www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Peringati HUT ke-65 Lantas, Polres Inhu Bangun Rumah untuk Seorang Warga Desa Sungai Baung
 
58 Ribu Hektar Lahan di Riau Ilegal, DPRD Riau Minta Segera Diproses Hukum
Sabtu, 04 Januari 2020 - 07:32:34 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Seluas 58 ribu hektare lahan perkebunan di Riau ilegal karena berada dalam kawasan hutan, maka wakil rakyat di DPRD Riau meminta hal itu segera didiproses hukum.

Wakil rakyat di DPRD Riau akan mengawal tim Satgas Penertiban Lahan Perkebunan Ilegal Riau yang sudah berhasil mengungkap 58 ribu lahan ilegal selama lebih kurang dua bulan, apalagi wakil rakyat juga menemukan ada 1,8 juta hektare lahan perkebunan ilegal di Riau karena masuk dalam kawasan hutan.

Wakil Ketua DPRD Riau, Asri Auzar, Jumat (3/1/2020) mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh tim Satgas.

Selama dibentuk, tim ini sudah berhasil mengidentifikasi 58 ribu lahan perkebunan milik perusahaan yang diduga ilegal karena masuk kawasan hutan.

"Kita patut apresiasi, karena mereka bisa mengungkap 58 ribu hektare lahan perkebunan tanpa izin selam lebih kurang dua bulan, tapi ingat, temuan ini masih sebagian kecil saja," kata ketua DPC Partai Demokrat Riau ini dikutip dari Tribunpekanbaru.
 
Asri mengungkapkan, angka 58 ribu tersebut masih kecil jika dibandingkan dengan hasil temuan dari kalangan DPRD Riau.
Wakil rakyat di DPRD Riau menemukan ada 1,8 juta hektare lahan pekerbunan ilegal di Riau.

"Mereka itukan bergerak dengan dasar temuan kita, ada 1,8 juta hektare lahan perkebunan di Riau yang kita duga itu ilegal karena masuk dalam kawasan hutan," ucapnya.
Pihaknya akan mengawal Tim satgas ini agar bisa mengungkap kasus perkebunan lahan ilegal yang lebih besar lagi.

Tidak kalah pentingnya, kata Asri, adalah tindaklanjut dari temuan ini.

"Kami minta ini diproses secara hukum. Karena undang-udangnya jelas. Tidak bisa dibantah lagi. Membuka hutan tanpa izin, jelas hukumanya, 12 tahun kurungan penjara, dan denda sekian ratus miliar," katanya.

Pihaknya optimis, dibawah kempimpinan Kapolda Riau dan Kejati yang baru, para perusahaan perambah hutan di Riau bisa diproses hukumnya dengan seadi-adilnya.

"Tidak berlaku lagi, benking-bekingan, kita usut saja sampai ke akar-akarnya. Kita serahkan saja ke Pak Kapolda yang kita akui sangat bagus, begitu juga dengan buk Kajati Riau, Buk Mia, kita serahkan kepada mereka untuk memproses penegakan hukumnya. Kita akan kawal proses ini," pungkasnya.

58 Ribu Hektare Lahan Perkebunan di Riau Ilegal

Seluas 58 ribu hektare lahan perkebunan di Riau ilegal, masuk dalam kawasan hutan dan lahan itu dikuasai 32 perusahaan.

Tim Satuan Tugas (Satgas) penertiban lahan ilegal Provinsi Riau berhasil mengidentifikasi 58 ribu hektare lahan perkebunan di Riau yang masuk dalam kawasan hutan.

Lahan perkebunan yang masuk ke kawasan hutan ini digarap oleh sejumlah perusahaan di Riau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Riau, Ervin Rizaldy, Jumat (3/1/2020) mengatakan, temuan ribuan hektare lahan yang berada di kawasan hutan ini akan diteruskan ke proses hukum.

"Penertiban perkebunan ilegal ini tetap kita lanjutkan tahun ini, sehingga tidak ada tebang pilih dalam penertiban ini. Termasuk perusahaan perkebunan di kabupaten dan kota yang belum sempat kita telusuri. Seperti di Kepulauan Meranti, Pekanbaru dan Dumai itukan belum sempat kita turun, tahun ini kita akan sisir juga,"kata Ervin.

Ervin mengungkapkan, sejak dibentuk November 2019 lalu, Satgas Penertiban Lahan Perkebunan Ilegal Provinsi Riau berhasil mengidentifikasi lahan perkebunan seluas 80.885,59 hektare.

Lahan perkebunan tersebut sudah diukur oleh Tim Satgas di sembilan kabupaten se Provinsi Riau.

"Sejak November lalu tim sudah menyisir 32 perusahaan di sembilan kabupaten se-Riau," katanya.

Sembilan daerah yang disisir Tim Satgas Terpadu diantaranya Rokan Hulu (Rohul).

Di sana ada 2 perusahaan yang sisir tim, dengan total lahan yang diukur 11.351.80 hektare.

Kemudian Kampar 4 perusahaan dengan total lahan diukur 8.650,93 hektare

Indragiri Hulu 6 perusahaan luas lahan diukur 11.050,65 hektare

Kuansing ada 3 perusahaan total lahan diukur 13.147,57 hektare

Pelalawan 4 perusahaan total lahan diukur 18.911,00 hektare.

Selanjutnya, di Bengkalis terdapat 3 perusahaan dengan total lahan yang diukur 2.926,17 hektare

Siak 4 perusahaan total lahan diukur 5.420,90 hektare

Rokan Hilir 3 perusahaan yang diukur dengan luas 3.841,60 hektare

Indragiri Hilir 3 perusahaan diukur dengan total lahan seluas 5.585,77 hektare.

"Jadi total keseluruhan yang sudah diukur oleh tim 80.885,59 hektare. Namun yang berada di kawasan hutan seluar 58.350,97 hektare," sebutnya.

Setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, tim berhasil mengidentifikasi lahan seluas 58.350,97 hektare yang berada di kawasan hutan.

Lahan ini pun disinyalir digarap oleh perusahaan secara ilegal.

Sedangkan sisanya, 22.534,62 hektare lagi berada di luar kawasan hutan atau di Area Penggunaan Lain (APL). (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Amril Mukminin saat tiba di Rutan Kelas I Pekanbaru hari ini.Sidang Kasus Amril Mukminin Digelar Besok, KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau
IlustrasiKPK Periksa Ketua DPDR Riau Sebagai Saksi Perkara Dugaan Suap Mantan Bupati Bengkalis
 Areal lahan PT LIH yang diduga digarap diluar HGU. Foto: AntaraTelusuri Dugaan Pelanggaran PT LIH di Pelalawan, Anggota DPR RI Akan Sampaikan ke Pemerintah Pusat
  IlustrasiPolda Riau Panggil Terduga Kasus Surat Panggilan KPK Palsu Libatkan Anggota DPRD Riau
IlustrasiPonakan di Pekanbaru Tilap Uang Perusahaan Pamannya Rp373 Juta
Ilustrasi58 Ribu Hektar Lahan di Riau Ilegal, DPRD Riau Minta Segera Diproses Hukum

 
Berita Lainnya :
  • Peringati HUT ke-65 Lantas, Polres Inhu Bangun Rumah untuk Seorang Warga Desa Sungai Baung
  • Bikin Geger, Viral 2 Pria Jadi "Pengantin" di Rohil, Polisi Turun Tangan
  • Masih Bandel, Pemilik Usaha di Inhu Siap-siap Kena Sanksi Administrasi
  • 9.588 UKM di Pekanbaru Sudah Dikirim untuk Terima Bantuan
  • Gara-gara Susah Belajar Online, Bocah SD Tewas di Tangan Ibunya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved