www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Program Daily Check In MyTelkomsel Berikan Kuota Gratis Bagi Pelanggan
 
Kapal Sarat Muatan Pasir Tabrak Pelabuhan Desa Kudap Meranti
Kamis, 12/12/2019 - 14:48:03 WIB
Pelabuhan rakyat di Desa Kudap Kecamatan Tasik Putripuyu, Kepulauan Meranti ditabrak kapal pada Rabu (11/12/2019) dini hari.
Pelabuhan rakyat di Desa Kudap Kecamatan Tasik Putripuyu, Kepulauan Meranti ditabrak kapal pada Rabu (11/12/2019) dini hari.

SELATPANJANG - Kapal bermuatan pasir menabrak pelabuhan rakyat di Desa Kudap Kecamatan Tasik Putripuyu, Kepulauan Meranti pada Rabu (11/12/2019) dini hari.

Akibatnya dermaga dan ruang tunggu di pelabuhan tersebut hancur dan nyaris terjun ke laut. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini

Kepala Desa Kudap, Sutrisno ketika dikonfirmasi, Kamis (12/12/2019) membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, melalui keterangan dari salah satu satu warga yang bernama Nurdin melihat kapal tersebut datang dari arah Bengkalis dengan sarat muatan berisi material pasir sekira pukul 04:00 WIB.

Dikatakan, setelah menabrak pelabuhan, kapal itu pun berlalu pergi tanpa menghiraukan teriakan beberapa warga yang kebetulan berada di lokasi.

"Kapal itu berlalu pergi dengan begitu saja tanpa menghiraukan panggilan warga yang berusaha mencegahnya," kata Sutrisno.

Dengan adanya insiden tersebut, kepala Desa Kudap kecewa, karena sampai hari ini pemilik kapal maupun kapten tidak ada itikad baik untuk bertemu pihak desa dan bertanggung jawab atas apa yang disebabkanya.

"Selaku pemerintah desa saya merasa sangat kecewa dengan apa yang terjadi. Kapal yang menabrak pelabuhan satu-satunya di desa kami tidak bertanggung jawab sedikit pun setelah pelabuhan roboh di tabrak malah di tinggal begitu saja," ujarnya.

Dengan robohnya pelabuhan tersebut, Sutrisno khawatir perekonomian dan aktifitas warga yang ingin berpergian akan terhambat.

Untuk itu dia berharap kepada pemerintah daerah membantu memperbaiki infrastruktur vital tersebut.

"Kami berharap pemerintah daerah bisa memperhatikan pelabuhan di desa kami. Karena ini satu-satunya pelabuhan yang bisa kami fungsikan di desa kami, jika pelabuhan ini lumpuh maka lumpuh jugalah pencarian masyarakat kami yang mengantung nasib mencari rezeki di pelabuhan ini seperti para penambang pompong atau para buruh pelabuhan," ungkap Sutrisno.

Dia menambahkan, bahwa kondisi pelabuhan tersebut sudah sedikit rapuh dan membutuhkan perawatan dan harus segera direnovasi.

"Kondisi pelabuhan itu sudah sangat memprihatinkan. Padahal sudah lama kami mengajukan permohonan bantuan pembangunan namun sampai saat ini belum ada realisasi atau perhatian dari Pemkab," ujarnya.

Terhadap kejadian tersebut, pihaknya sudah melaporkan kejadian dan kondisi pelabuhan ke KSOP kelas II Tanjung Buton Wilayah kerja Bandul Kecamatan Tasik Putripuyu. Selain itu juga sudah berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Meranti melalui Bhabinkamtibmas Polsek Merbau.

"Sudah kita laporkan kepada pihak-pihak terkait. Sampai saat ini kami masih berupaya mencari solusi terbaik karena untuk menindaklanjuti hal ini kita tidak punya data lengkap tentang kapal tersebut," pungkasnya.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Penca korban kapal TKI tenggelam masih berlanjut.Jenazah TKI Ilegal yang Ditemukan Tewas Mengapung Teridentifikasi, Warga Batu Bara
Petugas evakuasi satu jasad korban tenggelam.Satu Korban Kapal Tenggelam di Perairan Rupat Utara Ditemukan Tewas, 9 Dalam Pencarian
Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman NurhidayatIngin Populer, Tiga Ibu di Meranti Sebarkan Hoax di Medsos
  Pencarian korban kapal tenggelam.Tim SAR Gabungan Temukan Tas dan 7 Life Jaket Korban Kapal Tenggelam di Bengkalis
  Kapal Negara (KN) RB 218 Basarnas Pekanbaru menyisir perairan rupat mencari korban tenggelamnya kapal pompong.Cari Korban Kapal Tenggelam di Perairan Rupat, KN RB 218 Basarnas Pekanbaru Diterjunkan
Buaya sepanjang 2 meter yang nyangkut di jalan milik nelayan.NGERI! Bukan Ikan, Jaring Nelayan di Meranti Malah Tangkap Buaya Sepanjang Dua Meter

 
Berita Lainnya :
  • Program Daily Check In MyTelkomsel Berikan Kuota Gratis Bagi Pelanggan
  • Mengganggu, Walikota Minta Kontraktor Selesaikan Proyek IPAL
  • Kadisparpora Meranti: Jika Ada Masalah Itu Bukan Tanggungjawab Dinas
  • Awal Pekan, Hujan Disertai Petir Bakal Guyur Riau
  • Batak, DPO Bandar Narkoba 19 Kg Sabu Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved