www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Mandiri Syariah Pertahankan Kinerja Positif di Masa Pandemi
 
Akui Kantornya Digeledah KPK, DH: Mungkin karena Ada Foto Saya dengan Bupati Bengkalis
Jumat, 29 November 2019 - 09:04:09 WIB
Sekolah yang juga disebut-sebut rumah pengusaha terkenal di Riau yang digeledah KPK. FOTO: goriau
Sekolah yang juga disebut-sebut rumah pengusaha terkenal di Riau yang digeledah KPK. FOTO: goriau

PEKANBARU - Pengusaha terkenal di Riau, Deddy Handoko mengakui kantornya di Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (28/11/2019).

”Iya benar, itu kantor saya. Kemungkinan karena KPK melihat ada foto saya bersama Bupati Bengkalis,” ujarnya seperti dilansir dari goriau.

Namun saat ditanya apakah ada kaitan dengan proyek Pangkalanyirih atau proyek multiyears pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning yang sedang ditangani KPK, pria yang akrab disapa DH itu membantah hal tersebut.

”Hanya karena ada foto saya sama Bupati Bengkalis. Tidak ada kaitannya sama sekali (proyek Pangkalannyirih),” ujar Deddy.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan mantan Kepala PU Kabupaten Bengkalis, M Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construktion (MRC), Hobby Siregar, sebagai tersangka dalam kasus korupsi di Bengkalis. Keduanya sudah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor Pekanbaru dengan penjara 7 tahun dan 7,5 tahun.

Dalam kasus Amril ini, KPK menetapkan Bupati Bengkalis ini sebagai tersangka dalam perkara dugaan penerimaan suap atau gratifikasi terkait proyek multiyears pembangunan Jalan Duri-Seipakning, Kabupaten Bengkalis.

Amril, kata KPK, diduga menerima uang dengan nilai total kira-kira Rp5,6 miliar terkait kepengurusan proyek tersebut. Pemberian uang itu diduga berasal dari pihak PT CGA selaku pihak yang akan menggarap proyek tersebut.

Duit itu diterima Amril agar bisa memuluskan proyek tahun jamak pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning Tahun 2017-2019. Dalam kasus dugaan suap itu, Amril disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

KPK telah melakukan cekal terhadap Amril Mukminin agar tidak berpergian ke luar negeri. Kemudian, serangkaian penggeledahan pun telah dilaksanakan. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
KPKKPK Pastikan Tidak Akan Tunda Proses Hukum yang Libatkan Para Calon Kepala Daerah
Ketua KPK Firli BahuriKPK Temukan 4 Celah Potensi Korupsi Terkait Wabah Corona
Sidang Gratifikasi Bupati Non Aktif Amril Mukminin dilakukan secara virtual.Terdakwa Suami Sendiri, Bakal Cabup Bengkalis Kasmarni Mundur Jadi Saksi
  Papan bunga untuk KPK.Kasmarni Mundur Jadi Saksi, KPK Dapat Papan Bunga
KPKMinta Pembangunan KIT di Pekanbaru Dihentikan, Mahasiswa Sambangi KPK
KPKSidang Lanjutan Kasus Korupsi Amril Mukminin, KPK Bakal Hadirkan Kasmarni Jadi Saksi

 
Berita Lainnya :
  • Mandiri Syariah Pertahankan Kinerja Positif di Masa Pandemi
  • Drainase Ditutup Bikin Petugas di Pekanbaru Kesulitan Membersihkan, Pas Hujan Banjir Deh
  • Webinar FGDBI di UIR, Ratusan Profesor Rekomendasikan Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Ilmiah International
  • Tionghoa Peduli Covid-19 Serahkan Bantuan APD kepada Rumah Duka YSPBA
  • Fokus Tangani Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, APBD-P Pekanbaru 2020 Naik Rp 189 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved