayam.

Sebab, dia merasa kesal dengan anaknya karena kecanduan game online. Agar tidak kabur, anak tersebut diikat menggunakan menggunakan borgol besi.

“Kejadianya pada Sabtu lalu,” kata Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal pada Kompas.com saat konferensi pers di Mapolres Jember Senin (13/1/2020) dikutip dari Kompas.

Menurut dia, penyekapan tersebut berawal saat MI kabur dari rumahnya.

Saat itu, EW menghubungi pengasuh anaknya yang bernama Salma. Ketika dicari, sang anak ditemukan sedang bermain game online di salah satu warnet di Jalan Riau.

Setelah mendapatkan informasi korban, Salma meminta tolong agar EW memanggil korban.

“Namun, tak kunjung keluar atau mengikuti keinginan ayah kandungnya, akhirnya tersangka ini menarik tangan kiri untuk keluar dan melakukan tindakan kekerasan fisik,” ujar Alfian.

EW memukul korban beberapa kali sehingga mengenai sejumlah bagian tubuh korban.

“Setelah terjadi pemukulan, anak dibawa ke rumah, lalu dilakukan pengikatan dengan menggunakan borgol kecil dan besar,” terangnya.

Namun, karena risih kelihatan warga sekitar, korban ini dipindah ke kadang ayam yang sering digunakan untuk melakukan pemotongan ayam dan lainnya.

“Diikat menggunakan tali ban yang panjang, jari jempol kiri diborgol, pergelangan kaki kanan juga diborgol dengan borgol besar,” papar dia.

Lalu diikat dengan tali van belt pada kayu. Korban dapat membuka ikatan tersebut menggunakan kompor gas yang ada di sana.

Dia keluar dari tempat penyekapan, meminta tolong pada tetangga, yang bernama Baidi.

Saat itu, korban meminta pakaian pada Baidi. “Karena ketika diikat, semua ditelanjangi, tidak mengenakan pakaian sehelai apapun,” ujar dia.

Akhirnya, Baidi melaporkan pada Koramil Sukorambi, lalu Koramil melaporkan ke Polsek Sukorambi untuk membuka borgol.

“MI ini mengalami broken home, tidak bersama ibu kandungnya,” ujar Alfian. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Pelaku diamankan saat pesta miras dan narkoba.Asik Pesta Miras dan Narkoba, Tiga Pasang Pria dan Wanita Digrebek di Hotel Lion Rohil
Jenazah Abdul Hamid yang akan dibawa ke rumah duka  Keluarga Pria Tewas Ditembak karena Mengamuk di Mapolres Meranti Minta Polisi ke Rumahnya
Pertemuan yang diadakan usai kejadian tewasnya pria di Mapolres Meranti.Tak Ingin Ada Gesekan Usai Penembakan, Pemkab dan Tokoh Masyarakat Gelar Pertemuan dengan Polres Meranti
  IlustrasiMinum Miras Oplosan untuk Tangkal Corona, 5 Pria Ini Tewas
Jenazah Abdul Hamid yang akan dibawa ke rumah duka  Satu Proyektil Diangkat dari Tubuh Abdul Hamid, Pria Selatpanjang yang Ditembak karena Serang Petugas
Warga Jalan Anggur Kota Dumai dihebohkan penemuan mayat laki-laki  tergeletak di depan rumah kosnya.Duda Anak Satu di Dumai Ditemukan Tergeletak Tidak Bernyawa di Depan Kosnya

 
Berita Lainnya :
  • 8 Tahun Usia RS Awal Bros Rohul, Kian Matang Layani Masyarakat
  • Kumpulkan OPD, Inspektorat Riau Tindaklanjuti Temuan BPK
  • Wawako Dumai Buka Sosialisasi Inpres Nomor 2/2020, Ajak Semua Pihak Berantas Narkoba
  • Dilaksanakan Desember, Pemkab Siak Persiapkan MTQ Tingkat Kabupaten di Kandis
  • Riau Nihil Kasus Baru, Satu Pasien Covid-19 Pekanbaru Sembuh
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved