www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Rohil Bentuk APSAI
 
Miris, Bayi 40 Hari Meninggal karena Diberi Makan Pisang di Kebon Jeruk
Selasa, 10/12/2019 - 11:01:51 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Kapolsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Ajun Komisaris Polisi Erick Sitepu, menjelaskan kronologi AH, bayi meninggal akibat tersedak pisang, setelah memeriksa ibunya Yuni Sari (27).

Erick mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, Yuni Sari mengaku tak tahu bahwa bayi berusia 40 hari belum boleh memakan selain air susu ibu (ASI).

"Bayi 40 hari sama ibunya dicoba dikasih makan pisang, dia (ibunya) enggak tahu kalau umur 40 hari itu, bayi pencernaannya belum boleh makan selain ASI. Akibat ketidaktahuan itu, akhirnya bayinya meninggal," kata Erick di Jakarta, Senin (9/12/2019) malam.

Bayi AH yang merupakan salah satu anak kembar dari pasangan Yuni Sari (27) dan Husaeni (34) meninggal pada Minggu (8/12/2019) dini hari saat dilarikan ke Puskesmas Kebon Jeruk.

Berdasarkan hasil visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), penyebab kematian korban lantaran ada potongan pisang yang menyangkut di pernapasan korban.

Erick mengatakan pihaknya tak menemukan bekas luka maupun kekerasan pada tubuh bayi AH.

"Sudah visum di dokter, di korban kami enggak temukan luka atau bekas kekerasan. Jadi memang murni karena ketidaktahuan ibunya itu," kata Erick, dikutip merdeka.

Lantaran murni kelalaian dan tak menemukan adanya bekas kekerasan di tubuh korban, maka polisi tidak menahan Yuni atas meninggalnya sang anak.

AH pun telah dimakamkan di TPU kawasan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, usai divisum di RSCM untuk memastikan penyebab kematiannya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi.Jasad Bayi Baru Lahir Ditemukan Mengapung di Saluran Drainase
Diduga dua orang pelaku beserta barang bukti.Pengunjung Lapas Tembilahan Ketahuan Selundupkan Sabu Modus Disimpan dalam Popok Bayi
Polisi amankan tersangka dan barang bukti sabu yang disimpan dalam keranjang pisang.Mabes Polri Amankan 13 Kg Sabu dalam Keranjang Pisang di Dumai
  IlustrasiMiris, Bayi 40 Hari Meninggal karena Diberi Makan Pisang di Kebon Jeruk
 Bayi yang diduga dibuang orang tuanya di Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai, sudah tiga hari menjalani perawatan di RSUD RohulBayi Laki-laki Diduga Dibuang Orang Tuanya Kini Dalam Perawatan RSUD Rohul
Bayi daam kondisi sehat dan dalam perawatan medis.HEBOH. Warga Rumbai Temukan Bayi Berumur 3 Hari di Teras Rumah

 
Berita Lainnya :
  • Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Rohil Bentuk APSAI
  • Jelang Imlek, Jeruk Asal Malaysia Masuk Ilegal ke Meranti, Balai Karantina Kecolongan
  • Dahlan Iskan Sebut Benny Tjokro Bisa Kembalikan Uang Asabri, Ternyata Pakai Ini
  • Angka Perceraian di Inhu Terus Menurun dalam 4 Tahun Terakhir
  • NasDem Panaskan Mesin Partai untuk Hadapi Pilkada 2020
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved