www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Sidang Kasus Amril Mukminin Digelar Besok, KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau
 
Satwa Hutan Riau sering Mati Terjerat, BBKSDA Temukan 170 Perangkap saat Razia di Area Konservasi
Senin, 09 Desember 2019 - 08:09:32 WIB
Ratusan jerat yang diamankan hasil razia.
Ratusan jerat yang diamankan hasil razia.

PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menggelar operasi bersih jerat di kawasan konservasi. Tim menemukan 170 jerat atau perangkap untuk membunuh satwa di dalam hutan.

"Terhitung sejak 25 November hingga 7 Desember 2019 ada 170 jerat yang disita dari kawasan hutan di Riau. Operasi jerat ini cukup efektif dan diketahui model jerat yang semakin variatif," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono dilansir detikcom, Minggu (8/12/2019).

Haryono menjelaskan, kematian satwa liar dalam setahun terakhir ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Penyebab utamanya, adanya konflik dengan manusia serta perburuan satwa liar.

"Salah satu model perburuan satwa liar di Riau yaitu pemasangan jerat dalam kawasan hutan sebagai habitat dari satwa liar. Dengan dalih memasang jerat babi hutan," kata Haryono.

Akan tetapi, lanjut Haryono, jerat tersebut kebanyakan yang menjadi korban jerat justru satwa liar yang statusnya dilindungi. Faktanya korbannya adalah justru gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus), harimau sumatera (Pantera tigris sumatrae), dan beruang (Helarctos malayanus). Ada lagi tapir (Tapirus indicus).

"Ini belum satwa lainnya. Tercatat 2018-2019 ada 4 ekor gajah sumatera yang terjerat. Harimau sumatera ada 3, beruang 2 ekor, tapir 2 ekor. Ini terjadi dalam kantong kawasan konservasi Giam Siak Kecil, Kerumutan, dan kawasan konservasi Zamrud," kata Haryono. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiTemukan 34 Butir Ekstasi, Tiga Napi di Lapas Bangkinang Tak Berkutik Dirazia Sipir
Tampak saat Sat Reskrim Polres Inhil mengamankan minuman keras jenis tuak.Satreskrim Polres Inhil Amankan 27 Liter Minuman Keras Jenis Tuak
Zulkifli Hasan usai diperiksa KPKKetum PAN Zulkifli Beberkan Izin Alih Fungsi Hutan Riau ke KPK
  Personel gabungan Polri dan TNI di Kecamatan Rambah, amankan diduga pelaku balapan liar serta mengamankan 7 unit sepeda motor diduga dipakai balapan liar, di jalan raya Desa Pasir Baru Kecamatan Rambah.Operasi Gabungan Polisi dan TNI Amankan Pelaku Balapan Liar di Pasir Baru
Tulisan korban yang diposting di media sosial.Pria yang Ditembak Mati karena Serang Polisi di Meranti Diduga Tak Terima Motornya Dirazia
IlustrasiBNN Riau Temukan Narkoba di Tempat Hiburan Malam, 10 Tamu Positif

 
Berita Lainnya :
  • Sidang Kasus Amril Mukminin Digelar Besok, KPK Hadirkan Ketua DPRD Riau
  • LAMR Rohul dan LKA Lima Luhak Serta Tiga Kenagarian Gelar Pertemuan Terkait CSR Perusahaan
  • BLT Tahap 3 untuk Masyarakat Desa Terdampak Covid-19 di Riau Baru Disalurkan 33,88 Persen
  • Bupati Pimpin Rapat Desk Pilkada Rohul Bersama Forkompinda
  • 8 Tahun Usia RS Awal Bros Rohul, Kian Matang Layani Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved