www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
12 Sehat dan 4 Kasus Baru, Total Pasien Covid-19 Riau Jadi 232 Orang
 
Ibunya Sering Dimarahi, Pria Ini Bacok Leher Ayah Kandungnya hingga Tewas
Senin, 23 Desember 2019 - 09:12:02 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Pairi (34), warga Dusun I Desa Madya Mulya, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan membunuh ayah kandungnya sendiri, Edi Suranta (60) karena sering memarahi ibunya.

Polisi menangkap Pairi dan langsung melakukan tes psikologis untuk memeriksa kejiwaan pelaku.

Peristiwa bermula saat pelaku bertengkar dengan korban pada Sabtu (21/12) sekitar pukul 02.00 WIB di rumahnya. Pertengkaran memanas hingga membangunkan Sairoh (52) istri korban yang juga ibu kandung pelaku.

Sairoh yang tidak bisa melerai keduanya, pergi ke rumah anaknya yang lain yang tinggal tak jauh dari rumahnya, untuk membantu melerai keduanya. Namun setelah kembali lagi ke rumahnya bersama dengan anak-anaknya yang lain, korban sudah tergeletak bersimbah darah di atas kasur.

Korban meninggal dengan leher mengalami luka bacokan serta kepala ditutupi oleh bantal. Sementara Pairi melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Lalan Musi Banyuasin inspektur Satu Junardi mengatakan, penyidik segera mendatangi TKP setelah mendapatkan laporan dari kepala desa setempat.

Keesokan harinya, Minggu (22/12), polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka bersembunyi di rumah saudaranya dan menangkapnya.

"Tersangka sudah kita amankan berikut barang bukti parang yang digunakan untuk membunuh korban. Saat ini kami tengah memeriksa tersangka dan untuk korban dibawa ke rumah sakit untuk proses visum," ujar Junardi dikutip dari Kompas.

Berdasarkan pemeriksaan sementara terhadap tersangka, Pairi kesal karena ayahnya tersebut sering memarahi ibunya tanpa alasan. Pada malam kejadian, pelaku tersulut emosinya hingga gelap mata membunuh ayahnya tersebut.

Namun kini pihaknya pun tengah melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku karena berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar, pelaku pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ernaldi Bahar beberapa tahun lalu.

"Dari caranya menjawab pertanyaan penyidik pelaku bertingkah laku normal dan secara sadar," katanya.

Namun, menurut warga, pelaku pernah dirawat di RSJ dua tahun lalu karena sering mengganggu warga.

"Tapi tidak lama, karena tidak dianggap gila. Kita akan memastikan lagi pelaku untuk diperiksa kejiwaannya," ujar dia. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kapolsek Rambah IPTU P.Simatupang.Kasus Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Kecamatan Rambah sudah Proses Penyidikan
Pelaku pencurian yang diamankan.Barang Curian Dijual Via Medsos, Seorang Residivis di Inhu Diamankan Polisi
Foto: AntaraTersinggung Dimarahi, Anak Bunuh Ibu Kandungnya
  Pelaku SP (41) warga Duri saat ditangkap oleh Tim Opsnal Polsek Mandau, Polres Bengkalis. Foto: RiauposKeji, Ayah di Duri Gagahi Anak Tirinya yang Masih di Bawah Umur
Achmad YuriantoData Pasien Tes Covid-19 Dijual Online, Yurianto: Kita Serahkan ke Polisi
IlustrasiKejam! Gunakan Pulpen, Ibu Tusuk Anak Tirinya Berulang-ulang hingga Tewas

 
Berita Lainnya :
  • 12 Sehat dan 4 Kasus Baru, Total Pasien Covid-19 Riau Jadi 232 Orang
  • Hendak Tangani Karhutla dengan Modifikasi Cuaca, Tapi Pesawat Tak Siaga di Riau
  • Hari Ini Riau Tambah 4 Kasus, Berikut Data Sebaran Kasus Positif Corona di Indonesia
  • Bulan Depan, Pemko Pekanbaru Lelang Jabatan Sekda
  • Bertambah 1.301, Total Kasus Positif Corona Indonesia Tembus 60.695
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved